Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangankan Pendatang, Suhu Dingin Bandung Bikin Kewalahan Warga Daerahnya Sendiri

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
17 Juli 2024
A A
Jangankan Pendatang, Suhu Dingin Bandung Bikin Kewalahan Warga Daerahnya Sendiri Mojok.co

Jangankan Pendatang, Suhu Dingin Bandung Bikin Kewalahan Warga Daerahnya Sendiri (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini suhu dingin Bandung membuat banyak orang kewalahan. Saking dinginnya, topik ini jadi pembicaraan ketika ketemu orang lain. “Bandung meni jadi tiris pisan nya euy”  (Bandung jadi sangat dingin, ya) jadi pembuka obrolan paling populer.

Sedikit cerita, rekan kerja saya yang tinggal di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bercerita suhu di daerahnya mencapai 13° Celcius. Lembang memang terkenal dingin, tapi suhu dingin yang mencapai belasan derajat itu adalah hal yang benar-benar baru. 

Setelah berselancar di internet, saya menemukan alasan di balik dinginnya Bandung akhir-akhir ini. Kata sebuah berita, salah satu faktor suhu dingin Bandung adalah fenomena alamiah puncak musim kemarau. Bagi warga setempat, suhu dingin beberapa hari terakhir benar-benar bikin kewalahan. Apalagi untuk orang luar yang sedang mampir atau berencana menetap di Bandung ya. Berikut 4 tanda orang yang sebaiknya tidak mampir atau tidak menetap di Kota Kembang yang semakin dingin ini. 

#1 Tidak kuat dengan suhu dingin di bawah 20° Celcius

Bagi tipe orang yang terbiasa dengan suhu di atas 20° Celcius, maka Bandung saat ini tidak direkomendasikan sebagai tempat tinggal. Ya, karena memang akhir-akhir ini suhu pada beberapa waktu tertentu selalu di bawah 20° Celcius, apalagi di daerah Bandung Utara yang lebih dekat dengan kawasan puncak. Begitulah yang saya rasakan, Kota Kembang ini memang sedang dingin-dinginnya.

Saya yang biasa mandi pagi dengan air biasa karena tidak kuat dengan cuaca Bandung yang ekstrem ini, sekarang selalu menggunakan air hangat untuk mandi. Karena kalau memaksakan pakai air dingin, alhasil persendian di tubuh akan menjadi sakit.

#2 Mempunyai alergi dingin

Tipe orang selanjutnya yang tidak cocok tinggal di Bandung yang semakin dingin ini adalah bagi mereka yang mempunyai alergi dingin. Sebagaimana yang dirasakan oleh istri saya. Tiap harinya dia harus tersiksa dengan cuaca ekstrem yang memang biasa terjadi tiap tahun ini.

Setiap pagi, alergi dingin membuatnya harus siap sedia tisu. Flu dan pilek pasti tidak bisa terhindarkan. Sampai-sampai ia harus merasakan sakit berlebih di bagian hidung akibat cuaca dingin Bandung saat ini. Jangan coba-coba deh yang punya alergi dingin buat tinggal di sini. 

#3 Senang beraktivitas di luar ketika pagi atau malam hari

Walaupun tampak seperti menyegarkan, tapi Bandung sedang tidak baik-baik saja di saat pagi dan malam hari. Karena memang terjadinya penurunan suhu drastis itu terjadi ketika pagi atau malam hari. Bagi mereka yang senang beraktivitas di luar pada dua waktu ini, Bandung bukan tempat yang cocok untuk itu.

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

#4 Gampang sakit akibat cuaca dingin ekstrem

Suhu yang semakin dingin ini membuat beberapa warga Bandung harus beradaptasi kembali. Tak jarang, banyak yang tumbang karena memang tipe orangnya gampang sakit ketika terjadi perubahan cuaca dingin yang menjadi lebih ekstrem. Sehingga membuat beberapa klinik yang saya lewati ketika pulang kerja di Bandung selalu dipenuhi pengunjung yang akan berobat.

Di atas beberapa orang yang saya rasa nggak cocok tinggal atau sekadar mampir di Bandung ketika daerah ini sedang dingin-dinginnya. Kami warga asli saja kewalahan dengan suhu dingin, apalagi kalian yang pendatang. Lebih baik pikir-pikir ulang kalau mau ke sini.  

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sisi Gelap Wisata Lembang, Wisata Indah yang Mencekik Warga Lokal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: Bandungdinginmusim dinginsuhu dinginsuhu dingin bandung
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

UIN Bandung Nggak Mencetak Mahasiswa, tapi Survivor (Unsplash)

Kuliah di UIN Bandung: Ekspektasi Mau kayak Dilan 1990 Realitanya Malah Kaya Mad Max Fury Road

27 November 2025
4 Dosa Besar Mixue yang Menyusahkan Pelanggan

Mixue di Bandung: Fenomena Kelp Shake di Dunia Nyata

29 Desember 2022
Anugerah 'Bandung Dilingkung ku Gunung', Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung  terminal mojok

Anugerah ‘Bandung Dilingkung ku Gunung’, Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung 

13 Juni 2021
Padalarang Kecamatan Paling Mewah di Bandung Barat, Bikin Iri Kecamatan Lain Mojok.co

Padalarang Kecamatan Paling Mewah di Bandung Barat, Bikin Iri Kecamatan Lain

9 Juli 2024
Kota Bandung Mengulangi Dosa Pekalongan Terkait Gaji UMR (Unsplash)

Dosa Pekalongan, yang Juga Terjadi di Kota Bandung: Gaji UMR kok Dianggap Tinggi dan Mapan!

11 Agustus 2023
Mitos Legenda Sangkuriang dan Kaitannya dengan Sesar Lembang

Mitos Legenda Sangkuriang dan Kaitannya dengan Sesar Lembang

1 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.