Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

The Power of No: Sebuah Panduan untuk Berhenti Jadi People Pleaser

Berliana Dyah Ayu Tasya oleh Berliana Dyah Ayu Tasya
26 Juni 2022
A A
The Power of No: Sebuah Panduan untuk Berhenti Jadi People Pleaser

The Power of No: Sebuah Panduan untuk Berhenti Jadi People Pleaser (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

The Power of No, buku panduan menjadi versi terbaik dirimu sendiri

Apa kamu sering merasa bahwa perbuatan baikmu tidak dihargai dengan setimpal? Bahkan orang-orang memanfaatkan sifat baikmu dengan seenaknya? Di sisi lain, kamu nggak enak hati kalau harus menolak untuk membantu mereka. Lalu akhirnya, diam-diam kamu membenci mereka. Jika itu yang kamu rasakan, kamu sudah menjadi people pleaser, sebutan untuk orang yang nggak enakan dan terus memprioritaskan orang lain.

Berbuat baik kepada orang lain bukan hal yang salah, namun jika perbuatan baik itu justru membuat diri kita tersiksa pastinya akan berdampak buruk. Perbuatan yang baik juga perlu dilakukan dengan tepat, agar tidak ada pihak yang dirugikan apalagi jika pihak yang dirugikan itu diri sendiri. Namun, menolak juga tentunya bukanlah hal yang mudah. Ada banyak sekali yang membuat kita takut menolak permintaan bantuan orang lain. Dari mulai takut menyakiti perasaan, takut membuat orang lain marah, hingga takut terjadi konflik.

Jika kamu ingin berhenti menjadi people pleaser, kamu bisa membaca buku berjudul The Power Of No sebagai langkah pertama menuju perubahan. Buku dengan 250-an halaman ini tidak seperti buku motivasi yang membuat kita berekspektasi tinggi, lalu berakhir dengan perasaan kosong tanpa perubahan hidup sama sekali. Buku ini lebih tepat disebut sebagai buku panduan untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Setelah membaca ini, kita dibuat sadar bahwa dengan berkata “tidak” berarti kita telah melepaskan beban berat tak penting yang selama ini menghambat kita menuju tujuan.

Di halaman pertama The Power Of No ini, kita langsung disuguhkan dengan 1 bab berisi 11 hak yang di sebut penulis sebagai NO Bill Of Right. Sebelum bertindak untuk berkata tidak, kita diajak untuk menyadari terlebih dahulu apa saja hak yang kita miliki dan harus dipertahankan. Dalam bab ini, pembaca dibuat lebih sadar bahwa ada hak-hak dasar yang kita miliki, namun sering terabaikan. Seperti hak atas hubungan yang sehat, hak untuk jujur, hak untuk diam, hak mengembangkan bakat, bahkan hak untuk memaksakan apa yang kita inginkan.

Pada bab selanjutnya, dikemukakan alasan mengapa The Power Of No penting untuk orang-orang yang ingin memperbaiki hidupnya. Terutama untuk kaum people pleaser, orang-orang murah hati yang selalu berkata ya, bahkan meskipun itu memberatkan. Dalam bab ini pula dijelaskan panduan dalam membaca buku. Dari bab ini kita dapat melihat gambaran besar atau alur dari isi buku ini. Yang menarik, adalah fakta bahwa penulis buku ini James dan Claudia, ternyata adalah sepasang kekasih. Ketika membaca buku ini kita akan menyadari bahwa pasangan ini dipertemukan juga lewat The Power Of No.

“Tidak” memang hanyalah satu kata. Namun untuk mempraktikkan satu kata itu sulitnya minta ampun. Dalam buku ini, si penulis memahami bahwa untuk menerapkan kata “tidak” tentunya harus melalui proses-proses. Penulis membagi proses tersebut menjadi tujuh tingkatan “tidak”. Setiap satu bab, menjelaskan satu tingkatan. Buku ini juga memberikan latihan-latihan yang bisa kita praktikkan dengan mudah.

Dalam tingkatan pertama ini, pembaca diajak untuk memilih kata “tidak” dan cara menggunakannya untuk bangkit dari keterpurukan. James, menyematkan satu kisah bagaimana dulu dia ingin sekali mengakhiri hidupnya. Namun di titik 0 itulah ia akhirnya memutuskan untuk perlahan-lahan bangkit. Jadi bisa dibilang, buku The Power Of No ini adalah hasil dari pelajaran yang ia temukan pada lika-liku kehidupan yang ia jalani. Di bab ini ia menunjukkan praktik harian untuk bisa bangkit keluar dari keputusasaan. Di antaranya adalah bergaul hanya dengan orang yang dicintai dan mendukung, menulis banyak gagasan untuk bisnis dan artikel, hingga bersikap jujur. Tentunya dengan latihan harian ini perlu adanya konsistensi. James sendiri berhasil mengubah kehidupannya dalam waktu 6 bulan. Salah satu bukti keberhasilannya adalah tulisannya yang sudah dibaca jutaan orang.

Baca Juga:

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku!

Di tingkatan kedua hingga ketujuh, James dan Claudia juga menyematkan berbagai kisah baik pengalaman pribadi maupun fakta-fakta yang menyentil kesadaran dan meyakinkan kita untuk lebih berani menggunakan kata “tidak”. Begitu pula latihan-latihan mudah yang berefek bagus jangka panjang. Satu contohnya adalah memberikan nilai untuk orang-orang sekitar kita dari skala 1 sampai 10. Berikan nilai rendah untuk mereka yang membuat perasaan kita buruk saat berinteraksi. Begitu pula sebaliknya berikan nilai bagus untuk mereka yang menciptakan perasaan positif saat berinteraksi. Lalu mulai batasi interaksi dengan mereka yang bernilai rendah.

Pada bab terakhir, setelah menuliskan apa saja yang harus kita katakan “tidak”, kini di bab ini pembaca akhirnya diajak untuk menyambut kata “ya”. Sambutan “ya” ini diberikan khusus untuk segala hal yang membuat kita bahagia. Jadi “ya” ini adalah untuk versi terbaik dari diri kita sendiri. Dari banyaknya bab yang mengajak kita mengatakan “tidak” dan hanya satu bab untuk berkata “ya”, bagi saya ini menunjukkan bahwa kata “ya” sangat spesial dan harusnya diberikan hanya untuk hal yang benar-benar berharga.

Cobalah baca buku ini lalu praktikkan saja yang paling mudah terlebih dahulu. Nikmati proses perubahan itu dengan nyaman. Hingga tanpa disadari, ternyata sudah banyak perubahan positif yang kita lakukan. Selamat mencoba, dan katakan tidak pada people pleaser.

Penulis: Berliana Dyah Ayu Tasya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam: Menjelajahi Reportase Beragam Kisah Bersama Cak Rusdi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2022 oleh

Tags: Bukupanduanpeople pleaserthe power of no
Berliana Dyah Ayu Tasya

Berliana Dyah Ayu Tasya

Seorang introvert yang baru saja menepi dari badai Quarter Life Crisis. Menulis bukan sekadar hobi, melainkan jembatan untuk pulang ke diri sendiri.

ArtikelTerkait

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Pengalaman Saya Menjajal Instagram Ads: Makin Mahal, Makin Besar Peluang Laku

5 September 2021
Tanpa Coffee Shop, Sleman Akan Berisi Manusia Stress dan Hopeless Terminal Mojok menu

Panduan Menu di Coffee Shop agar Nggak Bingung Saat Pesan

15 Desember 2022
Romantika Debitur KUR: Panduan Mengurus Problem SIKP bagi Kalian Pejuang KUR BRI

Romantika Debitur KUR: Panduan Mengurus Problem SIKP bagi Kalian Pejuang KUR BRI

7 Desember 2023
Sebuah Panduan Mengenal Boikot Israel untuk Pemula, dan buat Kalian yang Nolak Boikot, Wajib Baca biar Nggak Goblok!

Sebuah Panduan Mengenal Boikot Israel untuk Pemula, dan buat Kalian yang Nolak Boikot, Wajib Baca biar Nggak Goblok!

3 November 2023
minat baca

Minat Baca Indonesia Rendah: Masa Sih?

1 Juli 2019
Membaca Salah Satu Buku yang Dibaca Suga BTS, 'Reinventing Your Life' terminal mojok.co

Mahasiswa saat Membeli Buku: Tipe Mereka Berdasarkan Jenjang Semester

28 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.