Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
16 Maret 2024
A A
Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara Mojok.co

Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan di Terminal Mojok akhir-akhir ini menyebut beberapa kota yang salah urus. Ada Jogja, Bandung, hingga Malang. Kalau boleh, saya ingin menambahkan satu kota lagi, Surabaya. Buktinya apa? Coba saja hitung berapa banyak kasus pohon tumbang di Kota Pahlawan selama beberapa waktu terakhir. Setelah itu, coba hitung berapa banyak korban berjatuhan karena kasus yang sebenarnya bisa diantisipasi itu. 

Beberapa hari lalu misalnya, suara gemuruh dan kepanikan memecah keheningan di Surabaya bagian timur. Seorang pengendara tergeletak tidak berdaya di bawah pohon tumbang. Pada saat itu, saya yang kebetulan lewat TKP langsung merasa lunglai. Ada perasaan takut kejadian serupa menimpa saya atau orang lain yang dikenal. 

Saya akui, Kota Pahlawan memang kian mencekam, apalagi ketika cuaca ekstrem seperti saat ini. Musim hujan tidak hanya menimbulkan banjir, tapi juga pohon tumbang yang menjadi momok bagi pengendara. Bayangkan saja, di tengah hiruk pikuk aktivitas, ada nyawa melayang sia-sia karena tertimpa pohon.

Apabila tidak segera ditanggapi dengan serius, bukan tidak mungkin banyak nyawa lain menjadi taruhannya. Sekali saya ingatkan, kejadian pohon tumbang hingga merenggut nyawa di Surabaya bagian timur itu bukanlah kali pertama, dan mungkin juga bukan terakhir kali. Lantas timbul satu pertanyaan. Mengapa tragedi ini terus berulang?

Pohon yang meneduhkan sekaligus membahayakan

Surabaya adalah salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak pohon. Saking rindangnya, kota ini masuk ke dalam nominasi Kota Hijau di Indonesia. Keberadaan pohon Tabebuya yang indah menjadi salah satu yang paling dibanggakan Kota Pahlawan. Di musim tertentu, kota ini bak diselimuti permadani merah muda yang memesona. 

Ketika musim panas, pohon-pohon itu memang mampu menghalau terik matahari dan memperindah jalan. Saya akui keberadaannya begitu bermanfaat. Namun, di balik keindahan itu, tersembunyi bahaya mengintai, menimbulkan kekhawatiran warga. 

Salah satu tulisan Mbak Tiara Uci di Terminal Mojok sempat menyebutkan, sepanjang Desember 2023, ada sekitar 73 pohon tumbang. Ironisnya, tak jarang tumbangnya pohon diiringi oleh puluhan nyawa pengendara yang hilang. Saya memperkirakan, setidaknya dalam tiga bulan terakhir sudah ada lebih dari 100 kasus pohon tumbang. Itu mungkin saja sebab dalam sehari setidaknya ada 5 pohon tumbang di Surabaya.

Ambil contoh per Sabtu 9 Maret 2024, tercatat ada lima pohon tumbang yang tersebar di Surabaya. Kasus pohon tumbang itu terjadi di Jalan Darmo Harapan, Jalan Darmo dekat Taman Bungkul, Jalan KH Mas Mansyur, Kedung Cowek, dan di kawasan SIER Rungkut Industri. Pohon tumbang di kawasan industri yang terakhir itu menelan satu korban jiwa. 

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Sebenarnya, sebab banyaknya kasus pohon tumbang di Surabaya ini sederhana saja. Pohon yang bermanfaat sebagai penyejuk kota di musim panas tidak dirawat dengan baik hingga meneror pengguna jalan ketika musim hujan. Andai saja sebelum musim hujan tiba pengelola merawatnya dengan memastikan akarnya kuat, memangkas ranting-ranting mengganggu, hingga memastikan batang pohon tidak lapuk. Niscaya kematian pengendara karena pohon tumbang bisa diminimalisir. 

Surabaya yang salah urus

Inilah yang berkali-kali memunculkan pertanyaan di dalam benak saya. Mengapa Pemkot Surabaya tidak melakukan tindakan preventif sebelum musim hujan? Kerap kali yang terjadi, penanganan pemkot terlambat, mereka baru bergerak setelah musim hujan tiba. 

Beberapa warga yang saya temui juga sambat soal hal itu. Mereka mengatakan kalau pemangkasan yang dilakukan sangat terlambat. Seakan, penanganan masalah yang sebenarnya sangat sepele ini harus menunggu korban berjatuhan terlebih dahulu. Lagi-lagi, tanpa mengurangi rasa hormat ke Wali Kota Surabaya saat ini Eri Cahyadi, banyak warga yang menilai kalau kepemimpinan di zamannya lebih buruk daripada pendahulunya, Tri Rismaharini. Terutama dalam mengurus pohon-pohon di Surabaya.

Dahulu, di era kepemimpinan Bu Risma, antisipasi dilakukan jauh-jauh hari sebelum musim penghujan. Pohon-pohon rapuh ditebang dan dipangkas untuk meminimalisasi potensi bahaya. Saya bisa jamin 100 persen bahwa warga Surabaya akan setuju dengan pendapat saya. Pasalnya, kini, di bawah kepemimpinan Pak Eri, langkah antisipatif itu terkesan lambat. Hal ini terbukti dengan maraknya pohon tumbang dan jatuhnya korban jiwa.

Jelas ini adalah sebuah kegagalan. Pemkot Surabaya yang seharusnya bertanggung jawab atas tata kota dan keselamatan warganya. Pertanyaannya, mau sampai kapan pohon tumbang jadi momok pengguna jalan di Surabaya? Tidak cukupkah kasus-kasus yang terjadi selama ini menjadi pengingat pemkot untuk berbenah? Tolong warga butuh tindakan nyata, bukan kata-kata!

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Bagi Orang Sidoarjo, Surabaya Adalah Kota yang Penuh Kenikmatan, Asal Kamu Betah Panas dan Nggak Baperan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2024 oleh

Tags: jawa timurkota salah uruspohon tumbang surabayaSurabaya
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

4 Tipe Orang yang Dipastikan Akan Merana kalau Tinggal di Tulungagung Mojok.co

4 Tipe Orang yang Dipastikan Akan Merana kalau Tinggal di Tulungagung

10 Mei 2025
Kediri, Kota Paling Bahagia yang Kini Berubah Mulai Tak Aman bagi Mahasiswa Perantauan

Kediri, Kota Paling Bahagia yang Kini Berubah Tak Aman bagi Mahasiswa Perantauan

17 April 2024
KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

1 Januari 2026
Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Semakin Rumit

Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Bikin Ruwet Penumpang

7 Juni 2023
Semarang Unggul Jauh dari Surabaya dari sisi BRT (Unsplash)

Mengurai Benang Kusut Konsep BRT di Indonesia

26 Juli 2023
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.