Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Survival Kit Pertama untuk Maba UNS Agar Tak Terjerumus Kesulitan Hidup

Hepi Nuriyawan oleh Hepi Nuriyawan
20 Agustus 2020
A A
jangan sampai salah menyebut kepanjangan singkatan UNS universitas sebelas maret mojok.co

jangan sampai salah menyebut kepanjangan singkatan UNS universitas sebelas maret mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Hari Jumat kemarin, 14 Agustus 2020, merupakan hari bersejarah bagi adik-adik SMA. Penantian penuh perjuangan untuk masuk ke PTN favorit berakhir sudah. Pengumuman kelulusan sudah diumumkan. Jelas momen tersebut sangat membahagiakan bagi yang lulus ujian itu. Pandangan (((menyenangkan))) tentang belajar di bangku kuliah sebentar lagi terwujud. Terlebih masuk kampus idaman semua anak dan calon mertua (eh?). Dan salah satu kampus favorit yang ada di Indonesia ada di tanah Surakarta alias Solo, yaitu UNS.

Jika ada pesan pertama dari kami warga dan alumni untuk mahasiswa baru UNS, isinya adalah: harap berhati-hati, jangan sampai salah menyebut kepanjangan kampus ini.

Walau sudah digembar-gemborkan lewat media sosial, dalam presentasi di SMA-SMA, dan di berita media, kepanjangan nama UNS memang sulit ditangkal baik dalam pengucapan maupun penulisannya.

Kejadian kemarin ini, ya ada lah semingguan, saya bertemu seorang bapak-bapak di sebuah warung kopi. Kami ngobrol tentang banyak hal, salah satunya anaknya yang mau masuk perkuliahan. Ketika ditanya oleh bapak-bapak itu, “Mas, dulu kuliahnya di mana?” saya menjawab, “Di UNS, Pak.”

“Oh, Universitas Negeri Surakarta ya?”

“Hehehe, bukan, Pak. Itu (namanya) Universitas Sebelas Maret.”

Setelah jawaban, si bapak nggak tanya-tanya lagi masalah kepanjangan nama kampus yang aneh. Syukurlah, tidak terjadi perdebatan sengit. Wkwkwk.

Temen-temen maba UNS harus tahu, atau udah mulai ngalamin, pengalaman seperti itu akan sering terjadi. Dan kadang proses tanya jawabnya lebih rumit ketimbang obrolan dengan bapak-bapak teman ngopi tersebut.

Baca Juga:

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Beberapa tahun lalu, saat saya masih aktif sebagai mahasiswa UNS, ada teman dari kampus lain menanyakannya. “Kok bukan USM sih? Kan lebih cocok itu.” Duh, kan aku bukan ibu yang melahirkan UNS.

Tapi mungkin jawabannya gini. Soalnya singkatan USM sudah dipakai Universitas Semarang. Kampus yang sesuai namanya berada di Semarang ini sejak lahir telah memakai penyebutan USM. Walau lahir tahun 1987, lebih muda dibanding UNS yang lahir tahun 1976, tapi kita tidak bisa memaksakan Kampus USM dan UNS untuk berganti singkatan, dengan alasan nama “Universitas Sebelas Maret” lebih cocok dengan singkatan U-S-M.

Selain itu, sebenarnya ada alasannya Universitas Sebelas Maret sekarang singkatan U-N-S. Sebab, awalnya kampus yang merupakan gabungan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta ini punya nama lebih panjang, yakni (tarik napaaas!): Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret (UNS Sebelas Maret).

Panjang kan? Biar lebih sederhana, pada 1982 nama ini disederhanakan menjadi Universitas Sebelas Maret yang disingkat UNS aja.

Kalau tadi alasan kita harus hapal kepanjangan nama kampus ini biar bisa meladeni orang kepo, ada alasan lain mengenai faktor keselamatan.

Jika nanti ingin pergi ke UNS via ojek pangkalan maupun ojek online, bilang yang jelas. “Mau ke kampus UNS, “Ke kampus Kentingan nggih”, atau “Sebelas Maret ya!” Di sana tukang ojek sudah hafal semua dengan sebutan itu. Jangan bilang, “Ke Universitas Surakarta ya?” karena bisa-bisa kamu akan dibawa ke Kabupaten Karanganyar, domisilinya Universitas Surakarta. Kampus ini udah kampus lain lagi. Namanya biasa disingkat UNSA. Kalau UNS berada di sisi barat Sungai Bengawan Solo, UNSA berada di sisi timurnya.

Tapi, kalau sekadar guyonan sih boleh-boleh saja misalnya menyebut UNS adalah singkatan “Universitas Nang Solo”. Gapapaaa. Ya, emang benar kan letaknya di Solo. Cuma ini kurang tepat karena di Solo universitasnya tidak hanya Universitas Sebelas Maret. Ada ISI Surakarta, UIN Surakarta, Poktekkes Kementerian Kesehatan Cabang Surakarta, dan beberapa kampus swasta seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan UNSA.

Ada lagi yang menyebut singkatan ini berarti “Universitas Ngangeni Sekali”. Iya sesuai dengan slogan Kota Solo, yaitu “Solo Ngangeni”. Bagi yang sedang maupun sudah menjadi alumni UNS dan kini merindukan Kota Solo, khususnya Kampus Biru, kepanjangan main-main ini juga cocok.

Atau bisa saja menyebutnya dengan “Universitas Nge-hemat Sangat”. Mungkin ada yang belum tahu bahwa kuliah di UNS memang bisa hemat. Sebelum lahir istilah “Uang Kuliah Tunggal” alias UKT, UNS dikenal sebagai kampus murah biayanya. Patokannya adalah Jurusan Pendidikan Dokter. Biaya Pendidikan Dokter-nya dikenal paling murah dibanding kampus negeri lain. Coba saja cek.

Belum lagi sarana penunjang seperti wifi gratis setiap sudut kampus. Biasanya tiap malam, para pemburu gratisan menyerbu kampus untuk sekedar mencari bahan kuliah atau nonton film. Kemudian warung makan dan angkringan juga murah meriah. Modal 20 ribu bisa buat makan 3 kali sehari. Serius. Asal nggak dipake jajan-jajan. Kos-kosannya juga terbilang terjangkau.

Akhirnya, saya ucapkan selamat datang untuk teman-teman maba UNS. Kalian tinggal sedikit lagi sah menjadi bagian dari keluarga besar UNS. Sebagai orang baru, harapan masa depan ada di pundak kalian. Salah satunya meluruskan salah kaprah kepanjangan nama kampus kita. Ya minimal mengurangi kesalahan penyebutan dan penulisan kepanjangan dari UNS di masyarakat awam. Kita belum benar-benar merdeka kalau masih ada yang bilang UNS adalah “Universitas Negeri Surakarta” atau “Universitas Negeri Solo”.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Romantisme Kampus Bengawan dari Ke-uwu-an Sampai Ke-cidro-an dan tulisan Hepi Nuriyawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2020 oleh

Tags: KampusmabaUNS
Hepi Nuriyawan

Hepi Nuriyawan

Karyawan Swasta. Esais dari Purwokerto

ArtikelTerkait

Dear Bapak Ibu Dosen, Jangan Menilai Mahasiswa dari Keaktifan Bertanya setelah Presentasi. Mahasiswa Zaman Sekarang Pintar Membodohi, lho

Dear Bapak Ibu Dosen, Jangan Menilai Mahasiswa dari Keaktifan Bertanya setelah Presentasi. Mahasiswa Zaman Sekarang Pintar Membodohi, lho

22 Oktober 2023
Dosen Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Skorsing Sekaligus Izin Belajar Lanjut Doktoral, Ini Sanksi Apa Hadiah MOJOK.CO

Dosen Pelaku Pelecehan Seksual Diskorsing Tapi Dapat Izin Belajar Lanjut Doktoral, Ini Sanksi Apa Hadiah?

1 Agustus 2020
Menerka Kegiatan Abang Iz Upin Ipin di Kampus yang Membuatnya Berkepribadian Lembut dan Sopan

Menerka Kegiatan Abang Iz “Upin Ipin” di Kampus yang Membuatnya Jadi Idola Kampung Durian Runtuh

5 Desember 2023
6 Hal yang Bikin Unisma Jadi Kampus Terbaik di Malang

6 Hal yang Bikin Unisma Jadi Kampus Terbaik di Malang

8 April 2020
Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

5 Rekomendasi Warung Pokwe Andalan Mahasiswa UNS yang Wajib Dicoba para Maba

1 September 2023
4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

24 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.