Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Saya Bakul Angkringan dan Ini 6 Menu yang Paling Laris

Grantino Gangga Ananda Lukmana oleh Grantino Gangga Ananda Lukmana
24 November 2020
A A
Saya Bakul Angkringan dan Ini 4 Menu yang Paling Laris Tanpa Harus Diromantisasi terminal mojok.co

Saya Bakul Angkringan dan Ini 4 Menu yang Paling Laris Tanpa Harus Diromantisasi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah mempunyai pengalaman sebagai bakul angkringan di daerah Umbulharjo, Yogyakarta. Menjadi pramuria dan mendengarkan cerita romantis dari para pelanggan adalah makanan untuk mengisi kekosongan hati serta harga diri yang mulai kembang-kempis di masa pandemi. Nggak terkecuali pemandangan busuk kaum pacaran, bagi saya yang masih berstatus single lahir batin.

Wah, edan! Eh, lebih busuk mereka yang hobi romantisasi tapi bobok nyenyak di hotel bintang lima, ding.

Bekerja dari sore di bawah atap terpal hingga tengah malam, dengan backsound motor RX King sebagai penambah suasana kengerian, eh, keramaian, saya menikmati pekerjaan maha ngosak-ngasik ini. Hingga akhirnya gerobak angkringan ini mampu ditumbangkan, diangkut, dan digondol. Oleh siapa? Bapak-bapak Satpol PP yang saya hormati. Nggak apa-apa. Mungkin belum jalannya. Namun ya itu, ada perut yang harus diisi, ada orang tua yang harus dikasihi.

Namun, dibandingkan dengan warmindo, atau orang-orang sering menyebutnya dengan burjonan, angkringan memang di-setting untuk tidak standby selama 24 jam. Mungkin memang ada beberapa, tapi tidak semua angkringan bisa standby selama itu. Maka dari itu, ketika bakul angkringan merasa bahwa barang dagangannya sudah mulai menipis, mereka tak segan untuk memilih kukut saja. Seperti misalnya es batu, nasi kucing, dan gorengan.

Dalam hal ini, saya akan membahas tentang menu angkringan yang sering laris. Bahkan saya sendiri sampai keteteran untuk menyediakan stok menu tersebut saat menjadi bakul angkringan. Apa saja? Ini dia menu-menu yang laris tanpa harus ada romantisasi akun resmi centang biru.

#1 Nasi kucing (iyalah, masak nasi Padang)

Nasi kucing ini adalah menu yang paling diminati oleh pelanggan saat jam-jam makan malam, jam-jam kritis, dan saat tanggal tua. Tapi, paling sering malah saat akhir bulan. Bersanding dengan gorengan yang sudah dingin.

Kesatuan gorengan yang padu, walau anyep dan nggak kriuk, nggak masalah. Selain sambal teri, banyak pula angkringan yang menyediakan nasi oseng. Bagi yang tidak suka makanan pedas, bisa memilih nasi oseng ini. Disandingkan dengan gorengan juga nggak ada salahnya. Tapi ingat, kejujuran kunci utama. Ha iya, nanti saya tekor.

#2 Gorengan

Tak lengkap rasanya jika membahas menu angkringan tanpa gorengan. Adonan, bahan, dan remah-remah yang kerap meninggalkan cerita. Begitu kata Mas Beni Satryo. Gorengan dalam perspektif bapak-bapak dan anak muda yang masih suka nongkrong dan sekadar bermain game, juga merupakan camilan yang kolosal. Tanpa tanding.

Baca Juga:

Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan

Angkringan Paling Aneh Ada di Kulon Progo: Makan Kenyang Murah Sembari Dapat Pemandangan Sawah, Kereta Api, dan Kamar Jenazah

Jangankan bersanding dengan kopi, meluruh bersama es jeruk saja sudah bisa menjadi saksi bisu dalam curhatanmu yang menyedihkan itu, kok. Tak hanya tempe mendoan, bakwan, dan tahu isi. Bahkan sering sekali ditemukan pisang goreng, molen, dan risoles.

Saya harap, bakul angkringan jangan mencampur gorengan dalam satu wadah. Pernah saya saat makan nasi kucing, tapi lauknya pisang goreng. Kan, kalau nggak biasa, jadi aneh rasanya.

#3 Es teh

Minuman ini nggak pernah habis, tapi selalu laris. Refilnya mudah, tapi yang jadi masalah adalah ketika seorang pelanggan yang hanya memesan satu gelas es teh, tapi nongkrongnya bisa sampai 6 jam. Walah hiyung… mbok ya pesen makan atau ngemil-ngemil gitu, lho. Sebenernya bakul angkringan itu sepet liatnya, tapi ya gimana lagi.

#4 Es batu

Lho, saya serius. Dalam mata bakul angkringan, elementer paling wahid ini sudah pasti bakalan cepat larisnya. Ya, walaupun bukan termasuk menu dan kemungkinan ada seorang pelanggan yang memesan satu gelas es batu saja untuk dinikmati dengan cara di-mut, sih. Biarkan urusan mut-mut-an itu untuk Oreo dan orang yang menikmatinya.

Tapi nih ya, maksud saya, es batu sangat penting. Tak peduli cuaca sedang hujan atau gerah-gerahnya, selalu ada pelanggan yang memesan minuman dingin. Dalam hal ini, para bakul sering keteteran jika sudah di atas jam sebelas malam. Cari es batunya yang sulit. Bahkan sering es batunya mencair sebelum jam sembilan malam. Sungguh problematik.

#5 Es jeruk

Bukan jeruk purut tentunya, tapi jeruk nipis. Banyak yang memesan minuman ini hanya untuk merasakan seger-seger. Ya, mungkin karena lelah atau merasa kepanasan dengan cuaca yang tidak memungkinkan seperti ini. Walaupun tanpa es batu, jeruk anget juga bermanfaat untuk menghangatkan badan

#6 Jahe

Rasanya nggak lengkap kalau membahas angkringan tanpa wedang jahe. Nah, minuman yang digadang mampu untuk menghantarkan kehangatan saat dinginnya malam menusuk kenangan serta batin dari masa lalu ini sering sekali kehabisan bahan utamanya. Saat saya menjadi bakul, saya selalu membeli setidaknya setengah kilogram jahe hanya untuk jaga-jaga. Tapi, tetap saja kehabisan.

Itulah setidaknya enam menu yang menyuburkan perut bakul angkringan seperti saya. Mulai dari sekarang, stop bilang tiap sudut Jogja adalah kenangan. Mulailah pola pikir baru, seperti ini, tiap sudut Jogja adalah angkringan yang dagangannya pengin dibeli, bukan cuma dicangkemi di Twitter!

BACA JUGA Ketika Orang yang Biasa ke Angkringan Mengunjungi Kafe Kelas Menengah dan tulisan Grantino Gangga Ananda Lukmana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2021 oleh

Tags: angkringannasi kucing
Grantino Gangga Ananda Lukmana

Grantino Gangga Ananda Lukmana

Bisa disapa di twitter @GrantinoG.

ArtikelTerkait

es teh angkringan

Nggak Hanya Gudeg, Aset Jogja adalah Es Teh Angkringan

5 September 2019
Angkringan Jakarta Bikin Orang Jogja Ngelus Dada Mojok.co

4 Alasan Angkringan Jakarta Bikin Orang Jogja Kecewa

18 Maret 2025
nasi jinggo pindah ke bali arak bali kkn ruu minuman beralkohol mojok

Nasi Jinggo, Kuliner Hemat yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Bali

3 September 2021
Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

17 Februari 2020
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

5 Hal yang Harus Ada kalau Mau Sukses Bisnis Angkringan ala Jogja

16 Juni 2020
Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

18 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.