Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Seakan Rabun, Beberapa Tempat Ini Sering Dianggap Tempat Sampah oleh Orang Goblok

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
19 Januari 2021
A A
Seakan Rabun, Beberapa Tempat Ini Sering Dianggap Tempat Sampah oleh Orang Goblok Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang kita ketahui, kesadaran membuang sampah di tempat sampah bagi orang Indonesia adalah permasalahan turun-temurun yang solusinya sangat sulit ditemukan. Saya curiga gen dalam diri masyarakat Indonesia ini membawa sifat “nggak bisa membuang sampah pada tempatnya” sehingga bisa diwariskan turun-temurun. Dilansir dari CNN, menurut data riset Kementerian Kesehatan diketahui hanya 20 persen dari total masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. Dari data tersebut bisa disimpulkan bahwa dari 10 orang di sekitar kita, hanya 2 orang saja yang peduli akan kebersihan.

Saya sebenarnya juga bukan orang yang bersih-bersih amat, tetapi kalau urusan membuang sampah sepertinya sudah menjadi hal di luar kepala dan nggak perlu sampai diingatkan. Akan tetapi, entah logika dan ajaran dari mana, masih banyak orang yang sekadar pegang bungkus makanan saja rasanya sudah seperti pegang palu Thor. Apa susahnya jalan beberapa langkah buat cari tempat sampah, sih? Jogging buat dipamerin di Instastory saja gampang, giliran jalan 10 langkah buat buang sampah magernya minta ampun~

Tempat sampah di Indonesia sebenarnya sudah cukup merata dan banyak di berbagai sudut. Kalau dibandingkan dengan Jepang yang notabene salah satu negara terbersih di dunia, buat cari tempat sampah saja susah banget, Cuy. Sebenarnya kalian yang hidup di Indonesia sudah cukup dimudahkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Tapi, entah matanya tiba-tiba rabun atau gimana saya juga nggak paham, banyak tempat yang kemudian berubah fungsi menjadi tempat sampah bagi orang-orang ini.

#1 Toilet

Toilet yang nyaman adalah toilet yang bersih. Saya sendiri juga bakal senang kalau mendapati ada toilet yang nyaman, walaupun hanya singgah sebentar sekadar cuci muka atau buang air kecil, karena untuk sekadar dipandang pun sudah menyejukkan hati. Akan tetapi, saya sendiri sudah sangat sering menemui toilet yang kotor dan banyak sampah di dalamnya. Tentunya kita sepakat bahwa toilet seperti itu bikin kita putar balik dan mungkin hanya digunakan sebagai pilihan terakhir saat benar-benar kebelet.

Sampah kecil seperti rokok, plastik, dan bungkus makanan adalah sampah khas yang ada di toilet. Saya sebenarnya juga nggak melarang kalau kalian mau boker sambil ngerokok atau makan, tapi mbok yo dibawa keluar juga sampahnya dan nggak ditinggal sembarangan, Cok! Lebih parahnya lagi kalau ada toilet yang sudah menyediakan tempat sampah di pojok ruangan dan tetap saja masih ada orang goblok yang buang sampah nggak pada tempatnya. Wes angelll~

#2 Pojok bangunan

Orang yang buang sampah di tempat ini bisa dibilang adalah orang yang nggak tahu malu karena kebiasaan buruknya ini dilihat sama orang-orang sekitar, berbeda dengan tempat pertama tadi yang bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Pojok bangunan apa pun yang dirasa punya space kosong seakan terlihat sebagai tempat pembuangan.

Biasanya, orang yang buang sampah di tempat ini punya ciri khas, yaitu pura-pura nggak sadar saat membuang sampah. Ealah Cok, pura-pura nggak sadar sekalipun, semua orang di dunia ini tetap tahu kelakuan sampahmu!

Masalahnya, di tempat terbuka seperti itu, sampah yang menumpuk sangat nggak enak dipandang. Orang yang memiliki hak atas bangunan biasanya juga ikut geram lantaran tanah miliknya tiba-tiba dipenuhi oleh sampah. Mereka harus memasang rambu-rambu semacam “Yang buang sampah di sini BABI!“ agar kejadian yang sama nggak terulang lagi. Memang sih, orang-orang begitu kalau nggak dikatain babi terlebih dahulu nggak bakal tobat.

Baca Juga:

Pekalongan (Masih) Darurat Sampah: Ketika Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Menyapa Saya Saat Pulang ke Kampung Halaman

Bengawan Solo: Sungai Legendaris yang Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

#3 Jalan raya

Orang yang buang sampah di tempat ini adalah orang yang gobloknya sudah tahap paling atas, yaitu merasuk ke dalam jiwa. Buang sampah sembarangan adalah passion bagi mereka karena jalan raya pun bisa jadi tempat sampah. Mereka merasa buang sampah pada tempatnya adalah mitos yang nggak bisa dipercaya kebenarannya dan menganggap itu adalah konspirasi elite global, Cok!

Mau pengendara motor ataupun mobil, yang buang sampahnya ke jalan raya adalah orang yang sangat goblok. Jalan raya adalah tempat yang luas dan panjang sehingga jarang ada petugas kebersihan yang menjaga dan membersihkan area tersebut. Selain itu, kalian kan sudah pakai kendaraan, harusnya bukan perkara yang sulit buat menyimpan sampah sebentar saja sampai ketemu tempat sampah.

Saya lagi enak-enak nyanyi sambil menikmati perjalanan jadi rusak gara-gara kalian buka kaca mobil kemudian werrr buang sampah seenak jidat. Mungkin orang yang melakukan ini menganggap seluruh dunia adalah tempat sampah baginya.

Hal sesepele ini sebenarnya sudah harus tertanam dalam diri biar terbiasa buang sampah pada tempatnya. Buat yang masih suka buang sampah sembarangan, masih ada waktu untuk berubah agar nggak jadi orang yang goblok. Saya sarankan jangan ditunda-tunda. Nggak mau kan nanti malah kena azab liang lahat penuh dengan sampah puntung rokok?

BACA JUGA Buang Sampah Lewat Jendela Mobil Meski Hanya Abu Rokok Itu Nggak Keren! atau tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2021 oleh

Tags: buang sampah sembarangantempat sampah
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

sampah plastik

Plastik Kresek Harus Dijual Mahal

22 Juli 2019
Mengumpulkan 5 Tempat yang Sering Jadi Alternatif Buang Sampah, walau Sejatinya Bukan Tempat Sampah Terminal mojok

Mengumpulkan 5 Tempat yang Sering Jadi Alternatif Buang Sampah, walau Sejatinya Bukan Tempat Sampah

10 Februari 2021
Apakah Anjuran Membuang Sampah pada Tempatnya Masih Relevan?

Apakah Anjuran Membuang Sampah pada Tempatnya Masih Relevan?

14 Juli 2022
Buang Sampah Lewat Jendela Mobil Meski Hanya Abu Rokok Itu Nggak Keren! Terminal Mojok

Buang Sampah Lewat Jendela Mobil Meski Hanya Abu Rokok Itu Nggak Keren!

13 Desember 2020
Dosa Pacaran Melulu yang Diurusin, Dosa Buang Sampah Sembarangan Juga, dong! Terminal Mojok

Dosa Pacaran Melulu yang Diurusin, Dosa Buang Sampah Sembarangan Juga, dong!

4 Desember 2020
nyampah

Mari Menyudahi Nyampah dari Dalam Mobil: Itu Sama Sekali Tidak Etis, Lur

11 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

5 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.