Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Nggak Usah Bikin Tabungan Bersama sama Pacar, Niatnya sih Baik, Ujungnya Bakal Jadi Konflik

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
3 Juni 2023
A A
Nggak Usah Bikin Tabungan Bersaama sama Pacar, Niatnya sih Baik, Ujungnya Bakal Jadi Konflik

Nggak Usah Bikin Tabungan Bersaama sama Pacar, Niatnya sih Baik, Ujungnya Bakal Jadi Konflik (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Memiliki kekasih terkadang membuat seseorang ingin berbagi banyak hal dalam kehidupannya. Salah satunya terkait masalah finansial. Tak sedikit pasangan kekasih yang blak-blakan dan saling terbuka masalah finansial, hingga tak sedikit dari mereka melakukan ritual menabung dan bikin tabungan bersama.

Metode menabung bersama ini cukup bervariasi. Ada yang membuat rekening bersama atas nama satu orang. Ada yang kredit mobil sebagai moda transportasi pacaran lalu diangsur bersama. Dan ada juga yang bahu membahu KPR bersama untuk membeli rumah impian masa depan.

Apakah hal semacam ini cukup worth? Tentu saja. Ada sebagian orang yang bisa dan mampu mencapai tujuan menabung bersama ini hingga langgeng ke jenjang pernikahan. Lantas tak sedikit juga dari mereka membagi tips untuk menabung bersama dari pacaran. Biar pas menikah mereka sudah memiliki banyak hal.

Tabungan bersama itu efektif, tapi…

Tak bisa ditampik, menabung bersama semacam ini memang cukup efektif untuk beberapa jenis manusia yang amat sangat sulit mengatur keuangan. Dengan tabungan bersama, terkadang akan membuat seseorang lebih bersemangat karena merasa ada temannya, ada yang mengingatkan, dan ada yang mengontrol tentang pengeluaran. Hanya saja, tabungan bersama semacam ini hanya bisa dilakukan bersama orang yang memang profesional dan kompeten. Tidak sembarang orang bisa melakukan hal semacam ini.

Secara teori memang hal semacam ini cukup bermanfaat. Tapi jika dalam praktik kita tak melihat bagaimana karakter, kepribadian, serta latar belakang subjek yang akan kita ajak menabung bersama, maka kita bakalan kecewa jika ada hal-hal yang tidak sesuai prediksi.

Seperti yang kita tahu, cerita kehidupan ini layaknya perkiraan cuaca. Walau sudah diprediksi dengan begitu cermat oleh BMKG, perubahan cuaca sering datang tiba-tiba tanpa aba-aba. Begitulah manusia, hanya bisa memprediksi masa depan. Tapi tak bisa menentukan apa yang akan terjadi di masa depan.

Teorinya bagus, realitasnya rumit

Kalau mengikuti teori, tabungan bersama bakalan mempermudah hidup. Bisa gotong royong menabung buat biaya menikah, beli rumah, atau mobil. Nanti ketika sudah menikah tinggal mikir biaya untuk anak. Secara teori memang semudah itu, tapi kita nggak tahu di tengah jalan mungkin pacar kita tersebut ternyata malah selingkuh, kehidupan pacarannya hanya penuh pertengkaran, atau hal-hal lain yang tak terduga. Apakah masih akan lanjut?

Hal semacam ini sering menjadi dilema. Sebenarnya sudah menyadari bahwa tidak cocok dengan pacarnya. Tapi, karena uangnya ada di si pacar, maka enggan untuk putus. Atau sebenarnya tahu kalau pacarnya tukang selingkuh, tapi karena sudah membeli rumah bersama jadi bingung untuk mengakhiri hubungan tersebut. Ujung-ujungnya tetap menikah meski sebenarnya tahu nggak bakal bahagia.

Baca Juga:

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

Tak sedikit juga cerita tentang menabung bersama pacar ini berujung dengan uang yang dibawa kabur sang pacar. Belum lagi yang kredit KPR bersama, mengangsurnya bareng-bareng tapi menikahnya eh malah sama orang lain. Hmmm.

Kejadian tak terduga

Ini belum lagi kalau amit-amit pacarnya meninggal tiba-tiba, sedangkan rekening yang digunakan atas nama si pacar. Kalau sudah suami istri sih gampang, bakal turun ke ahli waris, tapi kalau masih pacaran?

Saya jadi ingat dulu pernah nonton film dengan kasus semacam ini. Pihak keluarga enggan menyerahkan uang miliknya karena mereka merasa bahwa rekening itu milik anaknya. Si pacar ini tak memiliki bukti yang kuat kalau dia juga termasuk donator dalam tabungan anaknya tersebut. Hal semacam ini juga serba membingungkan kan ya, soalnya sebagai pihak keluarga juga nggak boleh langsung percaya begitu saja kan ya. Terlebih ini tak ada bukti atau perjanjian hitam di atas putih. Kalau kasusnya dibalik, gimana kalau pacar si anaknya ini yang bohong dan ngaku-ngaku?

Tabungan bersama semacam ini juga kadang kayak ada pengekangan secara finansial. Duit-duit sendiri, tapi kayak nggak punya hak dan kuasa atas uang sendiri. Mau beli ini nggak boleh, mau beli itu nggak boleh. Semua pengeluaran seolah diatur oleh pasangan. Bahkan tak sedikit, mereka mau memberi orang tuanya saja harus izin ke pacar. Kan cuakzz banget ya.

Tabungan bersama no, nabung sendiri-sendiri yes

Emang lebih aman kalau memang masih pacaran, ya nabung sendiri-sendiri. Kalaupun memang takut uangnya terpakai, maka yah nggak ada salahnya menitipkan ATM ke pacarnya tanpa memberi tahu passwordnya. Tapi yah jangan pakai M-Banking juga, sama aja bohong. Nggak pakai ATM pun transaksi tetap jalan terus ini mah.

Kalau akhirnya si pacar jadi jodohnya yah mungkin ini nggak terlalu masalah. Tapi bagaimana kalau nggak? Mending kalau masih pacaran itu yang perlu dibanyakin adalah menabung kenangan, kebahagian, dan kebersamaan, untuk menabung duit bersamanya nanti kalau sudah menikah saja.

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rekening Bersama Itu Bikin Repot, Apalagi Buat yang Masih Pacaran Manggilnya Papah-Mamah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2023 oleh

Tags: InvestasipacarPernikahantabungan bersama
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Apa Kabar Manusia (Brengsek) Pemuja Crypto dan NFT? Sudah Merasa Goblok Hari Ini?

Apa Kabar Manusia (Brengsek) Pemuja Crypto dan NFT? Sudah Merasa Goblok Hari Ini?

29 November 2023
Cara Bertahan Hidup di Jakarta Jika Gajimu di Bawah UMR Jakarta 2024 depok heru budi jogja

Bisakah Kita Hidup di Jakarta dengan Gaji di Bawah UMR? Bisa kok, Ini Caranya!

29 Februari 2024
Pengalaman Berlangganan Bumble Premium: Harganya Mahal dan Nggak Bikin Saya Dapat Pasangan Mojok.co

Pengalaman Berlangganan Bumble Premium: Harganya Mahal dan Nggak Bikin Saya Dapat Pasangan

28 Maret 2024
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

Tradisi Piala Bergilir Saat Teman Menikah Itu Konyol!

14 Mei 2021
good looking good attitude pilih mana pasangan pacar cinta mojok

Good Looking atau Good Attitude, Kamu Milih Pasangan dengan Kualitas yang Mana?

13 Mei 2020
10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

16 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.