Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KRL Jogja-Solo

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 September 2024
A A
5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KRL Jogja-Solo Mojok.co

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KRL Jogja-Solo (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

KRL Jogja-Solo menjadi salah satu moda fasilitas publik yang banyak diandalkan warga Jogja, Solo, dan sekitarnya. Bahkan, jumlahnya terus meningkat sejak diresmikan pada 2021. Hingga Maret 2024 saja, jumlah penumpangnya sudah mencapai 1,75 juta orang. Angka itu diperkirakan terus meningkat hingga akhir tahun dan melampaui catatan tahun-tahun sebelumnya. 

Asal tahu saja pada 2023, jumlah sepanjang 2023 penumpang mencapai sekitar 6,45 juta. Jumlah itu meningkat 44 persen dibanding catatan pada 2022. 

Angka-angka itu sebenarnya tidak mengejutkan mengingat, sehari-hari KRL ini memang dijejali penumpang. Apalagi ketika jam-jam tertentu. KRL Jogja-Solo tak ubahnya KRL di Jakarta yang begitu padat. 

Jelas memanfaatkan kendaraan umum seperti KRL Jogja-Solo tidak melulu menyenangkan. Ada kalanya, kenyamanan naik transportasi publik terganggu karena orang-orang yang menyebalkan. Nah, di bawah ini beberapa tipe penumpang menyebalkan yang bisa kalian temui di KRL Jogja-Solo.

#1 Ngobrol dengan suara keras di KRL

Setahu saya memang belum ada larangan ngobrol dengan suara keras di dalam KRL. Namun, itu bukan berarti penumpang boleh ngobrol dengan penumpang lain dengan suara keras. Walau tidak ada larangannya, tindakan itu mengganggu. 

Sayangnya hal ini banyak dilakukan oleh penumpang yang berangkat rombongan. Mereka cekikan di dalam kereta. Selain rombongan yang cekikan, orang yang berbicara melalui telepon dengan suara keras juga menyebalkan. 

#2 Anak kecil yang tidak dalam pengawasan orang tua

Sudah jadi rahasia umum KRL Jogja Solo di akhir pekan padatnya minta ampun. Sebenarnya jam keberangkatan sudah ditambahkan untuk mengantisipasi hal tersebut. Namun, besarnya permintaan tetap saja membuat KRl Jogja Solo relatif lebih padat daripada hari-hari biasanya. 

Jenis penumpangnya pun lebih beragam. Hari-hari biasa didominasi pekerja, sementara di akhir pekan didominasi wisatawan dan keluarga. Nah, penumpang keluarga inilah yang biasanya membawa anak-anak kecil. Menjengkelkannya, anak-anak kecil ini kerap lepas dari pengawasan orang tua. Mereka naik ke bangku kursi secara asal-asalan hingga bercanda yang membuat gaduh. 

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

Saya tidak masalah dengan anak kecil. Toh ini juga hak mereka untuk bisa menikmati transportasi publik. Namun, saya kurang cocok kalau tingkah laku mereka lepas dari pengawasan orang tua. Bagaimanapun juga sesama penumpang perlu menjaga kenyamanan bersama. 

#3 Bau badan menganggu penumpang KRL lain

Seseorang yang bau badan sepertinya tidak hanya menjadi musuh bersama di KRL Jogja Solo, tapi juga di transportasi publik lain. Itu mengapa kalian yang hendak menggunakan transportasi publik, biasakan menjaga kebersihan dan wangi tubuh. Apabila tidak sempat mandi, usahakan badan kalian tidak bau. Ingat yang menggunakan transportasi publik itu nggak cuma kalian. 

#4 Tidak siap-siap padahal stasiun sudah dekat

Penumpang yang tidak mempersiapkan diri padahal stasiun tujuannya sudah dekat sangatlah menyebalkan. Apalagi pas akhir pekan ketika gerbong kereta sedang padat-padatnya. Tidak mempersiapkan diri adalah tindakan yang salah besar. 

Agar tidak menjadi musuh bersama di gerbong kereta, dan terlewat stasiun tujuan, kalian bisa mempersiapkan setidaknya barang-barang yang akan dibawa turun. Kalau kereta sedang sangat padat, kalian bisa berdiri di dekat pintu keluar gerbong. 

#5 Bersenandung jingle Go Go Kota Solo

Sebenarnya poin ini bukan penumpang yang menyebalkan sih, lebih ke unik. Saya tahu kalau jingle Go Go Kota Solo yang diputar setiap KRL sampai di stasiun yang berada di Solo begitu mudah diingat. Nadanya enak dan bisa diputar berkali-kali. Tidak jarang jingle itu masih terngiang sekalipun penumpang sudah turun.

Akan tetapi, itu bukan berarti kalian bisa menyanyikan setiap KRL berhenti di stasiun-stasiun Solo ya. Cukup digumamkan secara perlahan atau nyanyi di dalam hati seperti yang selama ini saya lakukan. 

Di atas beberapa tipe penumpang KRL Jogja Solo yang menyebalkan. Menurut kalian, penumpang lain seperti apa yang menyebalkan?

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Cara Pintar Naik KRL Jogja-Solo supaya Dapat Tempat Duduk Nyaman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: JogjaJogja-SoloKRLKRL Jogja-SoloPenumpangsolotransportasi publik
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja asal Tapal Kuda yang Namanya Terinspirasi dari Legenda Banyuwangi

20 September 2025
Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Terlihat Melarat  Mojok.co

Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat 

24 April 2025
Kota Malang kota pendidikan. (Unsplash.com)

Kota Malang Kalahkan Jogja Sebagai Kota Paling Ideal untuk Kuliah

11 Juli 2022
3 Kedai Es di Solo yang Sayang untuk Dilewatkan, Wajib Mampir!

3 Kedai Es di Solo yang Sayang untuk Dilewatkan, Wajib Mampir!

6 Juni 2023
Alasan Saya Kecewa Naik Kereta Panoramic yang Terkenal Cantik dan Unik Mojok.co

Alasan Saya Kecewa Naik Kereta Panoramic yang Terkenal Cantik dan Unik

6 Mei 2024
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat daripada Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak dalam Menjawab Kebutuhan Warga

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat dari Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak Soal Menjawab Kebutuhan Warga

17 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.