Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Nonton Bola di Stadion Wergu Wetan Kudus, Stadion yang Kata Orang Lebih Mirip Madrasah daripada Stadion

Muhammad Ubaidillah Hanan oleh Muhammad Ubaidillah Hanan
30 September 2025
A A
Foto bangku stadion warna hijau muda dengan tangga

Pengalaman Nonton Bola di Stadion Wergu Wetan Kudus, Stadion yang Kata Orang Lebih Mirip Madrasah daripada Stadion

Share on FacebookShare on Twitter

Stadion Wergu Wetan Kudus memang stadion yang unik. Anda akan bingung ini stadion atau madrasah

Sebagai penggemar tim sepakbola, menonton tim kesayangan di stadion adalah hal biasa. Para suporter, biasanya menonton timnya di laga home (kandang). Namun tak jarang yang menonton laga berstatus away (tandang).

Sebagai penggemar PSS Sleman, terkadang saya menonton pertandingan yang berstatus away. Atau dimainkan di kandang lawan. Dan bagi saya, menonton laga saat away selalu menyisakan cerita.

Begitulah yang saya alami ketika menonton pertandingan antara Persiku Kudus melawan PSS Sleman. Laga tersebut berlangsung seru dan menarik. Namun yang saya ceritakan di sini bukan pertandingannya, melainkan pengalaman selama di stadion, juga corak stadionnya, yakni Stadion Wergu Wetan Kudus. Stadion yang kata orang―maaf—mirip dengan madrasah.

Vibes lorong masuk Stadion Wergu Wetan Kudus memang seperti masuk ke madrasah

Saat memasuki lorong stadion, saya sedikit terkejut dan menyadari bahwa apa yang dikata orang-orang ternyata ada benarnya. Lorong, tangga beserta handrailnya, tembok stadonnya  mirip seperti madrasah atau sekolahan.

Saat berada di lorong, saya merasa seperti akan memasuki kelas madrasah di lantai dua. Bedanya di stadion tidak ada kelasnya. Hanya ada tribun untuk menonton pertandingan. Saat di tribun rasanya bukan seperti di stadion. Melainkan balkon sekolah. Bahkan jika duduk mendekati pagar, saya merasa seperti siswa yang sedang menunggu guru masuk ke kelas.

Ada beberapa tribun yang bentuknya berbeda

Hal lain yang saya soroti dari Stadion Wergu Wetan adalah stadion ini nggak bisa nggak bikin kamu keheranan. Bisa dibilang stadion ini unik. Setiap tribunnya punya bentuk yang berbeda. Ini tidak seperti kebanyakan stadion. Karena mayoritas stadion pasti punya bentuk yang konsisten sama. Baik tribun utara, selatan, timur, atau barat.

Di Stadion Wergu Wetan, cuma tribun utara dan selatan bentuknya sama. Keduanya sama-sama memiliki dua lantai dan atap tribun. Untuk tribun barat terdapat tiga kategori. Pertama yaitu tribun VIP, dengan atap dan hanya memiliki satu lantai. Sekaligus menjadi tribun termahal di Stadion Wergu Wetan. Kategori kedua yakni tribun barat sayap utara, dan ketiganya tribun barat sayap selatan. Keduanya memiliki bentuk yang sama. Hanya satu lantai dan tanpa atap tribun.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Wujud tribun timur pun juga beda lagi. Dengan tribun utara-selatan dan barat. Tribun timur Wergu Wetan memiliki dua lantai, namun tanpa atap di atasnya. Sangat unik bukan?

Videotronnya kecil, dan lebih mirip patok kuburan

Setiap stadion―terlebih era sekarang―umumnya memiliki videotron. Papan digital yang menampilkan skor pertandingan. Biasanya videotron berada di tribun utara dan selatan. Atau tribun belakang gawang. Tapi, di Stadion Wergu Wetan, videotronnya malah mirip seperti patok kuburan. Ukuran kecil dan menancap di tanah. Tidak seperti kebanyakan videtron stadion. Yang berada di atas tribun.

Dan lucunya lagi, videotron di stadion tersebut hanya ada satu. Yang berada di sisi timur depan tribun utara dba nenghadap ke selatan. Praktis saya yang saat itu di tribun utara tidak bisa melihatnya.

Banyak bangunan-bangunan lain di luar Stadion Wergu Wetan Kudus, termasuk mushola

Saat saya dan teman-teman masuk ke area stadion, kami tidak langsung melihat wujud dari Stadion Wergu Wetan. Ini sebab di luar stadion ramai bangunan-bangunan lain. Seperti GOR Bung Karno, tempat tennis indoor, dan mushola.

Bahkan musholanya mirip dengan mushola-mushola di dalam desa, yang bangunannya lengkap dengan tempat wudhu dan kamar mandi, serta nyaman untuk beristirahat. Tidak seperti mushola stadion yang hanya ala kadarnya. Hanya saja Anda harus berjalan kaki beberapa meter menuju mushola tersebut.

Demikianlah pengalaman saya selama berkunjung ke Stadion Wergu Wetan. Stadion yang penuh dengan hal unik. Kalau kamu senang nonton sepak bola, cobalah sesekali mendatanginya.  Dan rasakan sensasi nonton bola di Madrasah Wergu Wetan, eh maksud saya, Stadion.

Penulis: Muhammad Ubaidillah Hanan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Stadion Krida Rembang: Lama Terbengkalai dan Sisa-sisa Harapan untuk PSIR

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2025 oleh

Tags: persiku kudusstadion di kudusstadion wergu wetan kudus
Muhammad Ubaidillah Hanan

Muhammad Ubaidillah Hanan

Alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penggiat studi keislaman. Hobi jalan-jalan dan wisata kuliner. Menulis hanya di kala senggang.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.