Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nestapa para Pelaju Semarang-Demak, Tiap Hari Cemas karena Banjir Rob Sayung Demak Semakin Mengerikan

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
25 Juni 2025
A A
Nestapa para Pelaju Semarang-Demak, Tiap Hari Cemas karena Banjir Rob Sayung Demak Semakin Mengerikan

Nestapa para Pelaju Semarang-Demak, Tiap Hari Cemas karena Banjir Rob Sayung Demak Semakin Mengerikan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sayung adalah nama sebuah daerah yang cukup terkenal di Kabupaten Demak. Daerah ini kondang karena kerap terjadi banjir rob di sini. Per hari ini, banjir rob semakin parah dan waktu luapan airnya tak menentu. Tentu saja hal ini berdampak ke semua lini kehidupan masyarakat di Semarang, Demak, dan sekitarnya.

Tak hanya soal transportasi yang ruwet gara-gara banjir rob, perekonomian warga juga turut terdampak. Meski begitu, warga Sayung Demak rasanya sudah kebal dengan kondisi “Sayung Sea” ini.

Pemerintah setempat pun belum terlihat melakukan aksi apa-apa. Justru kemarin mencuat kabar dari Menteri PU, Doddy Hanggodo, yang menyebut jika masalah banjir rob di Sayung bisa diselesaikan dengan doa yang tulus. Doa bisa terkabul, tetapi kalau nggak ada usaha dari manusia ya sama saja bohong.

Lantaran tak bisa berharap apa-apa, warga Sayung Demak hanya bisa pasrah. para pelaju Demak-Semarang yang tiap hari melintasi “Sayung Sea” ini juga cuma bisa mengelus dada.

Tiap berangkat dan pulang kerja cek CCTV Sayung untuk mengetahui kondisi terkini banjir rob

Keresahan pertama yang dirasakan para pelaju Semarang-Demak adalah harus rajin mengecek CCTV online untuk mengetahui kondisi jalanan Sayung. Apakah banjir robnya sudah tinggi atau belum dan sebagainya.

Jika banjir rob sudah tinggi, biasanya para pelaju akan mempersiapkan diri. Mereka akan memakai sandal jepit serta melipat celana setinggi lutut sebelum melewati jalanan Sayung.

Kalau kalian juga penasaran dengan kondisi jalanan Sayung Demak, kalian bisa mengecek kanal YouTube CCTV DISHUB KAB. DEMAK. Info CCTV ini sangat bermanfaat, lho. Lucunya, kadang di live chat YouTube ada komentar satir yang kadang menghibur.

Komentar seperti “gawe tambak jos iki”, “mayan gawe ternak kakap karo kerapu”, dsb., bisa kita jumpai di sini. Namun ada juga beberapa komentar yang sangat membantu di sini. Misalnya seperti rekomendasi jalan alternatif supaya pengendara nggak perlu melewati jalanan Sayung yang banjir.

Baca Juga:

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

Nestapa Tinggal di Kendal: Saat Kemarau Kepanasan, Saat Hujan Kebanjiran

Motor rawan berkarat jika melewati banjir rob di Sayung Demak

Keresahan kedua yang dirasakan para pelaju Semarang-Demak adalah kendaraan jadi rawan berkarat. Penyebabnya tentu saja karena air rob yang menggenang alias air laut.

Air laut memiliki kandungan garam tinggi yang bersifat korosif, sehingga membuat barang=barang cepat berkarat. Makanya kalau kalian adalah pelaju yang terpaksa melewati Sayung Demak, berhati-hatilah. Soalnya kendaraan jadi rawan berkarat kalau sering lewat sini.

Jalan jadi berlumut, pengendara mesti ekstra hati-hati

Keresahan lain bagi pelaju yang melintasi jalanan Sayung Demak adalah jalan yang berlumut. Ya, jalanan jadi berlumut gara-gara terkena banjir rob setiap hari. Para pengendara yang melintas patut berhati-hati. Sudah capek-capek pulang kerja, masih harus fokus melewati jalan ini. Kalau naik mobil risiko tergelincir memang minim, lha, kalau pakai motor kudu waspada.

Lumut di jalan ini juga melatih kesabaran pengendara. Pengendara harus memelankan laju kendaraannya tiap lewat sini. Pemandangan di pagi hari yang kerap terlihat adalah pemandangan pengendara motor kepleset.

Begitulah keadaan Sayung Demak yang semakin hari semakin mengerikan. Lewat sini harus ekstra sabar dan hati-hati. Kalau nggak mau lewat sini, kalian bisa melalui jalur alternatif. Tetapi harus putar sedikit lebih jauh.

Saya hanya bisa berharap semoga kejadian banjir rob di Sayung Demak ini bisa segera diselesaikan. Dibutuhkan usaha penanggulangan jangka pendek dan jangka panjang yang seharusnya dipersiapkan oleh pemerintah. Jangan sampai malah berulang tapi tak ada solusinya.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nestapa Wisata Mangrove di Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak: Kurang Promosi Berujung pada Sepi Pengunjung.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2025 oleh

Tags: banjir robdemakKabupaten DemakSayungSayung Demak
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Jalan Kudus-Demak buat Pengendara yang Bernyali Besar

Jalan Kudus-Demak buat Pengendara Bernyali Besar

7 Juni 2023
5 Tips KKN di Demak dari Pemuda Setempat (Unsplash)

Sisi Lain Demak, Kota yang Telanjur Lekat dengan Masjid dan Makam

11 Agustus 2023
5 Julukan yang Cocok Disematkan untuk Demak, Mulai dari Kota Kincir Angin hingga Jalan Seribu Lubang

5 Julukan yang Cocok Disematkan untuk Demak, Mulai dari Kota Kincir Angin hingga Jalan Seribu Lubang

8 Mei 2024
Kilas Balik Stasiun Brumbung Demak, Salah Satu Stasiun Tertua yang Pernah Jadi Kawasan Prostitusi

Kilas Balik Stasiun Brumbung Demak, Salah Satu Stasiun Tertua yang Pernah Jadi Kawasan Prostitusi

28 Mei 2023
5 Kosakata Bahasa Jawa Khas Orang Pati yang Sulit Dimengerti Orang Demak

5 Kosakata Bahasa Jawa Khas Orang Pati yang Sulit Dimengerti Orang Demak

14 Februari 2024
3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

11 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.