Surabaya Klaim Tempat-tempat Penting Milik Sidoarjo, Mulai dari Bandara hingga Sekolah

Surabaya Klaim Tempat-tempat Penting Milik Sidoarjo, Mulai dari Bandara hingga Sekolah Mojok.co

Surabaya Klaim Tempat-tempat Penting Milik Sidoarjo, Mulai dari Bandara hingga Sekolah (unsplash.com)

Perbatasan Kota Surabaya dan Sidoarjo tidak pernah sepi pembahasan. Tempat-tempat di perbatasan ini selalu mengundang pertanyaan dari dahulu. Bagaimana tidak, ada daerah yang secara administratif berada di Sidoarjo tapi diaku milik Surabaya. Begitu pula sebaliknya. Itu mengapa, orang-orang dengan pengetahuan geografis rendah, selalu kebingungan kalau berada di daerah ini. 

Sejauh pengetahuan saya sebagai warga Sidoarjo, setidaknya ada tiga tempat di Sidoarjo yang diklaim masuk wilayah Kota Pahlawan. Akibatnya, masyarakat lebih mengenal tempat itu berada di Surabaya daripada Sidoarjo. Padahal tempat-tempat tersebut adalah spot ternama yakni bandara, terminal, dan sekolah. 

#1 Bandara Internasional Juanda 

Bandara Juanda yang menjadi gerbang Indonesia provinsi Jawa Timur ini sebenarnya terletak di Sidoarjo. Tepatnya, Kecamatan Sedati. Namun, banyak orang mengenal Bandara Juanda terletak di Surabaya. Sebenarnya wajar saja sih, ada kata “Surabaya” dalam penamaannya. Hanya saja itu terasa kurang adil bagi warga Sidoarjo. 

Beberapa tahun lalu, Kabupaten Sidoarjo sempat protes. Warga ingin mengubah nama bandara menjadi Bandara Internasional Juanda Sidoarjo. Namun, prosedurnya sangat rumit karena harus mengubah kode penerbangan. Akhirnya, nama bandara tersebut berubah menjadi Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

#2 Terminal Purabaya atau Bungurasih

Terminal Purabaya atau Bungurasih sangat terkenal di kalangan pengguna bus. Armada yang bertolak dari terminal manapun akan berhenti di terminal ini kalau hendak menuju Kota Pahlawan. Itu mengapa, banyak orang mengira Purabaya atau Bungurasih sudah masuk daerah Surabaya. Padahal, terminal ini tercatat dalam wilayah administrasi Kecamatan Waru. 

Baca halaman selanjutnya: Terminal yang memiliki …

Terminal yang memiliki luas lahan sekitar 120.000 meter persegi ini memang banyak menyokong transportasi Kota Pahlawan. Bus Damri dan angkot yang berhenti di sana kebanyakan mengarah ke Kota Surabaya. Bahkan, terminal ini menjadi salah satu pangkalan Suroboyo Bus. Sebenarnya ada bus yang melayani rute ke Sidoarjo, Trans Semanggi, tapi itu baru berlangsung akhir-akhir ini. 

#3 SDN Percobaan Surabaya

Selain bandara dan terminal, ambiguitas juga terjadi di SD negeri di sana. Ada salah satu sekolah namanya  SDN Percobaan Surabaya, tapi lokasinya di Kecamatan Gedangan yang tidak jauh dari Kecamatan Waru. Uniknya, sekolah tersebut dikelola oleh Pemkot Surabaya dan menjadi satu-satunya sekolah yang berada di luar wilayah administrasi kotanya. 

Sebelumnya, sekolah ini sempat menerima siswa dari warga setempat. Namun, adanya jalur zonasi membuat siswa yang tidak memiliki kartu keluarga (KK) Surabaya kesulitan masuk ke sekolah ini. Jadi secara administrasi memang di Sidoarjo, tapi murid-muridnya kebanyakan dari Kota Pahlawan. 

Kabupaten Sidoarjo tidak terasa kehadirannya di tempat-tempat strategis itu. Sangat disayangkan memang. Sidoarjo akan selalu dalam bayang-bayang Kota Surabaya. 

Penulis: Suluh Dwi Priambudi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kabupaten Sidoarjo Nggak Lagi Jadi Kabupaten Autopilot, Sekarang Progresif, Bos!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version