Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki RC 80: Namanya doang Jet Cooled, Tenaganya mah Lelet!

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
6 November 2023
A A
Suzuki RC 80: Namanya doang Jet Cooled, Tenaganya mah Lelet!

Suzuki RC 80: Namanya doang Jet Cooled, Tenaganya mah Lelet! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Motor warisan selalu punya aura tersendiri. Kebetulan, saya dapat dua motor warisan, yaitu Yamaha Nouvo AT 115 dan Suzuki RC 80 alias Jet Cooled. Nah, bagi saya, di antara kedua motor tersebut, Jet Cooled lah yang paling berkesan. Meski namanya mentereng, Jet Cooled, tapi tenaganya kagak ada jet-jetnya sama sekali, alias lelet!

Fyi, Suzuki RC 80 merupakan bagian dari RC Series pertama yang diperkenalkan pada 1982. Suzuki, salah satu pabrikan motor ternama, ingin ikut meramaikan pasar motor bebek dua tak dengan meluncurkan RC 80. Akhirnya, motor ini meledaqq hingga menjadi buruan banyak pecinta sepeda motor saat itu.

Salah kaprah nama Jet Cooled

Meski Suzuki RC 80 dikenal Jet Cooled, toh nyatanya julukan yang muncul tersebut bukanlah merujuk pada tipe kendaraan tersebut. Mengutip laman resmi Suzuki, Jet Cooled ternyata mengacu pada teknologi pendingin udara yang diarahkan ke blok silinder mesin. Hal tersebut menjadi cara Suzuki memastikan mesin 2-tak RC 80 tetap berkinerja baik tanpa overheating.

Ingat ya, era tersebut nggak ada sistem pendingin mesin yang semumpuni sekarang. Boro-boro nemu radiator jadul kayak Satria F itu. Makanya, jet cooled jadi semacam nilai jual yang begitu seksi.

Katanya teknologi Jet Cooled terinspirasi dari mesin jet. Pada mesin jet, terdapat kipas pendingin yang sangat membantu ketika pembakaran berlangsung. Biasanya kipas ini terhubung dengan semacam ruangan di sekeliling blok silinder yang akan membuat mesin lebih dingin.

Keunggulan Jet Cooled

Diakui atau tidak, Suzuki RC80 merupakan motor bebek legendaris yang punya banyak keunggulan. Salah satu keunggulan utama Suzuki RC80 adalah tenaganya yang besar, dibandingkan dengan kendaraan sejenis yang dimiliki pabrikan lain.

Tenaga besar terlihat dari betapa cepat respons mesin terhadap putaran gas. Bahasa orang motor sih, jambakan gasnya begitu terasa. Motor jenis begini, jelas disukai para speed junkie.

Ya jelas nggak bisa dibandingkan sama motor sekarang sih. Jet Cooled jelas nggak bisa bersaing, kecuali mungkin sama Honda BeAT yang tuas gas ditarik sekarang, mesin baru merespons seminggu kemudian.

Baca Juga:

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Suzuki Aerio, Mobil Bekas yang Masih Layak Dipinang Saat Banyak Orang Beralih ke LCGC

Sekarang, Suzuki RC 80 Jet Cooled saya hanya dipanasi di rumah. Paling ya dipakai muter-muter kampung doang. Nggak bisa diajak jarak jauh, karena ya kondisinya nggak memungkinkan. Kena tanjakan udah putus tenaganya.

Transmisi yang alus banget

Suzuki Jet Cooled juga dikenal memiliki mekanisme perpindahan gigi yang lebih halus dibandingkan dengan kompetitor sejenisnya. Motor ini jugalah yang menjadi kendaraan pertama saya untuk belajar menggunakan kendaraan nonmatic. Saya ingat betul saat mencoba beralih antara gigi-gigi dengan sentuhan yang ringan dan mudah.

Untuk orang yang sering melewati daerah pegunungan, tentu ini menyenangkan. Perpindahan gigi yang mulus jelas memudahkan mereka melawan kelokan jalan yang butuh respons transmisi yang bagus. Pengguna matic mana paham beginian, muntir gas aja pada fals.

Kelemahan utama Suzuki RC 80

Meskipun memiliki banyak keunggulan, Suzuki RC 80 juga memiliki dua kelemahan utama. Yak betul, masalah konsumsi bahan bakar dan oli samping yang sangat boros jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor sejenisnya.

Motor ini borosnya minta ampun. Saya lupa sih berapa perbandingan jarak yang bisa ditempuh per liter, tapi bagi saya boros. Jelas jauh ketimbang motor matic sekarang.

Suzuki RC 80 Jet Cooled memang dipandang sebelah mata di masa kini. Tapi ingat, dulu suara motor ini pernah bikin pemuda ngamuk nendang pintu minta motor. Yaaa, kebiasaan tak pernah berubah. Kalau dulu nendang pintu buat motor bebek dua tak, sekarang buat Aerox.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Obsesi Punya Yamaha FIZR Mengambang seperti Asap Knalpotnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 November 2023 oleh

Tags: jet cooledmotor 2-takmotor Suzukisuzukisuzuki rc 80
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

5 Agustus 2024
Suzuki Skywave 125: Dulu Dibenci, tapi Sekarang Banyak Dicari

Suzuki Skywave 125: Dulu Dibenci, tapi Sekarang Banyak Dicari

16 Januari 2024
Suzuki Satria F150 Sialan, Motor Mas Mantan yang Nggak Nyamannya Kebangetan

Suzuki Satria F150 Sialan, Motor Mas Mantan yang Nggak Ada Nyamannya Sama Sekali

25 Juli 2023
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Suzuki Thunder 250: Motor Gagah yang Lahir di Waktu Salah

Suzuki Thunder 250: Motor Gagah yang Lahir di Waktu Salah

2 Juli 2025
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon Mojok.co

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

8 Februari 2026
Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.