Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tahun Baru itu Fana, Jalan Berlubang yang Abadi

Diaz Radityo oleh Diaz Radityo
2 Januari 2020
A A
Jalan Berlubang yang Abadi, jalan di desa

Tahun Baru itu Fana, Jalan Berlubang yang Abadi

Share on FacebookShare on Twitter

Ada berbagai macam cara untuk merayakan atau menyambut pergantian tahun baru. Mulai dari lihat kembang api, nonton band-bandnan hingga saking selonya melakukan razia kondom dan tisu sulap. Bahkan masih ada pula yang berdebat masalah terompet dan kembang api, ya sah-sah aja sih. Saksenengmu waelah! Tiap tahun kayak gitu aja, po ra bosen? Ya begitulah cara orang-orang memaknai tahun baru. Saya pun memiliki cara tersendiri, menonton film Dilan di televisi. Wagu kan? Ha mbok ben…

Setelah puas menonton Dilan, saya pun memutuskan untuk tidur saja. Dengan harapan ketika saya tidur, paginya sudah berganti tahun menjadi 2020. Ternyata doa saya dikabulkan oleh Tuhan dan semesta. Sah sudah kita semua memasuki tahun 2020 dan bertemu dengan shio tikus logam. Mungkin ini ada kaitannya dengan kemunculan ular dimana-mana. Mereka menyambut tikus logam.

Siapa sih yang gak semangat ketika memulai sebuah tahun baru? Pasti semua semangat dong, pada pengen ngewujudin yang tertunda di tahun 2019. Makanya menjelang ganti tahun banyak sekali yang ngegas pada tunangan. Menikahnya kapan, pikir keri.

Tak ingin ketinggalan ikut-ikutan merayakan hari pertama masuk kerja di tahun 2020, saya segera bergegas menuju kantor. Dan saya membuka lembaran tahun ini dengan misuh (berkata kasar). Kebetulan sebelum ke kantor saya menyempatkan diri untuk melayat ke tetangga saya.

Entah memang sial atau memang dapat kejutan, sepeda motor terpaksa melahap jalan berlubang. Saya hanya bisa misuh secara minimalis karena memboncengkan ibu. Coba jika tidak membocengkan ibu, saya akan misuh dalam batin.

Pergantian tahun tampaknya tidak banyak membawa perubahan berarti. Jalan berlubang bisa menjadi malaikat maut yang dapat mencabut nyawamu kapan saja. Bahkan kemarin tepat pada pada tanggal 1 Januari 2020, seorang pengendara motor di Gianyar, Bali harus tewas gara-gara melewati jalan berlubang. Hasil penyelidikan mengatakan bahwa korban kurang hati-hati dalam mengendarai sepeda motornya. Masih banyak lagi kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh jalanan yang berlubang. Dan saya meyakini jumlahnya sangat banyak di seluruh nusantara tercinta ini.

Teror jalan berlubang ini tampaknya lebih ngeri daripada diboncengin sama kuntilanak atau bahkan dedemit lainnya. Jika diboncengi golongan astral paling mentok kalian hanya pipis di celana saja kan? Lha kalo jalan berlubang? Nyawa kalian yang jadi taruhan.

Masalah jalan berlubang ini kok tampaknya semacam dibiarkan begitu saja ya. Tak ada perhatian yang serius dari pihak yang terkait (pemerintah). Paling pol saya hanya melihat tambal sulam saja di sana-sini. Kalau hanya modelnya kayak gini terus, emang nyawa bisa ditambal sulam juga? Kan enggak to?

Baca Juga:

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

6 Rekomendasi Tontonan Netflix untuk Kamu yang Mager Keluar Rumah Saat Liburan Tahun Baru

Kekesalan hati saya semakin memuncak ketika jalan berlubang semakin banyak ketika musim penghujan tiba. Diameternya semakin melebar. Beberapa titik yang dahulunya tidak ada jalan berlubang menjadi ada. Ini budidaya jalan berlubang apa ya?

Membicarakan fenomena jalan berlubang ini mengingatkan pada tayangan televisi, Takeshi Castle (benteng Takeshi). Di salah satu wahana yang disiapkan beberapa batu sintetis yang jika salah pijak maka peserta akan nyemplung ke kolam. Kira-kira seperti itu yang dialami oleh pengendara motor ketika menghadapi jalan berlubang di musim penghujan. Muka air akan sama dengan jalan raya sehingga kita tidak tahu kedalaman lubang yang dilalui. Seru kan? Kalau berhasil melaluinya maka kita akan selamat. Jika tidak maka ya tahu sendiri kan risikonya.

Memang sih ada regulasi bahwa jika kematian disebabkan jalan berlubang dapat menuntut ke jalur hukum kepada pihak yang terkait. Tapi saya sendiri kok rasanya ndak yakin korban yang bakalan jadi pemenang di pengadilan. Ini bukan masalah materi (ganti rugi), melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah atau negara dalam menyediakan akses yang aman dan nyaman bagi warganya.

Ya tulisan saya ini sebenarnya hanya sekadar uneg-uneg saja kok, mau digagas sama pengambil kebijakan ya bagus, enggak juga sudah biasa. Mosok sudah tahun 2020 masih ada jalan berlubang, kan kelihatannya ra wangun. Apalagi mau migrasi dari revolusi 4.0 ke 5.0. Mosok gak malu? Apa nunggu korban berjatuhan lagi? Saya rasa sih dana itu ada, ndak usah ribut-ribut jalan itu wewenang siapa. Segera perbaiki saja! Kan ya gak mungkin juga to melakukan razia kepada jalan berlubang yang menyebabkan kecelakan. Emang kayak kondom, udah cuma diem aja, dirazia pula…

BACA JUGA Google Maps Ternyata Juga Hobi Ngeprank atau tulisan Diaz Radityo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2020 oleh

Tags: jalan berlubangkecelakaan lalu lintastahun baru
Diaz Radityo

Diaz Radityo

Seorang pendongeng yang suka menyambangi anak-anak. Tak hanya jadi pendongeng, tapi juga pegiat literasi. Tertarik dengan isu kebudayaan, bencana, literasi, dan pendidikan. Harapannya sederhana, menjaga asa tetap ada!

ArtikelTerkait

5 Hal yang Saya Nikmati sebagai Seorang Muslim Saat Tahun Baru Imlek Terminal Mojok

5 Hal yang Saya Nikmati sebagai Seorang Muslim Saat Tahun Baru Imlek

22 Januari 2023
Meromantisasi Jalan Berlubang, Sebuah Siasat agar Tetap Waras Hidup di Malang Mojok.co

Meromantisasi Jalan Berlubang, Sebuah Siasat agar Tetap Waras Hidup di Malang

31 Mei 2025
aturan lalu lintas 4 orang menyebalkan saat kecelakaan lalu lintas lakalantas mojok

4 Jenis Pengendara Bodoh yang Berpotensi Bikin Celaka Pengendara Lain

26 Mei 2021
Jalan Berlubang yang Abadi, jalan di desa

Saking Parahnya Jalan di Desa, Tanpa Lagu pun Kita Bisa Bergoyang

13 Mei 2020
Merasakan Keseruan Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin” Saat Tahun Baru Mojok.co kampung ramah anak

Merasakan Keseruan Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”

3 Januari 2024
4 Peluang Usaha yang Menjanjikan untuk Sambut Natal dan Tahun Baru: Modal Minimal, Cuan Maksimal

4 Peluang Usaha yang Menjanjikan untuk Sambut Natal dan Tahun Baru: Modal Minimal, Cuan Maksimal

11 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.