Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saat Motor Matic Menginjak Usia 5 Tahun, Segeralah Berdamai

Ardi Setianto oleh Ardi Setianto
20 Oktober 2020
A A
Merawat Motor Matic Itu Ribet, 5 Faktor Inilah Penyebabnya terminal mojok.co

Merawat Motor Matic Itu Ribet, 5 Faktor Inilah Penyebabnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya punya pertanyaan nggak begitu penting namun belakangan mengganggu benak saya. Pertanyaan tersebut adalah kenapa garansi mesin sepeda motor keluaran baru hanya tiga tahun? Tak hanya perkara garansi, rata-rata waktu kredit pun maksimal tiga tahun. Setelah usia sepeda motor saya menginjak lima tahun, saya baru tau ini semua.

Usia lima tahun memang identik dengan sifat lucu. Seperti sepeda motor matic saya yang tahun ini menginjak tahun kelima. Ia memang sedang dalam fase lucu-lucunya. Cenderung menggemaskan.

Biasanya, hari Minggu adalah hari untuk bersantai dan istirahat di rumah. Berbeda dengan saya, akhir-akhir ini waktu luang hari minggu habis di bengkel karena masalah-masalah sepeda motor matic saya yang kian kompleks.

Dulu, saya punya jadwal tetap servis sepeda motor tiap dua bulan sekali. Ganti oli, service bulanan, hingga mengganti onderdil yang sudah tidak layak pakai saya lakukan di serbis bulanan itu. Tentu saja bukan saya yang membuat jadwal itu, teknisi dan customer service resmi dealer yang menyarankan.

Sebetulnya waktu service dua bulan sudah cukup ideal dengan mobilitas dan pemakaian saya waktu itu. Sebelum akhirnya dua tahun yang lalu tempat kerja saya pindah. Dari yang hanya berjarak lima kilometer dari kosan, berganti jadi 21 kilometer.

Praktis selama dua tahun ini, saya menarik gas sepeda motor selama lebih kurang berjarak 42 km setiap harinya, kecuali hari Minggu. Belum lagi satu bulan sekali ada ritual pulang kampung dengan jarak pergi pulang sekitar 200 km.

Dengan aktivitas rutin seperti itu membuat sepeda motor saya kehilangan keperkasaan. Motor yang dulu yang selalu perkasa di kala terik dan hujan serta selalu menemani ketika ada kebutuhan mendadak dan penting, kini ia menjadi lesu dan tidak bertenaga.

Dalam tiga bulan terakhir ini hampir setiap minggu saya harus melipir ke bengkel. Kerusakannya beragam dan bergantian. Bulan pertama mengganti van belt yang sudah mulai bersuara kasar saat mesin dijalankan. Bulan kedua mengganti kampas dan minyak rem. Bulan ini lebih memusingkan lagi, saya harus menyisihkan uang lebih banyak untuk mengganti lampu depan yang putus, ban luar yang sudah menipis seperti tabungan di masa pandemi, dan dinamo double starter yang sudah tidak berfungsi.

Baca Juga:

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

Puncak dari semua masalah itu terjadi hari ini, tepat sebelum saya menulis artikel ini. Hari ini saya seperti diingatkan oleh sepeda motor saya lebih keras lagi. Saat pulang kerja, saya dibuat kebingungan karena tiba-tiba mesin mati di tengah perjalanan. Meski sempat tiga kali dapat saya hidupkan kembali dengan double starter yang bisa dibilang masih anyar karena baru diganti bulan ini.

Saat mesin mati keempat kalinya, sepeda motor matic saya sudah tidak dapat dihidupkan lagi. Mata saya langsung berkunang-kunang. Saya nggak paham mesin, mau gimana lagi. Terpaksa saya harus menuntun sepeda motor untuk mencari bengkel yang masih buka. Diiringi suara lalu lalang dan pancaran lampu pengendara lainnya, akhirnya saya menemukan bengkel.

Saat sepeda motor saya ditangani mekanik bengkel, saya menebak mungkin ada masalah lagi dengan dinamo double starter. Namun, tebakan saya salah.

Setelah ketemu masalahnya, mekanik bengkel bilang jika otomatis on/off standar yang menyebabkan mesin sepeda motor saya mati. Beliau memberi solusi untuk sementara waktu otomatis on/off standar tidak difungsikan terlebih dahulu karena waktu yang sudah kelewat malam.

Di sela waktu memperbaiki sepeda motor, segala keruwetan tentang sepeda motor matic saya konsultasikan kepada beliau. Mekanik bengkel bilang jika umur nyaman sepeda motor matic keluaran baru memang sekitar lima tahun. Namun, itu semua juga tergantung dengan perawatannya.

“Makanya rata-rata dealer memberikan garansi mesin dan waktu maksimal kredit tiga tahun, Mas. Kalau lebih dari tiga tahun masalah-masalah kecil sudah mulai muncul. Tapi, balik lagi sama perawatan dan penggunaannya.” Ucap mekanik bengkel sambil memasang ulang bodi motor matic saya yang tadinya berserakan.

Selain mesin yang sudah tidak enak lagi digunakan dan seringnya kerusakan yang mengharuskan pergantian onderdil, masalah sepeda motor matic berusia lima tahun kian terus bertambah. Dari segi tampilan atau bodi, misalnya.

Bulan ini saya masih ada pekerjaan rumah untuk mengganti lapisan jok yang sudah menganga pada bagian tengah, musim hujan yang sudah dekat menjadi alasan utama untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Belum lagi plastik bening pelindung speedometer yang sudah retak-retak akibat tempaan air hujan dan sengatan matahari secara bergantian, hingga kaitan kaca spion yang sudah mulai longgar.

Dari segi kenyamanan juga sudah mulai terasa penurunan performa. Baru-baru ini saya juga merasakan kalau shock breaker belakang sudah tidak berfungsi dengan baik karena terasa keras saat berkendara. Saat melewati marka hazard, saya bisa merasakan seluruh tubuh saya bergetar. Tidak ada benda pegas yang mengontrol gerakan liar sepeda motor matic saya.

Masalah motor saya bertambah dengan sulitnya membuka jok karena kaitan bagian dalam yang sudah mulai dol. Jadi untuk menghindari tatapan sinis pengantre BBM di belakang saya sewaktu mengisi bahan bakar karena terlalu lama membuka jok, saya selalu sigap mengambil start membuka jok lebih awal. Sebuah antisipasi jika kaitan jok sedang iseng sama saya.

Dari pengalaman ini, fungsi dan manfaat sepeda motor sebagai penunjang aktivitas sehari-hari semakin terasa. Terutama bagi saya yang dalam mobilitas harian mengandalkan kegesitan sepeda motor. Dalam sekejap nasihat bapak saya terngiang di kepala.

“Sepeda motormu iku ibarat sikilmu. Ojok lali dirumat. Ojok sampek telat.”

Dari kompilasi pengalaman akhir-akhir ini, mulai hari ini saya belajar untuk berdamai dengan sepeda motor matic saya yang sudah berusia lima tahun. Berdamai dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya.

BACA JUGA Bulan Puasa Gini Enaknya Nyinyirin Dinasti Bupati Kediri atau tulisan Ardi Setianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2020 oleh

Tags: motor matic
Ardi Setianto

Ardi Setianto

Manusia biasa yang menolak untuk merasa cukup pintar. Masih dalam perjalanan panjang memperbaiki cara membaca situasi dan cara menuliskan perasaan.

ArtikelTerkait

suzuki spin MOJOK.CO

Suzuki Spin 125: Motor Matik yang Tercipta untuk Melatih Kesabaran

7 Juli 2020
Kepribadian Orang Dilihat dari Cara Bawa Galon Pakai Motor Matic Terminal Mojok

Kepribadian Orang Dilihat dari Cara Bawa Galon Pakai Motor Matic

14 November 2022
Musim Hujan Tiba, Pengguna Motor Matic Perlu Waspada! gedebage

Musim Hujan Tiba, Pengguna Motor Matic Perlu Waspada!

27 Oktober 2022
Suzuki Skywave 125: Dulu Dibenci, tapi Sekarang Banyak Dicari

Suzuki Skywave 125: Dulu Dibenci, tapi Sekarang Banyak Dicari

16 Januari 2024
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Orang Pintar Bakal Memilih Honda Stylo 160, ketimbang Vespa Matik yang Nggak Nyaman Itu

22 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.