Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Datang ke Tempat Makan yang Sepi lalu Tiba-tiba Ramai, Apakah Saya adalah Jimat Berjalan?

Annisa R oleh Annisa R
10 Mei 2023
A A
Datang ke Tempat Makan yang Sepi lalu Tiba-tiba Ramai, Apakah Saya adalah Jimat Berjalan?

Datang ke Tempat Makan yang Sepi lalu Tiba-tiba Ramai, Apakah Saya adalah Jimat Berjalan? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah, nggak, lagi mampir ke tempat makan yang sedang kosong, lalu seketika beberapa calon pembeli lain ramai berdatangan?

Pernah? Sama.

Apakah itu artinya sejatinya kita selayaknya jimat berjalan yang mendatangkan rezeki bagi sekitar? Boleh nggak ya kalau minta nggak usah bayar? Kan, kehadiran kita dah kayak eksposur yang mendatangkan pembeli lain, nih. Tak ternilai harganya, lo. Hehehe.

Tapi, kenyataannya kita tak pernah merasakan hal yang sama sendirian. Hal ini, begitu juga beberapa banyak orang lainnya, pernah merasakan hal yang sama.

***

Beberapa kali obrolan di atas muncul di forum informal yang berbeda, saya selalu mendapati lebih banyak orang yang pernah atau bahkan sering mengalami hal demikian ketimbang yang merasa sebaliknya. Tentu asumsi ini tidak terbukti secara statistik. Akan tetapi, nggak beda jauh dengan obrolan “hujan akan turun setelah mencuci kendaraan bermotor” kan?

Jadi, bener nggak, sih, ada orang yang punya kemampuan mendatangkan calon pembeli hanya dengan datang ke tempat makan yang lagi senggang? Atau mampu menurunkan hujan cukup dengan mencuci kendaraan bermotor?

Mood-dependent memory

Manusia cenderung mengingat peristiwa-peristiwa dalam pikiran yang memiliki efek berbeda pada emosi. Entah positif atau negatif, menyenangkan atau tidak menyenangkan. Suasana hati membawa asosiasi yang berbeda ke dalam pikiran. Misalnya, pas kita seneng, kita cenderung lebih mengingat kembali peristiwa menyenangkan, pun sebaliknya. Nah, ini ada hubungannya dengan mood-dependent memory.

Baca Juga:

Ikut Tes CPNS Itu Bawa Otak, Bukan Bawa Jimat

Ingatan tentang “udah cape nyuci mobil terus hujan” atau “udah bayar sekian ribu rupiah buat nyuci mobil terus hujan” adalah ingatan yang menyebalkan. Lebih menyebalkan dibandingkan dengan “udah nyuci mobil terus hari cerah seminggu” yang mana sebenarnya baik, tapi biasa-biasa aja karena “normalnya gitu”—taken for granted. Sehingga, ingatan pertama lebih menancap di ingatan.

Begitu pula dengan ingatan “datang ke tempat makan yang sepi, lalu tidak lama jadi ramai”. Ingatan ini lebih meninggalkan bekas ketimbang “datang ke tempat yang sepi, dan hingga pulang pun tetap sepi”. Mungkin, selain tidak ada yang bisa dibanggakan (wkwk), tempat makan yang didatangi ketika sepi dan terus berlanjut sepi hingga kita pulang, terasa lumrah. Ya emang sepi aja gitu.

Baca halaman selanjutnya

Beda dengan jika kita datang saat sepi atau bahkan kosong…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2023 oleh

Tags: jimatsensory memorytempat makan sepi
Annisa R

Annisa R

Belajar geografi lingkungan. Penduduk, pejalan kaki, dan pengguna transportasi umum.

ArtikelTerkait

5 Tipe Respons Bos saat Dipamiti Karyawannya untuk Mengikuti Seleksi CPNS TERMINAL mojok.co

Ikut Tes CPNS Itu Bawa Otak, Bukan Bawa Jimat

10 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.