Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Saya Sudah Menyerah Recook Resep Viral TikTok dan Instagram. Mending Beli, Jelas Lebih Murah dan Enak!

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
6 Desember 2025
A A
Saya Sudah Menyerah Recook Resep Viral TikTok dan Instagram. Mending Beli, Jelas Lebih Murah dan Enak!

Saya Sudah Menyerah Recook Resep Viral TikTok dan Instagram. Mending Beli, Jelas Lebih Murah dan Enak!

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah melalui berbagai fase hidup, saya harus menerima fakta bahwa saya tidak berbakat recook resep viral TikTok dan Instagram.

Saya sudah mencoba berbagai tren makanan yang katanya mudah, praktis, bisa dibuat hanya dalam lima menit dan hanya menggunakan dua bahan saja. Dalgona coffee? Pernah. Corn dog? Sudah. Minuman dupe ala-ala kedai kopi kekinian? Tentu.

Hasilnya membuat saya bertanya-tanya apakah tangan saya ini benar-benar tangan manusia atau sebenarnya tangan saya sudah dikutuk untuk tidak cocok dengan dunia perkulineran. Akhirnya saya sampai pada kesimpulan paling jujur dalam hidup saya: mending beli saja.

Takaran resep yang tidak bisa saya pahami

Pertama, alasan paling dasar dan paling menyebalkan: takaran resep yang tidak jelas. Resep viral di TikTok dan Instagram itu kalau dijembrengin pakai bahasa yang lebih sopan sebenarnya adalah ilmu kira-kira tingkat dewa. Entah kenapa para pembuat resep beranggapan bahwa semua manusia di dunia ini punya kepekaan rasa seperti mereka.

“Tambahkan sejumput garam.” Sejumput itu seberapa? Sejumput orang mana? Terus, sejumput jari siapa? Jari saya jelas beda dengan jari orang lain, kan?

“Tuang susu UHT satu bungkus.” Satu bungkus itu untuk satu porsi atau sebenarnya cukup setengah kalau tidak mau kumat maag?

“Kopi sachet-nya dilarutkan dulu atau masukin langsung sama susunya?” Kalau tidak dijelaskan, jangan salahkan saya kalau hasilnya menggumpal seperti hubungan yang tidak pernah diberi kejelasan.

Belum lagi resep-resep minuman kekinian yang cuma dijelaskan dengan kalimat sakti: “Campur semua, jadi deh!” Padahal ketika saya mencoba, hasilnya tidak “jadi deh”, tapi “jadi apa ini?”

Baca Juga:

7 Rekomendasi Racikan Kopi Kapal Api biar Ngopimu Nggak Gitu-gitu doang

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

Percobaan pertama sering gagal

Orang-orang di TikTok membuat semuanya terlihat mudah. Mereka merekamnya dengan cahaya bagus, background aesthetic, dan suara lembut yang membuat proses memasak terdengar seperti sesi healing.

Tapi itu semua tipu-tipu visual. Percobaan pertama saya selalu gagal. Kalau membuat dalgona coffee adalah ajang kompetisi, saya pasti tersingkir di babak penyisihan dengan skor nol.

Dan saya sadar kalau para kreator resep itu pasti juga awalnya gagal. Mereka pasti sudah mencoba berkali-kali sebelum tampil di kamera dan berkata, “Ini gampang banget, guys.”

Masalahnya, saya tidak punya kesabaran untuk trial and error. Hidup saya sudah cukup trial dan error tanpa harus ditambah oleh eksperimen camilan viral. Daripada saya mencoba bikin bola ubi ungu dan akhirnya jadi bola stres, mending saya beli di tukang gorengan terdekat.

Apalagi kalau harus mencoba dua kali. Dua kali berarti dua kali tenaga, dua kali bahan, dua kali cucian piring, dan dua kali patah hati karena hasilnya tidak seperti di video.

Bikin sendiri belum tentu lebih murah, kadang justru lebih mahal

Ini fakta yang rasanya perlu disosialisasikan ke publik luas bahwa bikin sendiri belum tentu lebih hemat. Era sekarang berbeda dengan era orang tua kita yang bisa bikin es sirup hanya dengan gula pasir dan pewarna makanan.

Sekarang, bikin dupe minuman ala kafe saja harus beli susu UHT full cream, krimer cair, bubuk coklat premium, sirup vanila, dan gula aren cair.

Belum lagi camilan viral harus beli butter, tepung terigu protein rendah, tepung maizena, coklat premium, dan bubuk matcha yang harganya membuat saya mempertimbangkan ulang keputusan hidup.

Sementara beli versi jadi, cukup 12 ribu saja sudah enak, cantik, dan tidak perlu cuci blender.

Logika ekonomi saya menang telak di sini. Memasak itu memang menyenangkan, dengan catatan kalau berhasil. Kalau gagal? Ya itu sama saja membakar uang demi melihat kekacauan yang kita buat sendiri.

Saya sudah menyerah dengan recook resep viral TikTok. Saya tidak mau lagi menipu diri sendiri. Hidup sudah cukup sulit tanpa harus menambahkan eksperimen gagal dalam bentuk makanan dan minuman yang tidak sesuai ekspektasi.

Orang-orang boleh bilang, “Bikin sendiri lebih hemat, lebih sehat, lebih puas.” Tapi buat saya, yang paling sehat adalah mental yang stabil, dan salah satu cara menjaganya adalah dengan berhenti mengikuti resep viral dan langsung beli yang sudah jadi. Lebih aman, lebih pasti, dan, yang paling penting, lebih enak.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Resep Indomie Hack Ala TikTok yang Wajib Dicoba

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2025 oleh

Tags: corn dogdalgona coffeeresep viralresep viral tiktok
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

resep dalgona coffee cara bikin bahan kopi viral mudah cara masak karantina social distancing physical distancing mojok.co

Resep Dalgona Coffee, Kopi Viral Buah Karya Orang yang Bosen Swakarantina

1 April 2020
gagal terus bikin dalgona coffee cara anti gagal mojok

Pelajaran dari Dalgona Coffee yang Gagal

20 April 2020
Jurus Kapal Api Bertahan di Tengah Gempuran Bisnis Kopi

7 Rekomendasi Racikan Kopi Kapal Api biar Ngopimu Nggak Gitu-gitu doang

23 Mei 2023
susu diamond nescafe classic cat rambut miranda oreo rasa vanila laku laris langka pandemi wabah lockdown karantina psbb tiktok tutorial promosi endors mojok

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

28 April 2020
nescafe classic dalgona coffee mojok

Penyebab Nescafe Classic Diburu Orang-orang yang Mau Bikin Dalgona Coffee 

23 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

11 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.