Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Tak Ada Salahnya Menaruh Harap pada Thomas Tuchel

Yesaya Sihombing oleh Yesaya Sihombing
30 Januari 2021
A A
thomas tuchel chelsea mason mount lampard mojok

chelsea mason mount lampard mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai fans Chelsea garis lurus, sejak sebelum era Abramovich berkuasa, tentu saya mengharap adanya kesabaran yang lebih, dari sang taipan minyak itu dalam menangani Chelsea. Tapi, apa nyana, harapan tinggal harapan. Di era sepakbola modern seperti sekarang ini, faktor cuan lebih penting dari segalanya.

Frank Lampard, yang statusnya legenda klub pun tak lepas dari konsekuensi itu. Toleransi waktu sudah cukup diberikan. Namun, performa Chelsea tak kunjung membaik. Pemain-pemain mahal macam Timo Werner dan Kai Havertz pun tak berkembang.

Banyak pendukung yang meragukan pemilihan Thomas Tuchel sebagai pengganti Lamps. Lha gimana, wong Tuchel saja habis dipecat oleh PSG. Belum lagi, Thiago Silva, mantan anak buah Tuchel, pernah berkomentar bahwa pemecatan Tuchel oleh PSG adalah sesuatu yang sudah diprediksikan akan terjadi.

Namun demikian, setelah menyimak konferensi pers pertama dari Thomas Tuchel, rasanya ada sedikit harapan bagi para fans Chelsea. Aura positif Tuchel, kefasihannya berbahasa Inggris, jawaban-jawaban yang nyambung, serta senyum pelatih asal Jerman ini telah memikat hati fans Chelsea. Ini beneran, untuk masalah aura positif dan senyuman, Tuchel menang banyak dari Lampard yang bawaannya serius dan rada tegang.

Thomas Tuchel menyadari tuntutan dari klub macam Chelsea. Klub asal Inggris ini selalu menekankan hasil ketimbang proses. Konsekuensinya, Abramovich royal memecat pelatih yang dianggap gagal mengangkat performa klub. Pelatih sekelas Scolari, Ancelotti, Sarri, dan Conte pernah merasakannya. Bahkan prestasi menjadi juara di ajang-ajang minor, tak dapat menyelamatkan seorang pelatih Chelsea. Syukurnya, Tuchel tidak takut dengan kenyataan itu. Ya gimana, gajinya gede juga, sih.

Ia juga paham bahwa seorang pelatih membutuhkan dukungan dari fans dan pemain-pemainnya. Oleh karena itu, Thomas Tuchel memberi rasa aman dengan mengatakan tidak ingin membeli pemain baru. Skuat yang berisi 22 pemain yang ada sekarang sudah cukup untuknya. Pernyataan itu tentu akan mendatangkan rasa aman bagi para pemain. Para fans juga tidak perlu berspekulasi macam-macam perihal bursa transfer.

Dan menurut saya, satu poin penting dari konferensi pers Tuchel adalah bagaimana ia menyadari pentingnya peran penting seorang N’golo Kante, pemain yang posisinya sering diutak-atik oleh pelatih sebelumnya. Ketika ditanya apa posisi terbaik Kante, Tuchel dengan mantap menjawab “double six”. Ya, istilah itu merujuk pada dua gelandang bertahan dalam strategi permainan sepakbola. Kante adalah jenis gelandang “pengangkut air” dengan daya jelajah tinggi. Ia memiliki kemampuan merebut bola dari lawan, serta yang paling penting, memberi rasa aman pada rekan-rekan setim.

Apakah ini pertanda Tuchel akan menggunakan double pivot dalam strateginya? Entah, yang jelas strategi ini akan berhasil jika Kante memiliki rekan yang mumpuni sebagai double six. Mungkin Kovacic bisa jadi opsi. Atau bila melihat kecenderungan Tuchel untuk menguasai pertandingan dengan pertukaran umpan-umpan pendek, tak ada yang lebih canggih dibanding Jorginho.

Baca Juga:

Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

Thomas Tuchel Memang Pantas untuk Dipecat dan Sekarang Adalah Waktu yang Tepat

Dengan membereskan masalah di core, lini serang Chelsea akan lebih bebas bergerak dan berkreasi. Dengan penempatan posisi yang tepat serta kerjasama yang apik, kombinasi Havertz-Mount-Ziyech atau Pulisic, bisa sangat mematikan. Sementara, Werner dan Tammy Abraham atau Giroud, dapat saling bergantian menjadi ujung tombak, tergantung dari kebutuhan pelatih, dan karakter lawan yang dihadapi.

Bagaimana dengan pertahanan? Sepertinya Tuchel masih meraba-raba siapa yang paling pas untuk mengawal pos pertahanan. Pos yang sudah aman, rasanya hanya milik Chilwell dan Silva. Satu jatah bek tengah masih diperebutkan Rudiger dan Zouma. Sementara posisi bek kanan akan bergantian diisi Azpilicueta dan Reece James. Posisi kiper jangan ditanya, tidak mungkin Kepa. Lha iya pasti.

Intinya kembali ke Kante. Pemain idaman Tuchel ini pastinya akan menjadi kunci dalam strategi permainan Chelsea. Utamanya, dalam menjaga keseimbangan permainan tim biru asal London ini. Semoga saja Kante bisa membantu Thomas Tuchel, agar tidak lekas kucel, gara-gara diuyeg-uyeg sama Mbak Maria Granovskaia.

Tak ada salahnya berharap pada Tuchel. Daripada hanya berharap pada kekalahan tim-tim papan atas, yang kadang hanya menang gara-gara penalti, eh.

BACA JUGA Cech Turun Gunung dan Kiper Chelsea yang Makin Linglung dan tulisan Yesaya Sihombing lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: chelseathomas tuchel
Yesaya Sihombing

Yesaya Sihombing

Pengamat segala hal.

ArtikelTerkait

Marc Cucurella, Harta Rampasan Chelsea yang Sangat Berharga

Marc Cucurella, Harta Rampasan Chelsea yang Sangat Berharga

6 Agustus 2022
Koch justin netizen indonesia @txtdaricoachy ted lasso coach justin pendapat opini assist mojok

Meragukan Argumen Coach Justin Mengenai Assist dalam Sepak Bola

7 Oktober 2020
Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

12 Januari 2023
Surat Kecil untuk Cristiano Ronaldo: Pergilah Kasih, Kejarlah Keinginanmu messi

Surat Kecil untuk Cristiano Ronaldo: Pergilah Kasih, Kejarlah Keinginanmu

7 Juli 2022
thomas tuchel chelsea mason mount lampard mojok

4 Alasan Chelsea Calon Kuat Jawara Liga Inggris Musim Ini

29 November 2021
Newcastle United

Newcastle United Diakuisisi PIF: Semudah Itukah Mendatangkan Trofi?

8 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.