Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

Sisi Manis Pedagang Buku Online, Profesi yang Bikin Saya Banting Setir Sekian Tahun Lalu

Allan Maullana oleh Allan Maullana
30 April 2020
A A
pedagang buku penjual buku online toko buku online Segalau-galaunya Hubungan Tanpa Status, Masih Lebih Galau Tak Kesampaian Beli Buku di Tanggal Tua

pedagang buku penjual buku online toko buku online Segalau-galaunya Hubungan Tanpa Status, Masih Lebih Galau Tak Kesampaian Beli Buku di Tanggal Tua

Share on FacebookShare on Twitter

Sehabis Subuh tadi ada DM masuk di IG saya, dari teman yang udah lama nggak ketemu. Sekitar 6 tahun, mungkin. Sapaan berubah jadi obrolan, kami saling berbagi kabar dan cerita. Inilah teman yang membuat saya punya panggilan “Pak Mekanik” lantaran setelah lulus sekolah saya kerja di bengkel mobil, kemudian di bengkel motor. Di masa-masa itu kami sangat akrab. Saling berbagi keuntungan dari bisnis spare part yang kemudian uangnya dihabiskan untuk touring-touringan naik motor.

Setelah ngobrol ngalor-ngidul, ada satu pertanyaannya yang menyentuh hati saya.

“Eh, kenapa tiba-tiba banting setir jadi jualan buku?”

Setelah 6 tahun nggak ketemu, jelas saja ada kata ‘tiba-tiba” dalam pertanyaan itu. Saya senyum-senyum sendiri. Sejenak berpikir. Ceritain nggak ya? Tangan saya siap mengetik. Saya nggak tahu harus mulai dari mana.

Ya udah. Ceritain aja.

Saya mulai dari sini saja. Mendengar kata “banting setir”, saya jadi sadar bahwa manusia juga mengalami metamorfosis. Nggak berubah wujud kek kupu-kupu, tapi jalan hidupnya yang berubah. Dulu saya sangat terobsesi dengan otomotif. Hal ini yang mengantarkan saya jadi mekanik motor.

Saya memutuskan berhenti jadi mekanik dan memilih kerja jadi kurir toko di Jakarta karena gajinya lebih besar dari mekanik bengkel motor di Bekasi. Hidup saya terus berjalan. Hari ke hari. Bulan ke bulan. Tahun ke tahun. Saya sudah hilang kontak dengan teman saya ini. Kemudian saya punya pacar yang kini menjadi istri saya.

Bersama istri, saya masuk ke dunia yang istri suka: buku. Istri saya suka baca, nggak heran ketika pertama kali kami satu rumah lebih banyak buku yang dia bawa ketimbang peralatan rumah tangga. Di sini saya iseng-iseng baca buku. Baca bacaan yang direkomendasikan istri saya. Aneh aja, banyak bukunya yang, kok, nggak pernah saya baca sebelumnya.

Baca Juga:

Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku!

CS Online Shop Pekerjaan Paling Menderita Menjelang Lebaran

Ternyata saya malah ketagihan. Satu buku selesai, lanjut ke satu buku lainnya. Nikmat banget ternyata. Satu tahun menikah dan saling beradaptasi, saya dan istri sudah menemukan satu kesukaan yang sama. Suatu hari, saya pingin banget beli buku terbitan dari Buku Mojok. Di Bekasi saya nemu reseller dari Bumo. Saya WA lah reseller itu.

Semakin ke sini semakin banyak aja buku yang saya beli. Terlebih lagi pada buku-buku terbitan Buku Mojok. Saya punya ide, kenapa nggak jadi reseller aja. Di satu sisi saya bisa terus baca buku-buku yang saya minati itu. Di sisi lain dapat harga reseller yang lebih murah dan bisa sekaligus jual buku. Dapat keuntungan lagi.

Dua sampai tiga bulan ide itu bersarang di pikiran saya. Akhirnya saya penuhi persyaratan jadi reseller. Yaaa, awalnya jual buku juga antara niat dan nggak niat. Mikirnya, kalau laku, ya allhamdulillah. Nggak laku, ya baca sendiri aja. Saya nggak pernah berpikir target pasar.

Duh, dibilang saya nggak niat. Boro-boro mikir target pemasaran. Buat cara jualnya aja saya bingung. Paling-paling cuma bisa upload di IG. Ketidakniatan ini nampaknya jadi semacam efek bola salju. Kecepatan membaca saya yang lambat ditambah rasa kemaruk, malah bikin buku-buku yang masih terbungkus plastik malah menumpuk.

Baiklah, saya putuskan buat buka di marketplace, siapa tahu kalian mau singgah, klik di sini aja. Saya mulai promo-promo—sedikit serius lewat medsos @bukumee. Tiga bulan berjalan sudah mulai membuahkan hasil. Teman-teman dari istri saya banyak yang membeli. DUARRR! Saya dapat banyak pesanan lagi ketika buku “Perihal Cinta Kita Semua Pemula” masuk masa PO untuk terbit. Lalu disusul lagi pesanan dari NKSTHI-nya Mas Aik.

Di titik ini, saya baru benar-benar serius memikirkan jalan panjang yang akan saya tempuh menjadi seorang pedagang buku di Bekasi. Saya mulai menanamkan mimpi-mimpi pada diri saya agar semangat berusaha ini punya tujuan pasti. Ya, minimal punya toko fisik dari sekadar online shop. Menjadi toko buku alternatif yang menyediakan buku-buku terbitan indie yang nggak bisa didapatkan di toko buku arus utama.

Saya benar-benar serius belajar cara ngepak buku dengan baik dan aman agar buku yang sampai ke pembeli nggak rusak. Saya jadi benar-benar belajar cara melayani pembeli dengan fast response. Lebihnya lagi, saya jadi belajar desain grafis untuk membuat konten medsos olshop saya. Hal-hal manis menjadi pedagang buku online mulai saya rasakan.

#1 Nggak perlu lagi keluar uang untuk membaca buku

Baca aja buku yang ada. Lah kan niatnya emang gitu, jadi seller biar bisa baca buku. Semakin ke sini, saya malah semakin merasa kebanjiran bahan bacaan. Yah akhirnya sambil menyelam minum nata de coco. Manis kan~

#2 Dapat bayaran lebih dari pembeli

Nggak cuma sekali, pembeli suka ngasih bayaran lebih ke saya. Misalnya udah saya hitung nih harga buku + ongkir, 87 ribu. Sering kali dibayar dengan nilai bulat, jadi 90 ribu. Pernah suatu hari, saat saya lagi ngadain promo cash back. Eh, cash back-nya malah nggak diambil. Katanya si pembeli, “Buat beli susu anaknya aja, Min.”

Terus pernah juga, dari total belanja yang 270 ribuan gitu, dibayarnya malah jadi 300 ribu. Ya jelas saja, saya mempertanyakan lebihnya itu. Tapi katanya, “Nggak apa-apa Min. Sengaja. Buat jajan aja lebihnya.” Ya Allah, beruntung banget hambamu ini. Udah dapat untung dari penjualan, dapat lebihan dari pembayaran pula. Terima kasih ya, Allah.

#3 Jadi tahu buku-buku apa saja yang sedang popular dan best seller

Misalnya, saat Ramadan seperti ini buku-buku bertema religi sedang banyak dicari oleh para pembeli. Dari terbitan Buku Mojok, buku berjudul “Laki-laki yang Tak Berhenti Menangis” dan “Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya” karyanya Rusdi Mathari sedang laris-larisnya di olshop saya.

#4 Punya banyak teman reseller lain dari berbagai daerah di Indonesia

Nggak lepas dari peran WAG yang menjadi tempat untuk mempertemukan kami semua. Selain untuk menjalin silaturahmi dan berbagi informasi seputar dunia perbukuan. Sering kali saya dan teman-teman saling berbagi omset.

Misalnya saya—reseller di Bekasi, ada pembeli dari Bali. Kalau si pembeli itu merasa keberatan dengan harga ongkirnya, saya bisa arahkan ke teman reseller yang ada di Surabaya. Begitu juga sebaliknya, saya pernah dapat lemparan omset dari teman reseller yang ada di Tangerang.

#5 Jadi senang kalau dapat bintang 5 di marketplace

Hal ini menjadi paling manis bagi saya. Apalagi kalau ditambah testimoni di Insta Story, serasa jerih payah saya dalam melayani pembeli, mengepak buku dengan rapih, pergi ke agen ekspedisi—panas-panasan, hujan-hujanan—jadi terbayar semuanya. Uang bukan semata-mata yang saya cari.

Usaha olshop juga bermodal kepercayaan, saya senang jika kepercayaan yang diberikan dari pembeli kepada saya berbuah sebuah testimoni. Lumayan buat naikin rating marketplace. Dari sekian rasa manis yang saya rasakan seolah ini menjadi bonus tersendiri buat saya. Sudah pasti ada juga asam dan pahitnya yang saya rasakan. Tapi saya lebih suka manisnya aja, deh. Uwuwu~

BACA JUGA 5 Promo Paling Ampuh buat Menaikkan Penjualan Olshop dan tulisan Allan Maullana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: Bukumekanikonline shoppenjual online
Allan Maullana

Allan Maullana

Alumni SMK Karya Guna Bhakti 1 Bekasi, jurusan Teknik Mekanik Otomotif. Pemerhati otomotif khususnya Sepeda Motor. Suka baca buku dan menulis catatan di waktu luang.

ArtikelTerkait

Tipe-Tipe Pembeli Online dari Bikin Hati Tentram Sampai Bikin Kelimpungan

Tipe-Tipe Pembeli Online dari Bikin Hati Tentram Sampai Bikin Kelimpungan

15 November 2019
hal yang harus dimiliki penulis buku diterbitkan mojok

Bukan Karya yang Berhasil Dibukukan, Justru Ini 5 Hal yang Harus Dimiliki Penulis

27 April 2020
bodo amat

Bodo Amat dengan Buku “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat”

20 Mei 2019
buku pelajaran jurnalistik pelajaran jurnalisme untuk pemula mojok.co

3 Buku Jurnalistik untuk Kamu yang sedang Belajar

20 Agustus 2020
Mengenalkan Anak Pada Buku Sebagai Kesenangan Ala Eka Kurniawan

Mengenalkan Anak pada Buku Sebagai Kesenangan ala Eka Kurniawan

10 Desember 2019
Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah Mojok.co

Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah

20 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.