Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Stop Menganggap Iklan Sirup Memicu Batalkan Puasa! #TakjilanTerminal23

Nikma Al Kafi oleh Nikma Al Kafi
24 April 2021
A A
Stop Menganggap Iklan Sirup Memicu Batalkan Puasa! #TakjilanTerminal23
Share on FacebookShare on Twitter

Bulan Ramadan, bulan suci bagi umat muslim sudah berjalan hampir setengahnya. Di bulan yang penuh dengan berkah ini semua umat muslim di dunia melaksanakan kegiatan berpuasa. Tapi, nggak semuanya puasa, kok, yang sedang mengalami halangan tentu nggak dipaksa berpuasa. Ada juga yang sengaja nggak berpuasa karena memang lagi nggak mood. Jangan bersikap sinis ke dia, ya. Barangkali dia sekadar ingin menikmati Sirup Marjan yang tentunya nggak merugikan orang lain.

Agaknya, bulan Ramadan menjadi prime time untuk mengiklankan segala jenis sirup di belahan dunia ini, terutama Indonesia. Bahkan, saya pikir iklan sirup yang masif tayang di bulan Ramadan itu seolah telah menjadi tradisi tahunan yang mendarah daging. Sebab, nggak mungkin nggak ada iklan sirup di bulan Ramadan, misalnya Sirup Marjan. Nggak masalah, itu lebih terlihat menghibur dibanding Presiden yang lebih memilih jadi saksi pernikahan daripada saksi tuntasnya kasus pelanggaran HAM.

Tak bisa dimungkiri, sirup memang terlihat begitu lezat dilihat ketika sedang berpuasa. Sering kali membuat orang menelan ludah saat melihatnya. Kelezatannya hingga menghantui angan. Dan saya pikir orang yang gemar nonton TV nggak mungkin nggak melihat iklan sirup itu. Jangan terlalu naif. Siapa pun yang berpuasa dan melihat iklan sirup, pasti berpikir sirup itu segar jika diminum siang hari, apalagi pakai es batu. Hmmm…

Sayangnya, saya nggak jarang mendengar orang berkata bahwa iklan sirup memicu niat untuk membatalkan puasa. Bahkan sekali waktu, teman saya pernah berkata kalau ia batal puasa gara-gara iklan sirup. Orang yang berkata iklan sirup punya potensi bikin batal puasa itu saya anggap agak bermasalah.

Memang fakta nggak bisa disembunyikan bahwa sirup itu tampak menyegarkan di bulan Ramadan. Tak lain pernyebabnya karena orang yang berpuasa tengah merasa haus. Rasanya segala jenis sirup kedudukanya sedang naik derajat lantaran didambakan, namun dalam waktu bersamaan iklan sirup justru dicemooh. Lho, kok nyalahin iklan sirup, sih? Jangan salahkan sirup yang segar diminum di siang bolong itu, dong! Lebih baik merenungi diri saja.

Sesungguhnya iklan sirup itu justru layak dipuji. Terutama iklan Sirup Marjan. Keren, konsepnya nggak itu-itu saja, jadinya enak ditonton. Pada tahun ini, iklan Sirup Marjan menampilkan konsep sejenis cerita legenda. Boleh jadi tahun depan memakai konsep sejarah. Tentu ide seperti itu patut diapresiasi.

Saya merasa iklan Marjan itu lebih baik ditampilkan berkali-kali di TV daripada menampilkan acara pernikahan Aurel dan Atta Halilintar yang nirfaedah, pun nggak ada urgensinya dan lebih membagongkan. 

Jadi begini, lebih baik Anda sekalian yang acap kali goyah imannya karena iklan Sirup Marjan. Stop bilang kalau iklan sirup itu jadi sumber masalah. Lho, kan aneh kalau iklan sirup hanya menampilkan gelas kosong. Seperti iklan Indomie yang menampilkan wadah kosong. Aneh dan berlebihan, saya pikir cuma cari perhatian saja. Ya mungkin maksudnya sebagai usaha menghargai orang yang lagi puasa, tapi tetap saja aneh.

Baca Juga:

Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

Warak Ngendog, Mainan “Aneh” di Pasar Malam Semarang yang Ternyata Punya Filosofi Mendalam

Bagi saya, lebih baik segala bentuk iklan minuman dan makanan itu disikapi biasa saja seperti bulan-bulan lainnya. Ramadan itu bulan yang berkah, tapi jangan mengaburkan keberkahan itu dengan sikap-sikap yang aneh, dong. Iklan-iklan sirup itu justru mengingatkan kita untuk bersikap semestinya ketika menyambut bulan yang berkah.   

Artinya jika kita menyikapi iklan-iklan itu dengan semestinya, kita juga bisa menyikapi para pengusaha warung makan yang buka di siang hari saat Ramadan dengan semestinya juga. Iklan kan hanya memiliki tujuan meyakinkan konsumen. Nggak ada niat buruk untuk menggangu orang puasa.

Begitu juga dengan para pengusaha warung makan yang buka di siang hari. Mereka sekadar meyakinkan para konsumen kalau mereka siap melayani orang yang nggak berpuasa. Lebih-lebih mereka ini sebenarnya melayani orang yang berkeyakinan lain. Sejak dulu saya resah dan gelisah mendengar berita razia warung makan yang buka saat siang hari. Plis, deh. Jangan kaku-kaku gitu pikirannya, Mylov. 

Ingat, bepuasa itu menahan diri dari segala apa pun yang berhubungan dengan nafsu, termasuk amarah. Dengan berpuasa seharusnya kita bisa bersikap lebih adil terhadap sesama. Bukan menciptakan ironi yang menbagongkan seperti melakukan razia terhadap pengusaha makanan yang buka di siang hari itu tadi.

.*Takjilan Terminal adalah segmen khusus yang mengulas serba-serbi Ramadan dan dibagikan dalam edisi khusus bulan Ramadan 2021.

BACA JUGA Kraca, Kuliner Populer Orang Ngapak Pantura dan Banyumasan Tiap Bulan Ramadan. #TakjilanTerminal22 dan tulisan Nikma Al Kafi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2021 oleh

Tags: Batal Puasabulan ramadanIklaniklan marjanTakjilan Terminal
Nikma Al Kafi

Nikma Al Kafi

Lahir di Gunungkidul. Nggak bisa berenang dan memanjat pohon. Mahasiswa Sastra Indonesia di UAD, 2019.

ArtikelTerkait

batal puasa nasi rendang mojok

Batal Puasa Gara-gara Mojok

15 April 2021
sunda gorengan bala-bala gehu mojok

Gorengan, Menu Buka Puasa Segala Kelas Sosial. #TakjilanTerminal07

16 April 2021
Mengenang Sinetron ‘Ikhlas’: Tontonan Buka Puasa yang Bikin Penonton Nggak Ikhlas. #TakjilanTerminal13 terminal mojok.co

Mengenang Sinetron ‘Ikhlas’: Tontonan Buka Puasa yang Bikin Penonton Nggak Ikhlas. #TakjilanTerminal13

19 April 2021
Mempertanyakan Sosok ‘Alien’ Ali Endrawan Penyerang Bisalah Ship yang Sebenarnya terminal mojok

Mengira-ngira Sosok ‘Alien’ Ali Endrawan, Penyerang Bisalah Ship yang Muncul di Iklan Grab Terbaru

14 April 2021
Iklan Marjan, Pertanda Datangnya Ramadan

Iklan Marjan, Iklan Sirop Fenomenal Pertanda Datangnya Ramadan

17 Maret 2023

Iklan Djarum 2004 Adalah Iklan Ramadan Terbaik Indonesia. #TakjilanTerminal15

20 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.