Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Sudah Waktunya Belgia Menyerahkan Titel Generasi Emasnya ke Inggris

Endrapta Ibrahim Pramudhiaz oleh Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
4 Juli 2021
A A
belgia skuat rerata usia generasi emas mojok

belgia skuat rerata usia generasi emas mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Habis sudah para jagoan Coach Jus… maksud saya jagoan para warganet di pagelaran EURO 2020. Prancis, Portugal, Jerman, dan Belanda sudah keok lebih dulu sebelum babak 8 besar. Jagoan terakhir yang tersungkur adalah Belgia, yang kata orang-orang sedang diisi oleh generasi emas.

Generasi emas dari mana? Generasi emas yang dibuat tidak berkutik oleh timnas yang Piala Dunia 2018 kemarin tidak ikut? Generasi emas yang prestasi terbaiknya hanya di berhasil di finish di posisi ketiga? Hentikan sudah narasi basi itu. Sekarang waktunya kita tarik gelar generasi emas itu dari Romelu Lukaku dkk.

Jangan coba mulai dengan argumen kalau Belgia pernah memuncaki ranking FIFA di tahun 2015. Pencapaian tersebut sudah diragukan oleh banyak orang, kok. Sudah banyak argumen berseliweran di internet yang menyebutkan kalau sistem ranking FIFA itu tidak masuk akal. Belgia sendiri berhasil merangkak ke posisi pertama karena berhasil menang mudah melawan tim-tim emenjana. Sebut saja seperti timnas Siprus dan Andorra.

Dari komposisi pemain, haduh, nggak bisa diharapkan lagi, Bos! Menurut data dari statista.com, umur rata-rata pemain Belgia adalah 29,1 tahun. Angka itu hanya berbeda 0,1 dibanding peringkat pertama, Swedia. Ini timnas dari pilihan pemain saja sudah tidak layak diberi embel-embel generasi emas. 

Sungguh mengenaskan jika berbicara soal umur di timnas Belgia. Di posisi bek, starting lineup mereka didominasi oleh pemain yang sudah berumur 32 tahun ke atas! Belum lagi latar belakang pemainnya yang kebanyakan pemain yang kalah bersaing di tim sebelumnya seperti Thomas Vermaelen dan Jan Vertonghen. 

Deretan pemain lapisnya tidak kalah menyedihkan. Bek seperti Jason Denayer dan Dedryck Boyata yang notabene mereka berdua adalah buangan dari Etihad Stadium, dipercaya untuk menjadi harapan kedua dari fondasi yang sudah terlebih dahulu rapuh.

Lalu ke pemain tengah. Kalau yang bisa dibangga-banggakan hanya Kevin De Bruyne, Inggris juga memiliki Jack Grealish yang oleh klubnya De Bruyne, ingin ditebus dengan mahar sebesar 100 juta pound. De Bruyne sudah mendekati masa kepunahannya. Pemain tengah lainnya seperti Axel Witsel yang bermain di liga-liga kurang kompetitif, juga sudah mulai uzur.

Pemain depan? Ya, ya, ya. Ada Romelu Lukaku yang memang harus saya akui satu-satunya pemain yang cukup bisa dibanggakan. Sisanya? Sama saja seperti yang sudah saya sebutkan. Michy Batshuayi yang jadi korban Chelsea, Christian Benteke yang… Ah sudahlah, dan pemain yang masih bau kencur, yaitu Jeremy Doku.

Baca Juga:

Madura Kitchen, Warung Madura yang sukses Menginvasi Kota London Malah Kena Nyinyir Orang Indonesia Sendiri

Standar Ganda Masyarakat di Desa Terhadap Pelajar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

Jadi, inilah saat yang tepat untuk The Red Devils mengembalikan titel generasi emasnya kembali kepada, tak lain dan tak bukan, The Three Lions. Timnas Inggris. Timnas yang baru saja membabat habis pasukan Andriy Shevchenko. Inggris memastikan dirinya lolos dengan yakin ke semifinal EURO 2020 dengan mencetakkan empat gol ke gawang Ukraina. Sampai perempat final ini, Jordan Pickford juga masih bertahan dengan rekor nirbobolnya.

Mungkin ini dia saatnya mengatakan, it’s coming home!

Pemain-pemain Inggris saat ini sudah lebih baik dari generasi emas mereka kala masih dilatih oleh Sven-Göran Eriksson. Di tiap lini, Gareth Southgate memiliki banyak opsi pemain yang kemampuannya harus diberi jempol oleh satu RT. Umur mereka jauh lebih muda dibanding dengan skuad yang Belgia punya.

Mereka menempati posisi kedua dari akhir, dengan rata-rata umurnya adalah 25,2 tahun. Daun muda. Di starting lineup lawan Ukraina dini hari tadi, ada tiga pemain yang umurnya masih berada di bawah 23 tahun. Salah satu adalah rekrutan terbaru Manchester United, Jadon Sancho.

Soal umur memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Bila dilihat dari statistik, Inggris menang lewat Reece James, bek kanan berusia 21 tahun milik Chelsea yang sampai pertandingan tadi masih menjadi satu-satunya pemain yang memiliki akurasi operan tertinggi sepanjang kompetisi. Posisi keduanya? Axel Witsel. Ha! Kalau di permainan mini soccer, Witsel sudah harus sungkem dulu, nih, sama James.

Ini memang sudah saatnya Inggris mulai meminta tolong Wikipedia memperbarui lamannya tentang Golden Generation dan memasukkan skuad Inggris dari 2018 sebagai generasi emas negri Elizabeth. 

Mungkin kalau berbicara sesuai statistik dan latar belakang pemain terkesan basi, ya. Bagaimana dengan nilai jual dari pemainnya? Inggris sudah jelas berada selangkah di depan. Tim ini memiliki pemain yang harga jualnya sangat tinggi. Empat bek di lini belakang saja sudah habis 200 juta pound lebih. Depan-depannya? Saya lebih baik tidak memulainya.

Intinya, tim ini memiliki prospek yang baik ke depannya. Melihat kompetisi-kompetisi yang akan datang, sepertinya timnas Inggris memiliki banyak kesempatan untuk membuktikan diri bahwa mereka pantas bisa kembali mendapatkan titel generasi emas yang pernah mereka pegang.

Saya, sih, dari sekarang sudah menganggap kalau ini adalah generasi emas Inggris 2.0. Bagaimana dengan kamu?

BACA JUGA Football Is Coming Home Terooos, padahal Juara Aja Belom dan tulisan Endrapta Ibrahim Pramudhiaz lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: belgiagenerasi emasHiburan Terminalinggrisromelu lukakuskuat euro 2020
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz

Endrapta Ibrahim Pramudhiaz

Full time mahasiswa, part time pemburu pengalaman.

ArtikelTerkait

fantasy football euro 2020 mojok

Gara-gara Euro Fantasy Football, Menonton Pertandingan Sepak Bola Jadi Tidak Nikmat

28 Juni 2021
Suka Drakor Era Joseon_ Simak Rekomendasi 7 Drakor Sageuk Berikut terminal mojok

Rekomendasi 7 Drama Sageuk yang Bisa Ditonton Para Pencinta Drakor Era Joseon

21 Juli 2021
rurouni kenshin_ the final samurai x mojok

‘Rurouni Kenshin: The Final’, Live Action Terbaik yang Dibuat Persis Anime Aslinya

21 Juni 2021
Jadi Wadah bagi Keragaman Film Lokal, Ini Film yang Wajib Tonton di Bioskop Online terminal mojok.co

Jadi Wadah bagi Keragaman Film Lokal, Ini Film yang Wajib Tonton di Bioskop Online

14 Juli 2021
Episode Ikatan Cinta Tadi Malam Adalah Episode yang 'Menyala' terminal mojok

Episode ‘Ikatan Cinta’ Tadi Malam Adalah Episode yang Bikin Penonton Nggak Nyantai

6 Juli 2021
bystander effect menolong orang kecelakaan mojok

Bystander Effect, Alasan Seseorang Enggan Menolong Orang Lain di Keramaian

12 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.