Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Abang Lim dalam Serial Upin Ipin Sosok yang Serius dan Cerdas, tapi Diam-diam Menyimpan Sisi Gelap

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
9 September 2025
A A
Abang Lim dalam Serial Upin Ipin Sosok yang Serius dan Cerdas, tapi Diam-diam Menyimpan Sisi Gelap

Abang Lim dalam Serial Upin Ipin Sosok yang Serius dan Cerdas, tapi Diam-diam Menyimpan Sisi Gelap (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Penonton setia Upin Ipin grafik Majapahit, tentunya masih ingat dengan film Geng: Pengembaraan Bermula. Dalam film tersebut diceritakan kasus pencurian durian serta sosok hantu durian yang menghebohkan seluruh warga Kampung Durian Runtuh. Badrol, cucu dari Tok Dalang, berusaha memecahkan misteri tersebut dan mengajak temannya, Abang Lim, untuk datang ke kampung si kembar Upin Ipin.

Sekilas mengenai Abang Lim, dia merupkan pemuda yang serius dan paling pintar di antara karakter lainnya. Dia selalu mempertimbangkan berbagai hal sebelum akhirnya mengambil keputusan. Pokoknya dalam Geng: Pengembaraan Bermula, dia mendapat peran paling menonjol.

Akan tetapi tak ada gading yang tak retak. Di balik sifat serius dan kecerdasannya, Abang Lim ternyata menyimpan sisi gelap yang tak disadari penonton selama ini.

#1 Abang Lim dalam serial Upin Ipin tak selalu serius, pernah bertingkah aneh meledek monyet

Suatu ketika dalam semesta Upin Ipin, Badrol dan Abang Lim diceritakan melakukan perjalanan darat dari Kuala Lumpur menuju Kampung Durian Runtuh naik bus. Mereka menikmati pemandangan hutan lebat serta suasana perkampungan khas Malaysia.

Di tengah perjalanan, Abang Lim melihat seekor monyet yang mengenakan helm dibonceng di atas motor. Dengan iseng dia mengejek monyet itu. Dia memamerkan minuman segarnya dan berpura-pura kehausan sambil menyeruput minuman dengan ekspresi lebay. Monyet itu tampak kesal diperlakukan demikian.

#2 Balap motor dan kebut-kebutan di kampung orang

Setelah perjalanan panjang yang melelahkan, dalam Upin Ipin, dikisahkan Badrol dan Abang Lim akhirnya tiba di Kampung Durian Runtuh. Di rumah Tok Dalang, keduanya beristirahat sejenak sebelum memutuskan untuk berjalan-jalan santai.

Alih-alih jalan-jalan santai, Badrol dan Abang Lim justru mengendarai motor secara ugal-ugalan. Keduanya balapan yang membahayakan diri mereka sendiri dan pengguna jalan lain. Bahkan Abang Lim nyaris kecelakaan karena hampir menabrak mobil yang dikendarai murid Abang Zain.

Tak hanya itu, Abang Lim juga hampir menabrak Sapy, itu lho sapinya Rajoo dalam serial Upin Ipin. Beruntung, dia berhasil mengerem tepat waktu sehingga Sapy selamat. Namun akibat insiden tersebut, Rajoo yang berada di punggung Sapy jatuh ke sungai bersama radio kesayangannya.

Baca Juga:

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

#3 Abang Lim dalam serial Upin Ipin ternyata penakut

Malam harinya, Tok Dalang menceritakan kepada Badrol dan Abang Lim misteri hantu durian. Usai bercerita, Tok Dalang bergegas ke kebun untuk mengambil durian, meninggalkan Badrol dan Abang Lim berdua di rumah. Keduanya pun bersiap tidur.

Tengah malam, Abang Lim terbangun karena ingin buang air besar. Panik, dia mencari kamar mandi di dalam rumah namun tak menemukannya. Dia membangunkan Badrol dan bertanya, Badrol memberi tahu kalau kamar mandi berada di luar rumah.

Mendengar itu, nyali Abang Lim langsung ciut. Bayangan suasana kamar mandi yang gelap dan menyeramkan di luar rumah ditambah cerita hantu durian membuatnya ketakutan. Akhirnya dalam cerita Upin Ipin Abang Lim diceritakan memutuskan kembali tidur sambil menahan keinginannya buang hajat.

#4 Abang Lim malu-maluin, tak tahu cara mengambil durian

Selanjutnya dalam cerita Upin Ipin, Tok Dalang memerintahkan Rajoo mengajak Badrol dan Abang Lim ke kebun durian menggunakan kereta lembu yang ditarik Sapy. Di tengah perjalanan, si kembar Upin dan Ipin pura-pura menghentikan Sapy dan naik ke kereta untuk ikut ke kebun durian Atok.

Setibanya di kebun durian Atok, Abang Lim kagum melihat banyaknya durian yang bergelantungan di pohon siap dipetik. Lantaran tak sabar, Abang Lim nekat memanjat pohon durian langsung. Aksi Abang Lim itu justru mengundang gelak tawa dari Rajoo dan si kembar Upin Ipin. Mereka mengingatkan bahwa durian tidak perlu dipanjat, cukup tunggu buahnya jatuh sendiri.

Badrol hanya bisa geleng-geleng kepala, merasa malu dengan tingkah laku temannya itu. Abang Lim sebenarnya dikenal cerdas, tapi kali ini dia malah kayak anak kota yang kurang pergaulan.

Itulah sisi gelap sosok Abang Lim yang digambarkan serius dan cerdas dalam serial Upin Ipin. Kecerdasannya sih harus kita tiru, tapi sisi gelapnya jangan sampai kita tiru, ya.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2025 oleh

Tags: abang lim upin ipinBadrolepisode upin dan ipinserial Upin IpinTok Dalang Upin IpinUpin dan Ipinupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Mengenal Cikgu Tiger dalam Serial Upin Ipin, Sosok Guru yang Menyimpang dari Makna Digugu dan Ditiru

Cikgu Tiger dalam Serial Upin Ipin, Sosok Guru yang Menyimpang dari Makna Digugu dan Ditiru

4 Juli 2024
Uncle Muthu “Upin Ipin” Nggak Pandai Jualan, Malah Lebih Jago Mail yang Masih TK Mojok.co

Uncle Muthu “Upin Ipin” Nggak Pandai Jualan, Malah Lebih Jago Mail yang Masih TK

10 Juli 2024
Ah Tong Upin Ipin, Tokoh Paling Berpengaruh di Durian Runtuh (Upin Ipin Fandom)

Ah Tong, Karakter Figuran dalam Animasi Upin Ipin yang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh

25 Maret 2024
5 Karakter “Upin Ipin” yang Terkenal Green Flag, tapi Aslinya Red Flag Banget Mojok.co

5 Karakter “Upin Ipin” yang Terkenal Green Flag, tapi Aslinya Red Flag Banget

8 April 2025
5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

12 Maret 2025
Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru! (Mojok.co)

Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru!

10 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026
Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

25 Januari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal MOJOK.CO

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

28 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.