Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Solo Technopark: Kawasan Futuristik yang Sangat Optimistik

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
20 Februari 2023
A A
Solo Technopark: Kawasan Futuristik yang Sangat Optimistik

Solo Technopark: Kawasan Futuristik yang Sangat Optimistik (Situs resmi Solo Technopark)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sukses dengan tulisan mengenai revitalisasi Kota Solo, rasanya nggak pas kalau kita tidak membahas hal-hal lain di kota ini. Atau setidaknya seluruh objek revitalisasi harus diulas lebih dalam. Berhubung Solo Safari atau Jurug sudah ada tulisannya, maka kali ini mari kita pindah ke sebuah tempat yang lumayan berbau teknologi dan memiliki vibes futuristik. Tidak lain tidak bukan adalah Solo Technopark atau lazimnya disebut STP.

Jujur, saya sempat mengira bahwa pembangunan tempat ini mungkin dimulai di eranya Mas Gibran, kisaran 2020. Tapi saya salah besar. Ternyata ide atau rancangan dari STP ini amat sangat kompleks dan telah ada sejak dulu. Dilansir dari kumau.info, pada 1995, sekelompok akademisi di Solo memiliki ide untuk mengembangkan sumber daya manusia dan sektor industri. Prosesnya pun sangat kompleks. Akademisi mulai membangun sumber daya manusia dengan kerja sama berbagai pihak, termasuk ITB. Ide ini bahkan juga disetujui oleh Presiden saat yang kala itu masih wali kota.

Hingga 2009, dibangunlah Solo Technopark tersebut. Saya belum bisa menemukan bagaimana konsep dan isinya pada awal-awal tersebut. Yang pasti tempat ini adalah salah satu kekuatan besar di Solo yang mungkin saja hendak menyaingi kecanggihan dan metropolitan Jabodetabek. Lalu baru-baru ini, STP mengalami revitalisasi dan telah resmi dibuka. Lokasi STP ini persis berada di belakang kampus Universitas Sebelas Maret.

Spot Solo Technopark yang jadi sorotan

Pertama kali ke sini, ada tiga spot yang jadi sorotan. Pertama, gedung milik Shopee dan Tokopedia yang semula saya kira toko offline. Kedua, gedung milik Garena, dan ketiga ruang untuk syuting podcast. Tapi saya salah, STP ini benar-benar mengagumkan. Suwer deh.

Dua area milik Shopee dan Tokopedia itu ternyata berisi tempat rapat, tempat belajar, dan tempat untuk sekadar nongkrong saja. Bahkan tempat rapatnya sangat dipersiapkan di mana ada televisi untuk presentasi, termasuk tempat belajar berupa meja-meja seperti study café di Korea. Bahkan tersedia juga internet yang bisa diakses dengan mendaftarkan email. Area Garena sendiri dikhususkan buat para anak muda yang senang game dan mabar. Tentu saja, ada tempat untuk santai juga.

Sedangkan di luar itu, masih banyak sekali area untuk berbisnis ruang produktif lainnya. Contohnya ya ruang podcast itu. Sangat amat membantu sekali untuk mahasiswa atau organisasi yang ingin membuat konten. Namun itu dulu, ketika saya datang pada 2022. Sekarang pastilah lebih canggih dan bermacam lagi.

Dilansir dari situs resminya, STP adalah pusat inovasi dan vokasi yang memadukan unsur IPTEK, kebutuhan pasar, industri dengan tujuan menguatkan daya saing daerah. Di situsnya juga terlampir desain lengkap STP yang buat saya, sangat menarik dan terlihat seperti kawasan industri.

Gagasan futuristik yang optimistik

Kalau boleh menggunakan ilmu cocoklogi, STP adalah gagasan masa depan yang sangat menjanjikan. Dengan tersedianya propaganda positif yang menjanjikan dari situsnya, akan sangat menolong para pelaku UMKM. Bahkan juga memberikan kesempatan kepada anak muda dan mahasiswa yang memiliki segudang inovasi serta ide liar nan brutal. STP adalah wadah yang tepat kepada mereka jika hendak mengembangkan segala sesuatu.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Tahun ini, STP berencana untuk terus berkembang dengan skala daya saing mencapai tingkat Asia dan global mulai tahun depan. Sangat optimistik dan menumbuhkan semangat untuk terus bekerja, khususnya para generasi muda.

Akhir kata, STP adalah proyek menjanjikan yang harus terus dijaga kualitasnya. Sebelum saya dituding sebagai pengikut fanatik Mas Wali dari sudut pandang hatersnya, dengan penuh hormat saya katakan bahwa saya hanya mahasiswa biasa.

Bismillah duta teknologi Solo.

Sumber gambar: situs Solo Technopark

Penulis: M. Guntur Rahardjo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Solo (Layak) Mulai Melesat, Jogja Perlahan (dan Pasti) Ditinggal Wisatawan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2023 oleh

Tags: gibranruang ekspresisolosolo technopark
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

Solo dan Jogja, 2 Kota yang Kelihatannya Sangat Mirip tapi Punya Perbedaan yang Nggak Banyak Disadari

Solo dan Jogja, 2 Kota yang Kelihatannya Sangat Mirip tapi Punya Perbedaan yang Nggak Banyak Disadari

1 Maret 2025
Solo Baru: Lokasi di Sukoharjo, tapi Gaya Hidup Mirip Solo, Bikin Sukoharjo Krisis Identitas dan Hilang Arah

Solo Baru: Lokasi di Sukoharjo, tapi Gaya Hidup Mirip Solo, Bikin Sukoharjo Krisis Identitas dan Hilang Arah

21 Mei 2025
Kustini Sri Purnomo dan Parikan Jawa ‘Nandur Opo sing Dipangan, Mangan Opo sing Ditandur’ MOJOK.CO

Kustini Sri Purnomo dan Parikan Jawa ‘Nandur Opo sing Dipangan, Mangan Opo sing Ditandur’

10 Agustus 2020
Laweyan Solo, Kecamatan yang Jarang Dibicarakan padahal Nggak Kalah dari Banjarsari

Laweyan Solo, Kecamatan yang Jarang Dibicarakan padahal Nggak Kalah dari Banjarsari

8 Januari 2026
Klaten

Klaten, Kota Indah yang (Sialnya) Terjepit Jogja dan Solo

9 November 2021
Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo Mojok.co

Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo

14 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.