Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

The World of the Married Episode 14: Sinopsis dan Komentar

Nimatul Faizah oleh Nimatul Faizah
16 Mei 2020
A A
the world of the married episode 14 sinopsis review spoiler komentar mojok

the world of the married episode 14 sinopsis review spoiler komentar mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Suasana tegang sudah dibangun di awal The World of the Married episode 14. Lee Tae-oh, Ji Sun-woo, dan Lee Joon-young berkumpul bersama namun hanya saling terdiam dan bertatapan. Seolah diam mereka justru mengatakan emosi lebih banyak daripada dialog apa pun. Terlebih tatapan Lee Joon-young, tatap matanya menggambarkan dia sedang menahan luapan emosi. Duh, rasanya ingin sekali membawa Joon-young kabur ke Pantai Parangtritis sebentar, biar dia bisa refreshing sambil main pasir di sana.

Percakapan dimulai, Joon-young mengaku jika dia melihat orang tuanya yang sudah bercerai itu melakukan hubungan intim yang tak seharusnya. Apalagi sekarang Tae-oh sudah punya keluarga baru. Setelah mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya, Joon-young pergi. Ji Sun-woo dan Lee Tae-oh kaget ketika tahu jika Joon-young tahu yang terjadi di malam itu. Kalau diberi judul ala sinema azab, pastilah judul yang paling cocok, “Ibuku Merebut Ayahku dari Pelakor yang Dulu Merebut Ayahku”.

Lanjut ke cerita berikutnya, orang tua Da-kyung ternyata tidak setuju jika Da-kyung mengurus Lee Joon-young yang dikenal bermasalah. Tapi Da-kyung tetap kukuh dengan pendiriannya, karena dia merasa bertanggung jawab atas perubahan negatif Joon-young. Da-kyung pun berbicara dengan Joon-young dan menginginkan Joon-young untuk tak berbuat onar lagi. Ia juga ingin Joon-young untuk meminta izin sebelum keluar rumah. Pelet apa ya yang dipakai Yeo Da-kyung? Joon-young langsung mengiyakan permintaanya lho, mylov.

Berpindah ke side story, kisah cinta Je-hyuk dan Ye-rim yang justru berkembang setelah bercerai. Saat perut Ye-rim sakit, ia gengsi untuk meminta bantuan mantan suaminya. Tapi tiba-tiba Je-hyuk datang membawa tiramisu kesukaan Ye-rim. Akhirnya, mereka balikan. Satu-satunya perkembangan cinta yang menjadi favoritku adalah kisah cinta mereka. Berawal dari Je-hyuk yang awal episode tukang selingkuh akhirnya jadi bucin sama Ye-rim.

Suatu pagi di Love Family Hospital terjadi riuh karena seorang pasien yang kemarin diperiksa Ji Sun-woo datang lagi dengan keadaan yang lebih parah. Sebenarnya sang pasien lah yang tidak mengikuti anjuran untuk tidak memeriksakan diri ke dokter kandungan. Namun, ayah pasien tetap menyalahkan Ji Sun-woo dan menduga Sun-woo salah mendiagnosis penyakit anaknya.

Sun-woo yang merasa bersalah akhirnya memutuskan untuk keluar dari rumah sakit tempatnya bekerja. Dr. Kong tidak menyetujui hal itu, dan memberikan Sun-woo cuti selama seminggu untuk menenangkan segala permasalahannya. Tapi Sun-woo kalau sudah berkemauan pasti tidak bisa diganggu gugat. Sambil memandangi ruang kerjanya untuk terakhir kali, dia menaruh surat pengunduran dirinya kemudian pulang.

Kabar Sun-woo keluar dari rumah sakit dan segera meninggalkan Gosan akhirnya terdengar sampai ke telinga Da-kyung. Tapi respons Da-kyung masih abu-abu. Ia senang atau tidak dari ekspresinya tak digambarkan jelas. Yang jelas, sekarang Joon-young tinggal bersama Tae-oh dan Da-kyung. Ia pun juga lebih pendiam dan penurut. Tapi rasanya, hubungan ayah dan anak itu justru jadi canggung dan dingin.

Da-kyung makin ke sini makin berperan seperti ibu beneran bagi Joon-young. Dia bahkan memesan konsultansi untuk mengatasi kleptomania yang dimiliki Joon-young. Dia menunjukkan kalau dia ingin memberi yang terbaik untuk Joon-young. Tapi kok naluri saya sebagai orang yang sudah menonton ratusan drama Korea mengatakan ada yang aneh. Semoga terjawab di adegan berikutnya.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Hari berganti, keadaan Family Love Hospital berjalan seperti biasa bahkan tanpa Sun-woo. Kehidupan Tae-oh dan keluarga barunya juga digambarkan baik-baik saja. Joon-young menurut sekali dengan Da-kyung dan menjalani konsultansi profesional. Je-hyuk dan Ye-rim kembali mesra. Semua seolah baik-baik saja. Bahkan dr. Sul menjadi pengganti Ji Sun-woo dan mulai berkencan. Tapi sebenarnya ada yang hilang… Ji Sun-woo.

Satu-satunya orang yang memencet bel pintu rumah Ji Sun-woo hanya dr. Kim. Itu pun tak ada jawaban dari dalam rumah. Rumah itu kosong, dr. Kim pulang dengan mata yang berkaca-kaca. Saat adegan dr. Kim hampir menangis, saya malah menangis beneran sambil lihat layar laptop. The World of the Married episode 14 rasanya waktu terkelam bagi Ji Sun-woo, mylov. Bentar saya ambil tisu dulu buat lap air mata.

Lanjut lagi baca sinopsisnya, yuk! Ji Sun-woo ternyata menyepi ke daerah pinggir pantai, di sana ia bertemu dengan dr. Ma, senior dokter yang pernah ia pecat. Saat bertemu dengan dr. Ma, Sun-woo terlihat sangat menyedihkan dan tidak bersemangat. Ternyata kepergian Sun-woo ke dr. Ma sudah diprediksi dr. Kim Yoon-ki. Duh, bisa nggak sih kalau Sun-woo dibuat membuka hati aja buat dr. Kim? Sudah ganteng, pengertian pula.

Lee Tae-oh ternyata masih khawatir ketika Sun-woo menghilang tanpa pamit. Dia mencoba memanggil Ji Sun-woo tapi panggilannya dialihkan. Dia pun menanyakan pada dr. Sul ke manakah Sun-woo pergi, tapi dr. Sul tidak tahu. Dia juga mencoba mendatangi rumah Sun-woo, tapi tidak ada orang di rumah itu. Tae-oh pulang tanpa petunjuk apa-apa. Yang dia bawa pulang hanya peringataan Ye-rim untuk melepaskan Sun-woo.

Di hari berikutnya, Lee Tae-oh datang ke rumah sakit untuk mengurus perihal donasi. Setelah selesai mengurus donasi, ia tak sengaja lewat di depan ruangan Ji Sun-woo. Dilihatnya ruangan kosong itu dengan tatapan nanar sambil mempertanyakan di manakah dan apa kabar Sun-woo. Mirip sewaktu saya ditinggal mantan tanpa ucapan selamat tinggal.

Dr. Ma menelepon dr. Kim, memberitahukan Ji Sun-woo yang tiba-tiba menghilang. Dr. Kim langsung berlari ke resepsionis dan meminta seluruh jadwalnya dibatalkan. Dr. Sul yang melihat dr. Kim panik lantas menanyakan mengapa harus membatalkan seluruh jadwalnya di hari itu. Dr. Kim menjawab jika terjadi sesuatu pada Sun-woo. Tae-oh yang mendengar itu langsung menanyakan kepada dr. Kim Yoon-ki keberadaan Sun-woo, tapi dr. Kim mengabaikannya dan langsung pergi.

Tae-oh pun memaksa dr. Sul untuk memberi tahu di mana Ji Sun-woo. Setelah tahu, Tae-oh langsung menyusul Kim Yoon-ki yang telah pergi lebih dulu. Sedang dr. Ma masih belum berhasil menemukan di sebelah manakah Ji Sun-woo.

Sun-woo perlahan-lahan masuk ke tengah lauh, tubuhnya hilang ditelan ombak. Dr. Kim yang melihat jaket Sun-woo di pinggir pantai langsung ikut masuk ke tengah laut dan berenang menyelamatkan Ji Sun-woo. Digeretnya tubuh Sun-woo yang tak sadarkan diri menuju pantai. Dr. Kim berusaha keras menyelamatkan Sun-woo. Setelah sadar, Ji Sun-woo menangis sejadi-jadinya di pelukan Kim Yoon-ki. Apalagi saat dr. Kim berkata, “Menangislah, menangislah semaumu.” Adegan ini sangat mbrambangi, mylov. Bentar, ambil tisu lagi ya saya.

Dari kejauhan, Tae-oh melihat Sun-woo menangis keras di pelukan orang lain. Matanya ikut berkaca-kaca. Lantas ia memilih untuk pergi dari hal yang menyayat hatinya. Melihat Sun-woo menangis tentu sangat menyayat hatinya, apalagi ia bukan lagi orang yang menjadi tempat Sun-woo bersandar.

Adegan berpindah ke rumah Da-kyung. Keluarganya berniat mengakurkan kembali Joon-young dan Hae-kang sehingga mereka mengundang keluarga Cha Hae-kang. Tapi justru hal tak diinginkan terjadi di makan malam itu. Saat Joon-young di kamar Jenny, tiba-tiba Jenny menangis. Da-kyung marah besar dan menuduh Joon-young lah yang membuat Jenny menangis. Da-kyung juga menyebut Joon-young pembuat onar. Hal itu membuat Joon-young marah besar.

Pertengkaran terjadi saat keluarga Cha Hae-kang masih di situ. Lee Tae-oh kemudian datang ke kamar Jenny. Saat Joon-young berteriak, Lee Tae-oh justru menampar Joon-young. Wajah Joon-young memerah, ia pun juga tidak bisa berkata apa-apa. Setelah menampar Joon-young, Tae-oh mengatakan bahwa Joon-young membuat semua orang kesulitan. Joon-young hanya terdiam, sedangkan Tae-oh pergi dari rumah itu.

Entah memang firasat seorang ibu, Sun-woo yang sedang berada di rumah sakit langsung terbangun dan men-charge smartphone-nya. Ia langsung menelepon Joon-young. Joon-young menjawab telepon itu sambil menangis, ia meminta untuk dijemput Sun-woo. Sun-woo langsung bergegas ke rumah Da-kyung tanpa melihat dr. Kim dan dr. Ma yang mengejarnya.

Sampai di rumah Da-kyung, Ji Sun-woo justru dihalang-halangi untuk bertemu Joon-young. Akhirnya Sun-woo menelepon Joon-young dan memintanya untuk segera turun. Joon-young turun terburu-buru tanpa memakai sepatu. Sun-woo yang melihat itu merasa sedih, ia lantas memeluk Joon-young. Da-kyung menyusul keluar, Sun-woo kemudian meminta Joon-young untuk masuk ke mobil terlebih dulu.

Da-kyung kukuh ingin Joon-young tetap tinggal bersamanya karena Sun-woo tak bisa menjaga keluarganya dengan baik. Tapi Ji Sun-woo melakukan counter attack yang fatal. “Aku dan Lee Tae-oh sudah tidur bersama.” Da-kyung terdiam. Diiringi background musik yang menambah ketegangan, kamera bergantian menyorot ekspresi Da-kyung dan Sun-woo. Adegan ini mengakhiri The World of the Married episode 14.

Makin nggak sabar dengan kelanjutan cerita drama ini, mylov. Apalagi hanya tersisa dua episode pamungkas. Kira-kira siapa yang akan berakhir happy ending ya? Lee Tae-oh atau Ji Sun-woo?

Baca sinopsis semua episode The World of the Married di sini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Mei 2020 oleh

Tags: drama koreareview drakor mojokThe World of the Married
Nimatul Faizah

Nimatul Faizah

Dipanggil Niva. Hobi log-in di akun instagram @dear.niva.

ArtikelTerkait

5 Perempuan Tangguh di Drama Korea yang Patut Jadi Role Model terminal mojok.co

5 Perempuan Tangguh di Drama Korea yang Patut Jadi Role Model

25 November 2021
Little Women Episode 8 Kim Go Eun Tampil Badass Terminal Mojok

Little Women Episode 8: Kim Go Eun Tampil Badass

26 September 2022
5 Drama Korea Adaptasi Sejarah yang Berakhir Tragis Terminal Mojok

5 Drama Korea Adaptasi Sejarah yang Berakhir Tragis

6 Agustus 2022
5 Drama Korea yang Diadaptasi dari Serial Barat, Wajib Ditonton

5 Drama Korea yang Diadaptasi dari Serial Barat, Wajib Ditonton

10 Juni 2023
Hidden Love, Drama Cina yang Bikin Penggemar Drakor Berpaling

Hidden Love, Drama Cina yang Bikin para Penggemar Drakor Berpaling

15 Juli 2023
Mematahkan Stigma Negatif Soal Perempuan Lewat Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain dalam Hospital Playlist terminal mojok

Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain di Hospital Playlist Patahkan Stigma Soal Perempuan

21 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.