Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surat Terbuka untuk Dinas PU Jatim: Perbaiki Jalan di Alas Gumitir Secepatnya!

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
19 Juli 2023
A A
Surat Terbuka untuk Dinas PU Jatim: Perbaiki Jalan di Alas Gumitir Secepatnya!

Surat Terbuka untuk Dinas PU Jatim: Perbaiki Jalan di Alas Gumitir Secepatnya! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga yang tinggal di Jember Jawa Timur, saya merasa perlu menyampaikan uneg-uneg tentang kondisi jalan di Alas Gumitir untuk bapak ibu di Dinas PU Jatim. Jangan anggap saya sedang nyinyir, anggap saja saya perhatian sama tempat di mana saya hidup dan menghirup udara segar.

Jalur Alas Gumitir Tapal Batas yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember di Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu jalur teramai yang ada di Jawa Timur. Tidak salah jika banyak pengguna jalan yang memilih jalur ini untuk menuju Banyuwangi dari arah Selatan Bumi Blambangan. Namun sayangnya, meski jalur ini dianggap vital, perbaikan jalannya tidak selalu instan.

Jalur yang menyimpan ancaman dan bahaya bagi pengguna jalan

Padahal jika diteliti lebih serius, jalur ini sebenarnya memiliki potensi bahaya dan ancaman yang perlu diperhatikan oleh pengguna jalan, apalagi dengan kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Topografi pegunungan dengan jurang-jurang yang dalam, menciptakan neraka yang menantang bagi pengemudi dan kendaraan yang melintas. Bahkan tidak jarang kemacetan sering terjadi di sana akibat ada truk yang terguling.

Tapi mau bagaimana lagi, itulah yang dihadapi. Toh jika mau memutar lewat Situbond, jarak yang ditempuh jadi kelewat jauh. Mau nggak mau ya, kita terpaksa lebih berhati-hati di jalur ini. Memang nggak ada yang salah dari itu, tapi, masak ya nggak diperbaiki jalannya?

Satu-satunya jalan menuju Banyuwangi dari sisi selatan

Intensitas longsor dan kerusakan jalan di lokasi ini tidak lantas bikin jalur ini jadi perhatian. Padahal seperti yang sudah saya singgung, jalur Alas Gumitir menjadi satu-satunya jalan untuk menuju Banyuwangi dari sisi selatan. Gara-gara itu, segala jenis kendaraan melintasi jalur tersebut, dari kendaraan mini hingga gajah besar raja jalanan.

Gajah-gajah besar seperti truk muat tebu dan kayu sering melintas di sini. Kita tahu betul, kendaraan seperti itu tak bisa bermanuver lincah. Artinya ya, jika ada kerusakan jalan, susah untuk mereka menghindar. Tinggal bayangkan saja apa yang terjadi.

Perbaikan jalan di Alas Gumitir lamban

Hingga saya menulis artikel ini, perbaikan pada titik KM 38 Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, belum selesai juga. Padahal pengerjaannya sudah sejak awal tahun. Perbaikan jalan di mana pun, pasti bikin lalu lintas terhambat. Ya silakan bayangkan saja: jalur utama, dilewati kendaraan besar, lalu terhambat perbaikan. Jelas hasilnya bukan kulkas dua pintu.

Lambatnya perbaikan di Jalur Gumitir ini membuat antrean kendaraan semakin sering ditemui. Apalagi jalur ini adalah jalur pegunungan, yang jelas berpotensi longsor. Ketika cuaca sedang baik-baik saja, jelas ini bukan masalah.

Baca Juga:

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Lha kalau musim penghujan?

Potensi-potensi bahaya ini sebaiknya segera diperhatikan oleh pemangku kebijakan. Alas Gumitir bukanlah jalur yang sepi, justru amat vital. Jalur vital, harusnya, punya treatment yang khusus. Harusnya sih, prioritas.

Selain itu, percepat perbaikan. Kasih lah waktu perbaikan yang lebih cepat barang satu-dua bulan, jangan seperti sekarang. Hampir setengah tahun perbaikan nggak kelar-kelar. Saya nggak minta yang berat-berat kok ke kalian, cuman minta waktu perbaikan yang nggak lambat.

Kalau masih nggak bisa ngasih perbaikan jalan yang cepat, ya sudah, emang cuman segitu berarti kualitasnya.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2023 oleh

Tags: Alas Gumitirjalan rusakjemberperbaikan lamban
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Jember Tempo Dulu: Kala Toko Roti Wina Berjaya hingga Gebang Theater yang Jadi Andalan Muda-Mudi Jember Mencari Hiburan

Jember Tempo Dulu: Kala Toko Roti Wina Berjaya hingga Gebang Theater Jadi Andalan Muda-Mudi Jember Mencari Hiburan

9 Desember 2024
Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Perjalanan Terlama yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Rute Perjalanan Terpanjang yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

25 Juli 2023
Wisata Banyuwangi Siap Melesat Seperti Bali, Meninggalkan Jember

Wisata Banyuwangi Siap Melesat Seperti Bali, Meninggalkan Jember

19 Maret 2023
Jember Paling Jago Menjaga Jalan Rusak Tetap Rusak (Wikimedia)

Jember Layak Mendapatkan Penghargaan Sebagai Daerah Terbaik yang Paling Berhasil Menjaga Jalan Rusak Tetap Terpelihara

21 September 2025
Kampus Paling Unggul di Jember Adalah UIN KHAS Jember

Kampus Paling Unggul di Jember Adalah UIN KHAS Jember

28 Juni 2023
Penderitaan Naik Motor dari Seturan Sleman ke Kasihan Bantul (Unsplash)

Orang Paling Menderita di Jogja Adalah Mereka yang Tinggal di Kasihan Bantul tapi Kuliah atau Bekerja di Seturan Sleman, Naik Motor Pula

16 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.