Setiap kita berkunjung ke stasiun kereta api untuk bepergian, hampir selalu ada outlet Roti O. Harum roti ini selalu menghampiri begitu masuk kawasan stasiun. Begitu khas.
Kehadirannya yang hampir ada di tiap stasiun menimbulkan kesan Roti O adalah makanan wajib stasiun. Saya yakin kehadiran outlet-outley ini karena adanya permintaan dari pelanggan. Ya nggak mungkin kan mereka ekspansi ke stasiun-stasiun tanpa ada permintaan siginifikan.
Setelah saya renungkan lagi, mungkin ini beberapa alasan mengapa Roti O begitu disukai penumpang dan jadi makanan wajib di setiap stasiun kereta.
#1 Tidak perlu menunggu waktu lama untuk memesan
Salah satu keunggulan Roti O adalah nilai praktisnya. Ketika jajan di stasiun, tentunya kita tidak ingin memesan makanan yang membutuhkan proses lama untuk bisa dinikmati. Kita tidak ingin berlama-lama menunggu pesanan sampai ketinggalan kereta, bisa panjang urusannya.
Akan tetapi, outlet Roti’O tidak membiarkan hal tersebut terjadi kepada kita. Usai melakukan pembayaran, pegawai hanya perlu memasukkan roti yang sudah distok ke dalam kantong kertas. Selesai, pembeli pun dapat langsung menikmatinya tanpa proses yang panjang.
#2 Roti O praktis, mudah dibawa ke mana-mana
Penggunaan kantong kertas yang ringan untuk menampung roti juga merupakan pilihan yang tepat untuk menambah nilai praktis tersebut. Kita cukup menaikkan setengah bagian dari roti tersebut dari kantong kertas dan bisa memakannya tanpa tangan kita harus berkontak langsung dengan roti tersebut.
Ini membuat konsumen tidak perlu repot-repot mencuci tangan untuk sekadar makan Roti’O, apalagi wastafel di stasiun cukup sulit untuk ditemukan.
Kita juga tidak perlu khawatir bila makanan kita belum habis saat kereta yang kita naiki sudah sampai. Mengingat di dalam gerbong kereta kita tidak boleh memakan sesuatu, kita cukup melipat bagian atas kantong kertas Roti’O dan menyimpannya. Lalu, ketika kita sudah sampai di stasiun tujuan, kita cukup membuka lipatan kantong roti tersebut dan memakannya kembali. Praktis.
#3 Makanan ringan, mengenyangkan, dan enak
Selain praktis, Roti O juga merupakan makanan rasanya tidak perlu diragukan. Bahkan, dari aromanya saja roti ini sudah mengundang seseorang untuk membelinya. Ketika kita membeli dan menggigitnya kita akan merasakan roti dengan rasa kopi yang khas dan manis.
Ukuran dari roti ini juga tidak terlalu besar dan masih tergolong ringan. Cocok untuk orang-orang yang ingin berangkat kerja dengan kereta, tetapi tidak sempat untuk sarapan di rumah. Dan, cocok juga untuk sekadar ngemil bila rasa lapar di perut sudah tidak tertahankan.
Itulah 3 alasan mengapa Roti O begitu dicintai penumpang kereta. Wajar kalau gerai roti merek ini selalu ramai pengunjung di berbagai stasiun. Dan, apresiasi untuk manajemen Roti O yang begitu pandai membaca pasar sehingga semakin mudah kita sebagai pengguna kereta menjumpai outlet-nya di banyak stasiun.
Penulis: Mohammad Rafatta Umar
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
