Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

Alfi Khoiru An Nisa oleh Alfi Khoiru An Nisa
21 Januari 2024
A A
Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Namun, sangat bersyukur karena saya tidak mengalami morning sick, sehingga saya dapat pergi ke Semarang dan fokus mengerjakan tesis. Singkatnya begitu, karena jika dilanjutkan akan menjadi cerita pribadi saya. Fokus pada pengerjaan tesis, berikut tips yang dapat saya berikan.

Harus sering-sering bimbingan tesis, bagaimanapun caranya

Pertama, pada saat semester 2 terdapat salah mata kuliah metodologi penelitian, pada pengerjaan luaran atau output dari mata kuliah ini yaitu proposal penelitian (bakal calon proposal tesis) harus dikerjakan dengan serius. Sebab, hal ini dapat memengaruhi proses atau lamanya bimbingan pada semester 3.

Setelah memasuki semester tiga yang ditandai dengan munculnya SK pembimbing, hendaknya sering-seringlah bimbingan. Minimal satu kali bimbingan dalam 1 pekan, baik hanya satu dosen, dan akan lebih baik jika dilakukan bimbingan pada 2 dosen. Maksimal 1 kali dalam 2 minggu.

Misalnya mendapat dosen yang sibuk, dan sulit ditemui, maka selain rajin, harus menambah kesabaran dalam menunggu dosen. Sejatinya tidak ada dosen yang menolak untuk membimbing mahasiswa dengan alasan pribadi, pasti ada tugas yang sedang atau akan dilaksanakan.

Kedua, kalau misalnya ada yang bilang, pertemanan di S2 merupakan pertemanan yang tidak perlu dilakukan, itu salah besar. Dengan adanya teman seperjuangan, melihat progressnya yang lebih unggul atau lebih banyak dibandingkan kita dapat dijadikan sebagai motivasi, bukan sebagai bahan iri semata.

Mungkin 4 bulan, mungkin lebih, tapi nggak mungkin lama

Yang terakhir dan yang paling penting yaitu, semangat dari diri sendiri. Karena mau seisi dunia yang mau memberi semangat atau motivasi, apabila sudah terjebak dengan rasa malas diri, maka semua sia-sia. Intinya, harus selalu bahagia, rajin, dan tidak terlalu memaksakan diri.

Setelah 4 bulan yang berdarah-darah, saya bisa menyelesaikan tesis saya. Apakah tips saya valid? Jelas, wong saya bukti nyata. Tapi, mungkin aplikasinya akan berbeda sebab kita semua menemui realitas yang sama. Hanya saja, jika memang ingin cepat menyelesaikan tesis, cara saya bisa ditiru. Mungkin tidak dalam 4 bulan, tapi saya yakin nggak bakal lama.

Jadi kesimpulannya, yaitu kiat-kiat yang perlu dilakukan yaitu rajin bimbingan, punya teman suportif, dan menanamkan semangat pada diri sendiri. Dan lagi-lagi, butuh mental yang kuat. Semangat mencoba!

Baca Juga:

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

Alumni UNNES: Setelah Lulus pun Harus Berdamai dengan Stereotipe Miring

Penulis: Alfi Khoiru An Nisa
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saya Menyelesaikan Tesis Pascasarjana dengan Modal Cuma Rp120 Ribu, Dapat Nilai A Pula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2024 oleh

Tags: bimbingantesisTipsUNNES
Alfi Khoiru An Nisa

Alfi Khoiru An Nisa

Pemelajar bahasa.

ArtikelTerkait

Panduan Memahami Kesejahteraan PNS sebelum Benar-benar Yakin Ikut Tes CPNS Tahun Ini

Pengalaman Ikut Tes CPNS yang Bikin Kepala Pusing Tujuh Keliling dan Tips Lolos Seleksi

27 September 2023
4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng

UNNES Layak Mendapat Gelar Kampus dengan Nama Terbaik di Indonesia  

16 September 2023
7 Tips Traveling ke Korea Selatan Terminal Mojok

7 Tips Traveling ke Korea Selatan

10 April 2022
5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

21 Agustus 2025
Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co

Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal Seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain

17 September 2025
Hape Mati Mendadak? Coba Atasi Sendiri dengan Cara Ini

Hape Mati Mendadak? Coba Atasi Sendiri dengan Cara Ini

4 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM
  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.