Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
1 November 2024
A A
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak kawan tanya ke saya, apakah saya mendukung kalau misal ada razia mi ayam Wonogiri, sama seperti razia warung makan padang di Cirebon kemarin. Katanya, banyak warung mi ayam yang mengaku asli Wonogiri. Saya jelas menjawab tidak akan mendukung, biar saja ada orang yang mengaku. Nggak ada masalah bagi saya.

Statement saya tentu tidak mewakili bakul mi ayam Wonogiri di Indonesia. Ini cuman pendapat pribadi saya saja. Nggak ada untung yang diraih dari razia-razia begituan. Orang Wonogiri asli pasti memilih untuk fokus dengan jualannya, mengejar rezeki jauh lebih masuk akal ketimbang memantik konflik tak perlu.

Saya tak pernah melihat pentingnya pemurnian-pemurnian ini. Setuju bahwa akar suatu kultur harus dipegang dan dilestarikan. Tapi kalau memegang dan melestarikannya dilaksanakan dengan kekerasan, jadi males sendiri. Lagian berantem perkara makanan itu bener-bener nggak masuk akal.

Beda dengan ngeklaim ya. Kalau misal Malaysia tiba-tiba ngeklaim mi ayam Wonogiri adalah milik mereka, ha yo ndasmu.

Mending nggak usah debat aja nggak sih?

Tapi misal ada yang punya ide “pemurnian mi ayam Wonogiri” alias yang jualan harus orang Wonogiri, saya sih pengin nanya ke yang punya ide: mi ayam Wonogiri itu sebenernya kek apa sih yang asli?

Soalnya saya sebagai warga Kota Gaplek asli melihat ada buanyak jenis mi ayam yang beredar. Tiap bakul punya khasnya tersendiri. Ketebalan mi tiap penjual itu berbeda, rasanya pun berbeda. Hell, bumbu ayamnya aja kayaknya pada punya pakem sendiri-sendiri.

Sejauh ini, saya nggak pernah nemu rendang yang berbeda. Setau saya ya rendang itu kayak gitu. Agak masuk akal jika mungkin orang Minang mau bikin standardisasi rendang. Lha kalau mi ayam, standardisasinya gimana?

Nah kalau penjual harus Wonogiri, ini agak tricky juga. Nggak sedikit penjual yang saya kenal itu nggak lahir di Kota Gaplek. Misal, kakek asli Ngadirojo, terus merantau ke Jakarta, terus anaknya lahir di sana. Terus, kakek tersebut punya cucu, lahir di Jakarta juga, dan meneruskan usahanya di Jakarta. Nah, kamu mau nyebut cucunya itu orang Jakarta apa Wonogiri?

Baca Juga:

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

Pantai Gading Purba, Pantai di Wonogiri yang “Menipu” Wisatawan

Yang saya tahu sih, debat ini nggak akan muncul kalau kita nggak ngomongin kemurnian-kemurnian ini. Ketimbang debat, mending pesen mi ayam aja sekarang.

Orang Wonogiri cinta damai

Saya yakin nggak akan ada razia-razia begini sih. Orang Wonogiri yang saya tahu nggak akan bikin masalah nggak perlu kayak begini. Justru mungkin malah ada bagusnya jika ada yang ngeklaim, karena bikin nama Kota Gaplek makin dikenal. Bukankah ini marketing gratis?

Misalnya ada yang ngaku asli Wonogiri dan jebul nggak enak jualannya, ya mau gimana lagi. Di Kota Gapleknya aja banyak kok mi ayam yang nggak enak, apalagi di luar sana. Udah biasa kayak gitu, namanya juga jualan.

Jadi kawan-kawan di luar sana, tenang, penduduk Kota Gaplek cinta damai. Mi ayam kalian dibuat dengan penuh rasa cinta dan kegigihan para perantau. Rasanya tentu saja enak, mosok ngene yo isih takok?

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Ciri Mie Ayam Wonogiri Asli yang Sulit Ditebak Pelanggan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2024 oleh

Tags: mi ayam wonogiriraziawarung makan padangWonogiri
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bikin Orang Jawa Timur Culture Shock Saat Pergi ke Bulukerto Wonogiri

5 Hal yang Bikin Orang Jawa Timur Culture Shock Saat Berkunjung ke Bulukerto Wonogiri

13 September 2024
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri, Tempat Terbaik untuk Hidup, Tempat yang Tepat untuk Lari dari Kecemasan

16 Juli 2023
takhayul

Takhayul yang Masih Banyak Dipercaya: Sukanya Kok Membatasi Ruang Gerak

16 Oktober 2019
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri Ramenya Cuma Waktu Lebaran Pala Kau, Main-mainlah Sini biar Paham!

13 Februari 2023
Rumah Makan Padang yang Tidak Otentik Bukan Dosa (Unsplash)

Rumah Makan Padang yang Tidak Otentik Bukan Dosa, Tidak Perlu Dirazia apalagi Dilarang Jualan

30 Oktober 2024
Nggak Tahu Ada Razia Nggak Akan Menyelamatkanmu dari Tilang makassar

Nggak Tahu Ada Razia Nggak Akan Menyelamatkanmu dari Tilang

26 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.