Informasi
ADVERTISEMENT

Misteri Sri Sultan HB VII dan Kutukannya pada Raja Jogja yang Makin Hari Makin Nyata

Misteri Sri Sultan HB VII dan Kutukannya pada Raja Jogja yang Makin Hari Makin Nyata

Kutukan yang terlihat “nyata”

Sebelum wafat pada 1931, konon Sri Sultan HB VII mengatakan, “Tidak pernah (akan) ada raja yang meninggal di kraton setelah saya.” Perlu diingat, seorang sultan dianggap berlidah api alias apa yang diucapkan menjadi nyata. Dan dipercaya kata-kata tersebut adalah sumpah yang menjadi kenyataan.

Sri Sultan HB VIII meninggal di kereta saat menjemput GRM Dorojatun. GRM Dorojatun yang menjadi Sri Sultan HB IX juga meninggal di Amerika Serikat saat berobat. Tapi sebelum lanjut, kalian pasti bertanya-tanya, apa pentingnya meninggal di kraton bagi seorang sultan?

Bagi orang Jawa, meninggal di rumah adalah kemuliaan tersendiri. Istilahnya, benar-benar puas dalam hidup bersama keluarga di rumah. Meregang nyawa sembari didampingi keluarga di atas kasur untuk tidur adalah “kesempurnaan” tersendiri. Meninggal di luar rumah dianggap belum sempurna dalam menjalani hidup.

Maka secara tidak langsung, ungkapan ini menunjukkan sumpah agar kematian anak cucunya tidak sempurna. Karena jika kita berangkat dari versi ini, Sri Sultan HB VII harus menyingkir sampai tidak bisa wafat di kraton yang adalah rumahnya. Menyumpahi seluruh raja Jogja agar tidak dapat menyempurnakan kematiannya.

Entah Anda sekalian mau percaya versi yang mana, terserah. Mau percaya versi Kraton Jogja, atau kontroversial, bebas. Saya tak akan menggiring Anda untuk percaya yang mana, yang jelas sudah saya kasih buktinya. Tapi, ya, sejelas itu, masak masih ragu~

Sumber gambar: Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies and Leiden University Library/Wikimedia Commons

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sri Sultan HB II: Saksi Bubarnya VOC, Bapak Pembangunan Jogja, dan 3 Kali Naik Takhta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2024 oleh .

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

Exit mobile version