Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sariwangi, Desa Elite di Bandung Barat dengan Kondisi Jalan Sulit

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
21 Juni 2024
A A
Sariwangi, Desa Elite di Bandung Barat dengan Kondisi Jalan Sulit

Sariwangi, Desa Elite di Bandung Barat dengan Kondisi Jalan Sulit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dari sekian banyak desa di Kabupaten Bandung Barat, ada satu desa yang tampak berbeda dari desa pada umumnya. Desa tersebut adalah Desa Sariwangi. Desa Sariwangi terletak di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, membentang cukup luas, sekitar 244.347 hektare. Di sini terdapat beberapa perumahan elite yang sayangnya tidak berbanding lurus dengan kondisi jalan desa ini.

Selain kompleks perumahan elite, di desa ini juga ada beberapa penginapan yang memiliki rating bagus di Google. Sebut saja Ghatan Home Stay, Coney Ville, hingga Sariwangi Regency. Jujur saja, kehadiran perumahan elite dan penginapan-penginapan ini membuat Desa Sariwangi Bandung Barat ini tampak megah.

Terus bangun bangunan tapi lupa memperbaiki jalan

Ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilalui pengendara yang melewati Desa Sariwangi Bandung Barat. Misalnya Jalan Mekarwangi dan Jalan Sariwangi Selatan. Akan tetapi selama hampir 3 tahun saya melewati jalan-jalan tersebut, tak ada perubahan berarti di sana. Jalanan tetap rusak di beberapa titik dan tentu saja itu membahayakan pengendara yang melintas.

Padahal pembangunan kompleks perumahan dan juga penginapan-penginapan dilakukan lebih masif di sini. Tapi pemerintah daerah lupa memfasilitasi itu semua dengan jalanan yang lebih mulus dan bagus.

Kondisi jalan sempit menyusahkan pengendara yang melintasi Desa Sariwangi Bandung Barat

Dari beberapa jalan yang melewati Desa Sariwangi, jalan yang paling sering saya lewati untuk menuju ke tempat kerja adalah Jalan Sariwangi Selatan. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kondisi jalan ini rusak di beberapa titik dan terasa begitu menyiksa pengendara yang melintas.

Selain rusak, jalan ini juga sempit. Hanya muat dua mobil. Jika masuk jam-jam sibuk seperti jam berangkat kantor atau pulang kantor, jalanan di sini macet.

Kondisi jalanan yang sempit ini juga disebabkan luas lahan di Desa Sariwangi Bandung Barat sudah habis hampir separuhnya oleh rancangan dan pembangunan bangunan yang membuat desa ini tak seperti desa pada umumnya. Yah, minimal kalau mau dibikin jadi kawasan elite, kondisi jalan bisa dilebarkan walau cuma sedikit lah.

Selokan terlalu lebar sehingga rawan kecelakaan

Kondisi selokan di beberapa jalan di Desa Sariwangi Bandung Barat ini rasanya terlalu lebar. Apalagi di Jalan Sariwangi Selatan, ada selokan yang terlalu memakan lebar jalan. Sudah mah jalannya sempit, eh, selokannya kelebaran.

Baca Juga:

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Tak jarang tiap ada dua mobil berpapasan di Jalan Sariwangi Selatan, ada saja yang celaka. Kalau nggak hati-hati dan nggak pas, ban mobil pasti masuk ke dalam selokan jalan ini.

Kondisi perempatan di Desa Sariwangi Bandung Barat kurang ideal

Saya sempat menulis artikel soal Tanjakan Endog di Terminal Mojok beberapa waktu lalu. Nah, tanjakan tersebut terletak di Desa Sariwangi Bandung Barat yang mana juga ujungnya menjelma menjadi perempatan. Tanjakan Endog sendiri menjadi momok bagi pengendara dan warga sekitar yang melintas, ditambah ada perempatan di ujung jalan yang tentu saja tak kalah membahayakan.

Jujur saja melewati perempatan di sini begitu menyebalkan. Kondisi jalannya kurang ideal karena berupa tanjakan maut dan jalannya kerap macet. Sungguh sempurna penderitaan melewati jalanan di Desa Sariwangi Bandung Barat.

Sebenarnya kalau desa ini dibangun perumahan elit dan penginapan boleh-boleh saja. Tapi, seharusnya pemkab dan pihak-pihak terkait tidak melupakan kondisi jalan di desa ini. Jangan hanya bangun, bangun, bangun, tapi infrastruktur di sekitarnya tidak memadai. Kasihan kan pengendara yang melintasi desa ini.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tanjakan Endog di Kabupaten Bandung Barat Diam-diam Bikin Celaka, seperti Ada Malaikat Pencabut Nyawa di Sana.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2024 oleh

Tags: bandung baratDesa SariwangiKabupaten Bandung Baratkomplek perumahanpenginapan
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Memakan Korban

Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Makan Korban

16 Juli 2024
Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang Mojok.co

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang

25 Januari 2025
Tanjakan Endog di Kabupaten Bandung Barat Diam-diam Bikin Celaka, seperti Ada Malaikat Pencabut Nyawa di Sana

Tanjakan Endog di Kabupaten Bandung Barat Diam-diam Bikin Celaka, seperti Ada Malaikat Pencabut Nyawa di Sana

13 Mei 2024
3 Rekomendasi Penginapan di Jogja dengan Sensasi Menginap bak di Tengah Hutan

3 Rekomendasi Penginapan di Jogja dengan Sensasi Menginap bak di Tengah Hutan

11 April 2023
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.