Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Semisal Tim Sepak Bola Indonesia Menggunakan Konsep Nama Seperti di J. League

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
2 September 2020
A A
nama unik tim sepak bola jepang liga jepang meniru tim sepak bola indonesia mojok.co

nama unik tim sepak bola jepang liga jepang meniru tim sepak bola indonesia mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang bisa ditiru tim sepak bola Indonesia dari Liga Jepang.

Profesionalitas Jepang dalam menyambut sepak bolanya memang tak pernah setengah-setengah. Mulai dari formulasi liga yang digodok dengan matang—bahkan ada yang mengatakan mereka belajar dari Galatama—hingga hal yang biasanya dianggap remeh, logo dan nama.

Liga Jepang, dulu mengadopsi nama-nama yang berbalut dengan nama perusahaan yang memberikan “rumah” bagi mereka. Semisal Sumitomo Metals FC yang kini lebih dikenal dengan Kashima Antlers. Juga Kawasaki Steel Soccer Club yang kini bernama Vissel Kobe. Lebih jelasnya, saya pernah menulis dalam artikel berjudul “Arti di Balik Nama-nama Unik Tim Sepak Bola J.League”. Poinnya, nama-nama di J. League unik-unik, agar sepak bola mereka branding sebaik mungkin.

Perubahan semi-pro menjadi profesional sungguh terlihat amat banyak perbedaannya. Mereka mengedepankan nama daerah dan sebuah akronim yang memikat. Ambil saja contoh Kashima Antlers yang merujuk kepada daerah Kashima yang berarti “Pulau Rusa”. Juga, sama seperti PS. Daygun asal Lombok Utara yang mengambil nama Dayan Gunung sebagai julukan nama kota mereka.

Nah, bagaimana jadinya jika tim sepak bola Indonesia mengadopsi konsep seperti ini? Tentunya, tanpa mengurangi esensi, inilah nama-nama yang cocok menurut saya pribadi.

Tim sepak bola Indonesia #1 Persiba Bantul

Bantul dikenal dengan alam yang indah. Pegunungan dan pantai melebur menjadi kesatuan yang khusyuk. Tradisi dan kepercayaan berbalut dengan indah. Betapa indahnya semisal beberapa hal tersebut dijadikan sebagai dasar nama. Terbayang nama “Consadole Sapporo” yang “Consadole”-nya meleburkan dua hal, maka nama “Tradicul Bantul” melintas di pikiran saya. Tradicul berasal dari “traditional culture of Bantul”.

Tim sepak bola Indonesia #2 Persijap Jepara

Dikenal dengan kerajinan ukiran kayunya, maka nama tim semisal dilibatkan dengan keunikan asalnya akan menjadi menarik. Juga, hadirnya R.A. Kartini seakan menjadi hal yang tak bisa dipisahkan. Mencoba mengadopsi seperti “Vegalta Sendai” yang nama “Vegalta” peleburan dari kebudayaan Tanabata di Sendai, maka nama “Jepara Rankatini” bakal menjadi keren dan tentunya brandingnya akan baik. “Rankatini” berasal dari “ukiran kayu dan R.A. Kartini”.

Tim sepak bola Indonesia #3 Persiharjo Sukoharjo

Tim favorit saya masa kecil ini semisal mau mengubah nama, maka “Patramuka Sukorharjo” akan cocok dan sesuai atribut kedaerahan mereka. Sukorharjo dikenal dengan nama Kabupaten Pramuka, dan “Patramuka” adalah gabungan dari kabupaten dan Pramuka. Selain sarat akan nilai, tim akan paham akan nilai-nilai utama di kabupaten atau daerah asal klub tersebut.

Baca Juga:

Sepak Bola Indonesia Sebaiknya Memang Dibekukan Saja!

PSSI, Begini Cara Booking Lapangan yang Baik dan Benar

Tim sepak bola Indonesia #4 Persig Gunung Kidul

Walau nama “Handayani” sudah keren di mata saya, namun saya sudah menyiapkan nama yang spesial untuk Persig. Dikenal dengan peleburan dua pegunungan, yakni Pegunungan Sewu atau Pegunungan Kapur Selatan, seakan menjadi benteng alami, maka nama “Gunung Kidul Sandtains” akan terdengar sangat intimidatif. Nama ini diambil dari singkatan bahasa Inggrisnya “Pegunungan Sewu”.

Tim sepak bola Indonesia #5 Persikup Kulonprogo

“Kulonprogo Nglabrak” adalah nama yang terlintas. Intimidatif, brandingnya bagus, juga mengangkat nilai-nilai luhur di Kabupaten Kulonprogo. “Nglabrak” merupakan kepanjangan dari tradisi olahraga khas Kulonprogo, Ngalarak Blarak. Dilansir dari Acara Seni, permainan yang biasanya dilakukan di Perbukitan Menoreh ini merupakan permainan dengan menggunakan blarak, yaitu wujud dahan kelapa yang di sana juga masih ada lidi, janur, dan sekaligus pelepahnya.

Tim sepak bola Indonesia #6 Persipa Pati

Bengawan Silugonggo adalah sungai yang ikonik di Kabupaten Pati. Luapannya ketika musim penghujan, seakan memberikan kedigdayaan tersendiri bagi sungai yang melintasi Pati. Dari sana, muncul nama “Silver Pati” yang konsepnya agung dan terjaga. “Silver” saya ambil dari Silugonggo dan river, bahasa Inggrisnya sungai.

Tim sepak bola Indonesia #7 Persebi Boyolali

Boyolali terkenal dengan sebutan Kota Sapi, Nieuw Zeeland van Java, hingga Kota Susu. Dengan alam yang asri dan produksi susu kelas wahid, nama “Daico Boyolali”. Nama ini diambil dari bahasa Inggris sapi perah. Dengan mengangkat unsur lokal, namun tetap bisa menjual dan wangun.

Tim sepak bola Indonesia #8 Persibas Banyumas

Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah, berada di sisi Utara Banyumas, seakan menjadi tameng luar biasa bagi kabupaten ini. dari sanalah, nama unik namun saya yakin orang Banyumas sudah akrab, yakni “Satria Banyumas”. Satria diambil dari motto Kabupaten Banyumas: Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, dan Aman.

BACA JUGA 25 Menit Bersama Vigit Waluyo, Bapak Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2020 oleh

Tags: liga jepangsepak bola indonesia
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

makassar

Tentang “Maaf Sekadar Mengingatkan” yang Lagi Tren di Makassar

9 Agustus 2019
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Sepak Bola Indonesia Sebaiknya Memang Dibekukan Saja!

27 Maret 2023
wasit sepak bola indonesia liga 1 mojok

500 Hari Tanpa Sepak Bola Indonesia, kok Wasitnya Masih Gitu-gitu Aja?

30 Agustus 2021
Hal yang Dilakukan Tsubasa Ozora hingga Taro Misaki Saat Sepak Bola Libur terminal mojok.co

Ketika Sepak Bola Disulap Jadi Arena “Tampar Pemain”

8 Juli 2019
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Sepak Bola Indonesia Kembali Itu Hanya Mimpi

4 Maret 2021
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Merindukan Sepak Bola Indonesia lewat Cerita Lucu Para Pencintanya

20 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.