Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Ghibah

Sungguh Berdosa Tetangga yang Bakar Sampah Saat Semua Orang Selesai Jemur Baju

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
1 Februari 2023
A A
Sungguh Menyebalkan Tetangga yang Bakar Sampah Saat Semua Orang Rampung Jemur Baju

Sungguh Dosa Tetangga yang Bakar Sampah Saat Semua Orang Rampung Jemur Baju (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tetangga paling jahat adalah mereka yang bakar sampah setelah tetangganya sendiri kelar jemur baju.

Pekerjaan rumah yang paling menyenangkan buat saya adalah segala hal yang berhubungan sama baju. Mulai dari mencuci, menjemur, mengangkat jemuran, hingga melipat baju.

Khusus untuk mencuci baju, saya selalu mencurahkan seratus persen tenaga untuk mengerjakan tugas satu ini. Tujuannya tentu saja agar pakaian-pakaian yang saya cuci bersih sekaligus wangi semerbak. Saya sampai mencoba banyak detergen dan pewangi biar bisa menentukan mana yang harumnya paling tahan lama dan bisa mengangkat noda secara tuntas.

Seneng banget rasanya tiap kali menjemur pakaian karena aroma harum dari pakaian langsung mengerubungi saya. Lebih bahagia lagi ketika baju-baju saya masih wangi saat diangkat dari jemuran dan dilipat.

Kegembiraan mencuci baju sirna gara-gara tetangga

Sayangnya, beberapa waktu belakangan kegembiraan saya sirna, berganti jadi rasa emosi. Rasa bahagia saya ini dihancurkan oleh kelakukan beberapa tetangga saya. Mereka membakar sampah ketika saya sudah selesai mencuci, bahkan sudah selesai menjemur pakaian.

Sebal? Banget lah! Pewangi pakaian satu tutup yang saya gunakan langsung nggak berguna sama sekali. Semua aroma harum yang saya harapkan tetap stay di pakaian saya sampai beberapa hari ke depan langsung hilang, ditendang oleh bau sangit yang dibawa oleh asap hasil pembakaran sampah.

Saya selalu mencuci pakaian di pagi hari. Pakaian yang sudah dijemur saya tinggal kerja atau melakukan aktivitas lainnya kalau hari Minggu. Begitu juga sebagian besar tetangga saya yang lain. Rutinitas cuci dan jemur baju selalu dilakukan di pagi hari. Tapi, bisa-bisanya ada oknum tetangga yang bakar sampah sesaat setelah kami selesai mencuci dan menjemur pakaian. Kalau bukan nyebelin, nyebai, atau rese, sebutan apa lagi yang cocok buat mereka?

Sedikit gambaran tentang tempat tinggal saya. Walaupun rumah saya terletak di wilayah administratif kota, kondisi dan situasinya lebih mirip pedesaan, khususnya karena masih banyak pohon-pohon rindang dan kebun. Tetangga-tetangga juga masih memiliki jugangan sebagai sistem pengelolaan sampah. Mungkin di beberapa tempat, membakar sampah masih dianggap lumrah buat masyarakat yang masih mengandalkan jugangan.

Baca Juga:

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

Derita 3 Tahun Bertetangga dengan Pemilik Sound Horeg, Rasanya seperti Ada Hajatan Tiap Hari

Kalau mau bakar sampah, tolong sadar diri

Saya tahu bahwa salah satu solusi praktis untuk menyingkirkan sampah memang dengan cara membakarnya. Beberapa kali saat TPST Piyungan ditutup, praktik membakar sampah yang dilakukan oleh para tetangga saya ini meningkat. Sebenarnya, buat saya nggak masalah. Toh, di sini nggak ada yang tahu (atau malah nggak ada yang mau tahu) cara mengolah sampai organik jadi kompos.

Tapi, mbok ya jangan egois-egois banget lah. Minimal sadar diri kalau mau bakar sampah. Kalau ada tetangga sudah selesai mencuci dan menjemur pakaian, jangan bakar-bakar dulu. Padahal rumah-rumah di sini nggak berjauhan dan jemuran di setiap rumah itu hampir selalu terlihat, lho. Sebagian besar tetangga saya jemur pakaian di depan rumah, sementara sebagian lainnya di lantai atas rumah. Otomatis kelihatan, dong.

Buat tetangga-tetangga yang suka bakar sampah pas semua orang baru selesai jemur baju, kan bisa cari waktu lain untuk bakar sampah. Misalnya setelah para tetangga pulang kerja dan selesai ngangkat jemuran. Toh jenengan-jenengan selaku oknum tetangga pembakar ini juga 24/7 selalu di rumah jadi bisa banget kan buat bakar sampah di jam-jam lain selain pagi hari.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membakar Sampah Adalah Kejahatan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2023 oleh

Tags: bakar sampahCuci Bajutetangga
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Jangan Lakukan 6 Hal Ini kalau Mau Hidup Bertetangga dengan Nyaman di Jepang Terminal Mojok

Jangan Lakukan 6 Hal Ini kalau Mau Hidup Bertetangga dengan Nyaman di Jepang

23 Desember 2022
3 Sisi Menyebalkan Ibu-ibu Tetangga Saat Bertamu ke Rumah Mojok.co

3 Sisi Menyebalkan Ibu-ibu Tetangga Saat Bertamu ke Rumah

30 Juli 2024
Punya Tetangga Nyinyir Adalah Sebuah Keuntungan

Punya Tetangga Nyinyir Adalah Sebuah Keuntungan

16 Juni 2023
Suka Duka Bertetangga dengan Warung Kopi

Suka Duka Bertetangga dengan Warung Kopi

27 September 2023
membaca karakter orang dari aktivitas cuci baju

Membaca Karakter Orang dari Cara Mencuci Baju

11 Mei 2020
Pertanyaan Klasik bin Tidak Asyik: Tumben ke Masjid? terminal mojok.co

Beberapa Hal yang Bikin Nggak Enak Tinggal di Rumah Dekat Masjid

25 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.