Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

SuperMi Nutrimi Adalah Inovasi yang Lebih Superior Dibandingkan Lemonilo

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
20 April 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Lemonilo mungkin merasa di atas angin dan kepalang jumawa sebab iklannya berulang kali muncul di sela-sela adegan sinetron Ikatan Cinta. Akan tetapi, SuperMi varian terbaru dengan semburat hijau yang diberi nama lengkap Nutrimi Mi Goreng Rasa Steak Ayam, jelas menang semua-muanya. Mulai dari sumber warna hijau, topping, rasa, hingga teksturnya.

Tanpa perlu iklan yang ngadi-ngadi ber-budget tak hingga. Dengan SuperMi Nutrimi ini, sekali lagi, Indofood berhasil mendominasi inovasi mi instan dalam negeri. Masih ingat dong betapa wah iklan Bakmi Mewah beberapa tahun lalu? Tagline mi instan dengan daging asli yang premium jadi biasa aja, ketika beberapa waktu berselang muncul produk serupa dari Indofood, siapa lagi kalau bukan Indomie Real Meat.

Nah, taktik serupa juga dilakukan Indofood dalam memecah konsentrasi konsumen terhadap jargon mi sehat dengan pewarna hijau dari bayam milik Lemonilo. Cerdasnya, SuperMi lah yang ditunjuk sebagai brand induk untuk mi sehat ala Indofood ini.

Maka, dari mi kelas bawah yang harga paling murahnya nggak pernah menyentuh dua ribuan, SuperMi Nutrimi yang dibanderol Rp2.885, jelas jadi inovasi mi instan paling amazing abad ini. Tahu sendiri kan harga Lemonilo berapa? Nggak pernah dan nggak bakalan tuh bisa di bawah tiga ribuan rupiah. SuperMi Nutrimi 1, Lemonilo 0.

Apalagi keduanya, baik Lemonilo maupun SuperMi Nutrimi ini sama-sama menonjolkan centang hijau. Itu lho, embel-embel “pilihan lebih sehat, dibandingkan produk sejenis, bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.” Lebih supernya lagi, warna hijau pada SuperMi Nutrimi ini berasal dari brokoli, kesannya jadi lebih mahal aja gitu ketimbang Lemonilo yang hijaunya cuma pakai bayam. SuperMi Nutrimi 2, Lemonilo 0.

Nah, kalau urusan tanpa pengawet dan tanpa MSG, kalian bisa baca ulasan saya tentang betapa sesatnya permainan psikologi marketing di balik tagline “tanpa pengawet”, dan sungguh nggak penting perdebatan nirnalar soal tidak sehatnya MSG.

Ya minimal biar nggak lagi tergiur lah dengan gimmick marketing “tanpa pengawet, tanpa MSG”. Ingat, mulut dan perutmu adalah otoritasmu sendiri. Kamu bebas makan apa saja untuk kenikmatan lahir dan batin pribadimu. Jangan mau digagahi oleh iklan yang sok sehat dengan dalih gaya hidup sehat.

Oke, sekarang mari bedah SuperMi Nutrimi sampai ke “daging-dagingnya”. Selain kesan hijau yang clean, green, dan healthy dari brokoli, SuperMi Nutrimi dengan harga semurah itu juga sudah include topping jagung kering dan wortel kering. Bahan pelengkap dengan kesan sehat yang tentu saja nggak ada di Lemonilo. SuperMi Nutrimi vs Lemonilo, skor sementara, 3-0.

Baca Juga:

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Selanjutnya, tekstur SuperMi Nutrimi sungguh ringan, kalian bisa memilihkan jadi camilan mentah seperti masa nostalgia dulu, atau membuatnya sesuai dengan cara memasak yang tertera di kemasan. Setelah dimasak pun, tekstur mi yang dihasilkan sangat kompak, tidak mbleyek dengan kesan berminyak seperti pada produk mi baru yang belum pro dalam teknologi pembuatan mi instannya.

Sementara Lemonilo mentah terkesan kering, alot, dan keras sehingga sama sekali nggak nyaman untuk disantap mentah-mentah. Selain itu, setelah dimasak sesuai anjuran dalam kemasannya pun, ada semacam tampilan basah, yang memberikan impresi mbleyek yang berair dan berminyak. Sama sekali nggak cocok sebagai produk mi instan goreng. Skor, 4-0.

Sampai di sini, masih ada po pendukung Lemonilo? Ya nggak apa-apa sih, tapi mbok ya realistis. Satu hal yang belum saya bahas tentu saja soal rasa. Masa iya berharap saya bilang rasa Lemonilo lebih enak dari SuperMi Nutrimi? Ngimpi! Semua orang juga tahu kalau racikan bumbu mi instan Indofood, terutama merek dagang Indomie, minimal nggak akan kalah dari merk mi instan sebelah.

Nah, SuperMi Nutrimi yang berasal dari kelas mi instan murah di bawah brand SuperMi, tampil glamor di kalangan mi instan tiga ribuan. Rasa steak ayamnya juga nyamleng, kental, porsi bumbunya nggak kurang, nggak juga berlebihan. Pas. Dan jelas lebih enak dari Lemonilo yang menurut saya entah mengapa berasa kurang aja bumbunya.

Yak, pertandingan berakhir, skor bulat 5-0 untuk SuperMi Nutrimi. Silahkan pulang ke rumah masing-masing, lumayan kan dapat satu lagi menu makan sahur yang agak beda warna dan rasanya: SuperMi Nutrimi. Masa dari kemarin sahurnya intel nasi dan Indomie goreng tante mulu, ganti suasana, lah.

Sumber Gambar: YouTube Jenny L. Kitchen

BACA JUGA Indomie Soto Banjar Limau Kuit, Juara Umumnya Mi Instan dan tulisan Adi Sutakwa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2022 oleh

Tags: LemoniloMi Instanmi sehatSuperMi Nutrimi
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

Indomie Goreng Soto dan Ayam Bawang: Dua Mi Instan Paling Nyeleneh yang Saya Temui

8 Mei 2021
Mi Goreng Keju Richeese, Sensasi Makan Mi Goreng yang Berbeda Terminal Mojok

Mi Goreng Keju Richeese, Sensasi Makan Mi Goreng yang Berbeda

19 Agustus 2022
Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah terminal mojok

Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah

25 Juni 2021
5 Kesalahan Makan Mi Instan Rebus yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

5 Kesalahan Makan Mi Instan Rebus yang Sebaiknya Dihentikan

18 Februari 2022
Mie Sejati Toppa Lada, Mi Goreng Cita Rasa Khas Makassar yang Patut Dicoba Terminal Mojok

Mie Sejati Toppa Lada, Mi Goreng Bercita Rasa Khas Makassar yang Patut Dicoba

11 Oktober 2022
Migelas, Mi Instan Mungil yang Dicari kalau Kepepet Aja

Migelas, Mi Instan Mungil yang Dicari kalau Kepepet Aja

11 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.