Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sisi Gelap Jalan Kabut, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

Julia Nita Sifa Prabarani oleh Julia Nita Sifa Prabarani
29 Agustus 2024
A A
Sisi Gelap Jalan Kabut UNS, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

Sisi Gelap Jalan Kabut, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist (Jeffrey Beall via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Kabut UNS adalah salah satu jalan paling mengerikan di daerah UNS. Ati-ati, ngeri.

Mencari kos yang strategis adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh maba ketika awal-awal masuk kuliah. Untuk bisa dikatakan strategis, kita bisa menggunakan beberapa indikator pengukur salah satunya jarak dengan kampus. Semakin dekat dengan kampus maka semakin strategis pula kos, mungkin begitu anggap sebagian maba.

UNS juga tidak luput dari fenomena tersebut. Di sini, para maba memiliki beberapa pilihan daerah yang bisa menjadi opsi bagi bagi mereka untuk memilih tempat tinggal selama berada di perantauan. Beberapa di antaranya adalah Jalan Surya, Kartika, ISI, gerbang depan, dan yang biasanya paling diincar adalah Jalan Kabut.

Namun, Jalan Kabut UNS ternyata memiliki beberapa sisi gelap yang mungkin akan bikin maba nyesel karena udah memilih kos di sini.

Uji nyali mahasiswa nol skill berkendara dan lalu lintas yang ganas

Wabil khusus untuk mahasiswa baru dengan skill berkendara yang biasa-biasa aja, ngekos di Jalan Kabut bisa jadi mimpi buruk. Lokasinya yang persis berhadapan dengan gerbang kampus dan terpisah jalan raya membuat mereka mau tidak mau harus memotong arus lalu lintas untuk bisa sampai di Jalan tersebut. Bisa dibilang posisi tersebut lebih mirip dengan persimpangan.

Mungkin kalau jam-jam senggang, menyeberang bukan masalah yang besar. Namun, kalau sudah masuk rush hour apalagi sekitar jam empat sore, persimpangan itu tiba- tiba berubah jadi lautan kendaraan. Kondisi bisa makin chaos karena ada dua halte Batik Solo Trans di dekat persimpangan tersebut. Batik Solo Trans yang ukurannya segede gaban dan berhenti untuk menaik turunkan penumpang biasanya bikin arus tersendat.

Kalau beruntung, mahasiswa bisa dibantu oleh satpam kampus yang kadang-kadang nangkring di jalan kalau lagi ramai. Kalau nggak beruntung, ya wasallam

Curamnya jalanan yang dijamin nggak cocok untuk mahasiswa pemalas

Nah kalau menyeberang jalan tadi adalah mimpi buruk untuk pengendara kendaraan bermotor, kalau yang kali ini adalah mimpi buruk untuk mahasiswa UNS pejalan kaki. Perlu diakui, nggak semua mahasiswa bawa kendaraan ke kampus. Alasannya bisa karena nggak bisa naik motor atau memang belum bisa afford kendaraan tersebut. Untuk mengakali, biasanya mahasiswa pejalan kaki pasti cari kos yang dekat dengan kampus.

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

Bagi mereka yang menjatuhkan pilihannya di Jalan Kabut, selamat karena kalian akan diuji dengan jalan ekstrem setiap hari. FYI, medan di Jalan Kabut ini jauh dari kata landai. Bahkan bisa saya katakan bahwa sepanjang Jalan Kabut ini full turunan. Pokoknya curam abis deh. Bisa dibayangkan gimana lelahnya mahasiswa yang bangun kesiangan dan harus jalan cepet-cepet di medan curam itu.

Perjuangan untuk dapat ilmu emang nggak main-main. Tapi nggak apa-apa, mahasiswa pejalan kaki bisa sekalian kardio dan leg days di Jalan Kabut, hahaha.

Jajanan di Jalan Kabut UNS kurang variasi dan gitu-gitu aja

Kebutuhan akan nyemil biasanya jadi bahan pertimbangan dalam memilih kos. Kadang, kita pengennya cari tempat kos strategis yang deket sama penjual makanan biar kala laper melanda kita bisa jajan di depan kos.

Kalau kalian berpikir bahwa Jalan Kabut sudah cukup banyak jajanan, maka kalian salah besar. Memang ada beberapa penjual, tapi kalau untuk jajanan kalian akan lebih mudah menemuinya di Jalan Kartika atau di Jalan Surya. Jajanan yang bisa ditemui di kedua jalan tersebut juga lebih beragam, jadi gak monoton.

Pada intinya, pemilihan daerah untuk kos itu semuanya tergantung dengan preferensi. Sebelum menentukan pilihan kos, maba-maba harus siap menghadapi tantangan yang ada. Kalau kamu merasa berani dan siap mengubah perjuangan jadi petualangan seru setiap hari, Jalan Kabut bisa jadi pilihan yang menarik! Tapi ingat, cari kos itu seperti cari jodoh—harus klik di hati dan bikin nyaman, bukan cuma soal dekat kampus.

Sumber gambar: Jeffrey Beall via Wikimedia Commons

Penulis: Julia Nita Sifa Prabarani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Sisi Suram Gerbang Belakang UNS yang Sebaiknya Diwaspadai Mahasiswa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2024 oleh

Tags: ISIjalan kabut UNSsoloUNS
Julia Nita Sifa Prabarani

Julia Nita Sifa Prabarani

ArtikelTerkait

rel kereta api slamet riyadi mojok

Jangan Pernah Parkir di Atas Rel Sepanjang Jalan Slamet Riyadi, kecuali Situ Goblok

7 September 2021
Stasiun Lempuyangan Surga Penumpang KRL Jogja Solo(Unsplash)

Derita Penumpang KRL Jogja Solo yang Naik Stasiun Tugu Jogja, Setelah Mencoba Sendiri Mending Naik dari Stasiun Lempuyangan

10 Juni 2025
Tawangmangu karanganyar, Sebaik-baiknya Tempat untuk Pensiun

Tawangmangu, Sebaik-baiknya Tempat untuk Pensiun

3 Januari 2023
Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa bogor

Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa

14 Agustus 2022
4 Privilese Jadi Warga Lokal Solo yang Punya Segalanya, Hidup Jadi Terasa Lengkap Mojok.co

4 Privilese Jadi Warga Lokal Solo yang Punya Segalanya, Hidup Jadi Terasa Lengkap

5 November 2025
Hargai Orang yang Belajar Bahasa Jawa, dong. Jangan Sedikit-sedikit Dibilang Nggak Pantas terminal mojok.co

Panduan Dasar Bahasa Jawa yang Solo Banget

11 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.