Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
8 Februari 2026
A A
Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon Mojok.co

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lakukan hal-hal ini kalau kereta kalian berhenti cukup lama di Stasiun Cirebon ~

Bepergian dengan kereta api itu menyenangkan. Penumpang bisa duduk nyaman tanpa khawatir macet ataupun turbulensi. Dan, yang paling penting, tidak perlu gelut dengan partner perjalanan kita gara-gara Google Maps. Tinggal naik, duduk, sampai deh ke tujuan.

Belum lagi sensasi khas yang hanya bisa kita temukan saat bepergian dengan kereta. Itu loh, suara ritmis roda besi kereta dan suara khas mbak dan mas announcernya. Ditambah, vibes stasiun yang tak pernah gagal mengundang rindu untuk kembali.

Tapi, namanya juga hidup. Selalu ada bagian yang tidak menyenangkan. Kalau kaitannya dengan perjalanan menggunakan kereta, salah satu hal yang cukup menganggu adalah ketika kereta transit cukup lama di stasiun tertentu. Dan, kalau kalian sering naik kereta lintas utara Jawa, satu nama yang hampir pasti muncul adalah: Stasiun Cirebon.

Kereta-kereta yang berhenti cukup lama di Stasiun Cirebon

Ada beberapa kereta yang transit cukup lama di Stasiun Cirebon. Misalnya, Kereta Api Bengawan. Kereta ekonomi yang melayani perjalanan Solo-Jakarta atau sebaliknya ini berhenti sekitar 15 menit di Stasiun Cirebon. Kereta-kereta lain yang berhenti cukup lama di Stasiun Cirebon adalah KA Argo Lawu, Fajar Utama, Argo Semeru, Taksaka, Senja Utama, Gajayana, dan masih banyak lagi lainnya. 

Bagi yang tidak berada di dalam kereta, tambahan waktu 15-20 menit mungkin kelihatan sebentar. Tapi, bagi penumpang yang sejak berjam-jam lalu sudah duduk manis di dalam kereta, tambahan waktu 15-20 menit akan terasa lama dan menyiksa. Bokong panas, pundak hingga kaki pegel, dan tentu saja… bosan.

Cuma ya, mau gimana lagi? Berhentinya kereta-kereta ini ternyata ada alasannya. Alasannya pun penting. Alias, tidak sesederhana masinisnya mau ngopi, seperti yang disangkakan oleh orang awam.

Alasan kereta bisa berhenti cukup lama

Pertama, Stasiun Cirebon merupakan salah satu simpul penting jalur perkeretaapian di Pantura yang berperan sebagai pengatur lalu lintas. Di titik ini, jalur barat dan tengah Jawa bertemu. Dampaknya, banyak kereta jarak jauh harus berhenti lebih lama karena saling menunggu untuk bergantian melintas.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Kedua, Stasiun Cirebon jadi titik pergantian kru. Istilahnya, aplusan. Ini penting untuk memastikan perjalanan selanjutnya tetap aman, terutama untuk kereta jarak jauh yang masih punya ratusan kilometer ke depan. Ngeri juga kan kalau jarak masih jauh tapi masinis dan kru-nya nggak diganti dari awal. Bisa-bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bukan hanya sekadar pergantian kru saja, ya. Tapi, momen kereta berhenti cukup lama ini juga dimanfaatkan untuk pengecekan teknis ringan. Misalnya, mengisi air toilet, memastikan pintu kereta berfungsi normal, mengecek tekanan rem, hingga memantau kondisi roda dan sambungan antargerbong.

Ketiga, faktor jadwal. Ada kereta yang memang dijatah waktu tunggu lebih panjang agar tidak terlalu cepat tiba di stasiun berikutnya. Biar apa? Biar tertib dan tidak terjadi penumpukan kedatangan.

See? Ternyata, kereta berhenti cukup lama di Stasiun Cirebon itu adalah salah satu bentuk kehati-hatian demi kenyamanan penumpang. Hayoo, siapa yang suka misuh-misuh kalau kereta berhenti cukup lama di stasiun ini? Noh, pintu tobat ada di sebelah kanan.

Hal-hal yang bisa dilakukan

Nah, daripada mengeluh atau misuh ketika kereta berhenti cukup lama, kita bisa melakukan hal-hal menyenangkan yuntuk mengalihkan perhatian. Misalnya, turun ke peron, lalu jalan-jalan sebentar. Yah, itung-itung mereset badan sambil melurusan kaki. Jangan lupa juga mampir ke dispenser air minum yang tersedia di peron stasiun buat isi ulang tumbler.

Momen turun sebentar ini juga bisa dimanfaatkan untuk sebat. Ngaku, para perokok pasti mulutnya kerasa pahit kan menahan diri sekian jam nggak sebat? Maka, bolehlah, sebat sebentar. Yang penting jangan terlalu menjiwai, ya. Takutnya, nggak sadar ketika kereta jalan lagi.

Atau, kalian bisa juga memanfaatkannya untuk beli sesuatu. Entah jajanan, Roti O, atau cemilan lainnya di toko atau outlet yang ada di dalam stasiun. Tapi, pastikan tempat yang kamu tuju tidak penuh sesak dengan pembeli ya. Jadi, kamu nggak akan ketinggalan kereta.

Bahkan, pernah ada yang cerita kalau dia dibela-belain keluar stasiun untuk membungkus nasi jamblang ketika kereta berhenti cukup lama di Stasiun Cirebon. Ya kan mumpung di Cirebon. Sayang banget kalau nggak nyicipin makanan khas Cirebon. Dan memang, ada penjual nasi Jamblang kaki lima yang berjualan dengan pikulan, di belokan jalan, seberang Stasiun Cirebon. Kuncinya: harus siap jalan cepat dan tidak ada antrean pembeli di sana. Dijamin aman.

Misal males turun, ya nggak masalah. Gunakan waktu buat baca, nulis catatan, atau sekadar scrolling cari-cari kelanjutan potongan drama cina.

Pada akhirnya, menyenangkan atau tidaknya sebuah perjalanan bergantung pada cara kita menyikapinya. Kalau setiap hal yang datang ditanggapi dengan emosi dan misuh, ya wajar saja kalau momen berhentinya kereta ini terasa menyiksa. Kalau kamu, apa kegiatan andalanmu ketika kereta berhenti cukup lama?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Nyaman, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2026 oleh

Tags: cirebonjalur utaraKeretakereta apistasiunstasiun cirebon
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

KA Probowangi, Penghubung Surabaya dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma Ada 1

KA Probowangi, Penghubung Surabaya dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma Ada 1

3 Agustus 2023
Kereta Pasundan: Selamat Tinggal Kursi Tegak dan Adu Dengkul

Kereta Pasundan: Selamat Tinggal Kursi Tegak dan Adu Dengkul

7 September 2025
6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

13 Februari 2024
Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

15 Maret 2024
Jalur Pantura Indramayu, Jalur Penghubung Jakarta dan Cirebon yang Penuh Tantangan dan Segudang Masalah

Jalur Pantura Indramayu, Jalur Penghubung Jakarta dan Cirebon yang Penuh Tantangan dan Segudang Masalah

20 Mei 2024
KA Arjonegoro Sidoarjo-Bojonegoro, Kereta yang Menyiksa Penumpang Sepanjang Perjalanan Mojok.co

KA Arjonegoro Sidoarjo-Bojonegoro, Kereta yang Menyiksa Penumpang Sepanjang Perjalanan

12 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.