Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Sisi Gelap Servis iPhone yang Tak Disadari Konsumen, Menguras Kantong hingga Jutaan Rupiah!

Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi oleh Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi
27 Juli 2024
A A
Sisi Gelap Servis iPhone yang Tak Disadari Konsumen, Menguras Kantong hingga Jutaan Rupiah!

Sisi Gelap Servis iPhone yang Tak Disadari Konsumen, Menguras Kantong hingga Jutaan Rupiah! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika membawa iPhone Anda ke tempat servis, Anda mungkin berharap mendapatkan layanan yang profesional dan jujur. Sayangnya, tidak semua teknisi dan tempat servis bekerja dengan integritas. Beberapa oknum memanfaatkan ketidaktahuan konsumen untuk mendapatkan keuntungan besar. Berikut adalah sisi gelap atau kecurangan umum yang sering terjadi di tempat servis HP, terutama iPhone.

Oknum servis iPhone yang sengaja mengganti komponen hp dengan komponen palsu atau murah

Salah satu bentuk kecurangan yang sering dilakukan oleh oknum servis iPhone adalah mengganti komponen asli iPhone dengan komponen palsu atau berkualitas rendah. Komponen iPhone yang asli memang terkenal mahal, sehingga banyak teknisi nakal yang tergoda untuk mengganti komponen tersebut dengan yang lebih murah. Tapi, mereka tetap menagih konsumen dengan harga komponen asli.

Misalnya, baterai iPhone yang rusak sering kali diganti dengan baterai palsu atau refurbish. Baterai ini mungkin tidak memiliki daya tahan yang sama dengan baterai asli dan bahkan dapat menimbulkan risiko keamanan. Selain itu, layar iPhone yang rusak sering diganti dengan layar palsu yang kualitasnya jauh di bawah layar asli. Layar palsu ini mungkin tidak responsif, memiliki warna yang tidak akurat, dan mudah pecah. Para teknisi kemudian menagih biaya servis iPhone yang tinggi seolah-olah mereka menggunakan komponen asli.

Modus ini sangat sulit dideteksi oleh konsumen awam karena secara fisik komponen palsu sering kali sangat mirip dengan yang asli. Kecuali konsumen memiliki pengetahuan teknis yang cukup mendalam atau menggunakan aplikasi khusus untuk memeriksa keaslian komponen, kecurangan ini hampir tidak terdeteksi.

Overcharging atau penagihan berlebihan

Overcharging adalah praktek di mana teknisi atau tempat servis iPhone menagih biaya yang jauh lebih tinggi dari yang seharusnya. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari menambah biaya layanan yang tidak diperlukan hingga memperbesar kerusakan yang sebenarnya.

Contohnya, jika Anda datang dengan keluhan layar retak, teknisi mungkin akan mengatakan bahwa masalah tersebut juga mempengaruhi bagian dalam ponsel seperti motherboard atau IC. Padahal, yang sebenarnya hanya perlu mengganti layar. Dengan menambah daftar kerusakan, teknisi dapat menaikkan biaya servis hingga beberapa kali lipat dari yang seharusnya.

Selain itu, beberapa tempat servis iPhone juga memanfaatkan ketidaktahuan konsumen dengan menagih biaya yang tidak masuk akal untuk layanan dasar seperti reset pabrik atau update software. Padahal, layanan ini seharusnya gratis atau dengan biaya minimal. Oknum servis ini tahu bahwa banyak konsumen tidak paham tentang detail teknis sehingga mereka cenderung percaya saja dengan penjelasan teknisi dan bersedia membayar lebih.

Pencurian data atau informasi pribadi

Salah satu kecurangan paling berbahaya yang dilakukan oleh oknum servis iPhone adalah pencurian data atau informasi pribadi. IPhone menyimpan banyak informasi sensitif seperti foto, video, pesan, dan data keuangan. Teknisi yang tidak bertanggung jawab dapat dengan mudah mengakses dan mencuri data ini saat ponsel berada dalam perbaikan.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Modus operandi pencurian data ini beragam. Teknisi bisa saja membuat salinan data Anda untuk kepentingan pribadi atau menjualnya ke pihak ketiga. Mereka juga bisa menginstal software mata-mata atau malware yang memungkinkan mereka mengakses data Anda secara terus-menerus, bahkan setelah ponsel dikembalikan kepada Anda.

Kasus lain yang sering terjadi adalah pemerasan, di mana teknisi mengancam akan menyebarkan informasi pribadi atau foto-foto sensitif kecuali konsumen membayar sejumlah uang. Kejadian ini tentu sangat merugikan dan menimbulkan trauma bagi korbannya.

Ketiga kecurangan ini menunjukkan bahwa memilih tempat servis iPhone membutuhkan kehati-hatian dan pengetahuan. Konsumen harus selalu waspada dan melakukan riset sebelum mempercayakan perangkat mereka kepada teknisi. Memilih tempat servis yang memiliki reputasi baik, meminta rekomendasi dari teman atau keluarga, dan selalu meminta komponen yang sudah diganti untuk dibawa pulang dapat membantu menghindari menjadi korban kecurangan.

Tempat servis iPhone yang baik akan selalu memberikan penjelasan yang jujur dan mendetail tentang kerusakan dan biaya yang dibutuhkan, serta menggunakan komponen asli dan berkualitas. Hanya dengan cara ini, konsumen bisa merasa aman dan puas dengan layanan yang diterima.

Penulis: Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 8 Penyakit iPhone yang Bikin Penggunanya Mengumpat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2024 oleh

Tags: iphonepilihan redaksiservis hapeservis iphone
Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi

Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi

Mahasiswa S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Suka menulis.

ArtikelTerkait

Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa Mojok.co

Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa

26 Juni 2024
Raja Brawijaya Fokus TikTok ketimbang Isu Kemanusiaan (Anom Harya via Shutterstock.com)

Bukannya Menyuarakan Keadilan tuk Kaum Marjinal, Raja Brawijaya Malah Fokus Main TikTok biar Viral

17 Agustus 2023
Bagi Orang Madiun, Pecel Tumpang Adalah Inovasi yang Sesat terminal mojok.co

7 Dosa Penjual Nasi Pecel yang Ngaku Asli Madiun

7 Januari 2023
4 Makanan Khas Jawa Timur Hasil Kawin Paksa yang Ternyata Harmonis di Lidah terminal mojok (1)

4 Makanan Khas Jawa Timur Hasil Kawin Paksa yang Ternyata Harmonis di Lidah

21 Oktober 2021
Saya Nggak Menyesal Membeli Honda Vario 125 2013

Honda Vario 125 2013, Motor yang Nggak Saya Sesali Pembeliannya

24 Juli 2023
4 Fried Chicken Lokal yang Rasanya Nggak Kalah sama KFC Dan McD

4 Fried Chicken Lokal yang Rasanya Nggak Kalah sama KFC Dan McD

28 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.