Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Derita Rumah Dekat Tempat Pembuangan Sampah, Harus Siap dengan Bau Menyengat dan Lalat

Rusdi Ngarpan oleh Rusdi Ngarpan
16 Februari 2024
A A
Derita Tinggal Dekat Tempat Pembuangan Sampah, Harus Siap dengan Bau Menyengat dan Lalat Mojok.co

Derita Rumah Dekat Tempat Pembuangan Sampah, Harus Siap dengan Bau Menyengat dan Lalat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya tinggal di rumah dekat Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Selama menempati rumah ini, saya punya lebih banyak pengalaman tidak menyenangkan daripada pengalaman menyenangkan. Itu mengapa saya sering nggak betah tinggal di rumah.

Sebenarnya ada beberapa keuntungan tinggal di dekat Tempat Pembuangan Sampah. Pertama, kalau ingin membuang sampah, entah sampah sehari-hari atau perabotan rumah tidak terpakai, jaraknya nggak terlalu jauh. Hemat uang sampah dan energi. Kedua, kalau mau berjibaku dengan tumpukan sampah, kalian bisa memilah sampah-sampah yang ada. Sampah yang masih layak dijual bisa dikumpulkan ke pengepul. Lumayan, hitung-hitung bisa tambahan uang jajan. 

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, keuntungan-keuntungan itu nggak sebanding dengan penderitaan tinggal di sekitar TPS sementara. Sini saya beri gambaran kenapa tinggal di dekat tempat pembuangan sampah itu menderita.

Bau menyengat bikin muntah 

Salah satu penderitaan yang paling berat adalah bau tidak sedap. Bayangkan saja, kalian bisa sewaktu-waktu mencium bau menyengat sampah. Hingga saat ini saya masih belum terbiasa dengan bau tersebut. 

Kondisinya semakin buruk kalau truk-truk pengangkut sampah dari TPS sementara ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terlambat datang. Baunya benar-benar minta ampun deh! Apalagi kejadian semacam ini seringkali terjadi. 

Kalau sudah seperti itu, saya merasa tinggal di TPA saja. Bau sampah tidak hanya tercium sesekali, tapi setiap saat! Baunya membuat ingin muntah, benar-benar mengganggu kenyamanan dan aktivitas.

Sampah berserakan

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, truk pengangkut sampah sering datang terlambat. Kalau sudah begitu, tidak hanya bau yang mengganggu, sampah-sampah biasanya akan berserakan di mana-mana. Benar-benar mengesalkan ketika melihat sampah orang lain berceceran di depan rumah.

Bisa jadi sampah-sampah itu tercecer karena angin atau terbawa air hujan. Namun, sejauh pengamatan saya, warga memang membuang sampah secara sembarangan. Warga membuangnya dengan cara dilempar, lalu ditinggal begitu saja. Masuk bak sampah ya syukur, nggak masuk ya sudah. 

Baca Juga:

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

Tempat Pembuangan Sampah sumber penyakit

Mereka yang tinggal di rumah dekat tempat pembuangan sampah lebih rentan terkena penyakit. Jelas saja karena lingkungannya yang tidak bersih. Hewan-hewan pembawa penyakit seperti lalat dan tikus menjadi pemandangan sehari-hari. 

Apalagi kalau terjadi hujan sampah-sampah bisa hanyut terbawa air hingga masuk ke dalam rumah. Skenario terburuknya adalah hujan yang menyebabkan banjir. Jelas semua kuman dan bakteri dari TPS bisa menyebar dengan mudahnya. 

Sebagai seseorang yang tinggal di dekat tempat pembuangan sampah, kehidupan seperti ini benar-benar tidak saya sarankan. Memang, harga aset dekat tempat pembuangan sampah lebih miring, tapi itu semua tidak sebanding dengan penderitaannya. 

Penulis: Rusdi Ngarpan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Punya Rumah Dekat SMP Negeri Banyak Masalah, Bikin Nggak Betah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2024 oleh

Tags: RumahSampahtempat pembuangan sampahTPAtps
Rusdi Ngarpan

Rusdi Ngarpan

Alumnus Bahasa Inggris UNNES Semarang, tinggal di Rembang.

ArtikelTerkait

Rumah bekas Belanda

4 Hal Mistis yang Biasa Terjadi di Rumah Bekas Belanda

3 Desember 2021
Jangan Punya Rumah Dekat Jalur Pantura kalau Nggak Siap Menghadapi Hawa Panas dan Truk Tronton "Nyasar" Mojok.co

Jangan Punya Rumah Dekat Jalur Pantura kalau Nggak Siap Menghadapi Hawa Panas dan Truk Tronton “Nyasar”

12 Juli 2024
rumah hunian pengantin baru

Pilihan Rumah Hunian Untuk Pengantin Baru

23 Mei 2019
6 Alasan Orang Kirim Paket ke Kantor, Bukan ke Rumah Sendiri terminal mojok.co

6 Alasan Orang Kirim Paket ke Kantor, Bukan ke Rumah Sendiri

16 Desember 2021
Desa Bebas Polusi Itu Hoaks: Perkara Sampah, Desa dan Kota Sama-sama Pemula

Desa Bebas Polusi Itu Hoaks: Perkara Sampah, Desa dan Kota Sama-sama Pemula

15 Februari 2024
Betapa Merananya Punya Rumah Tanpa Pagar, Jadi Markas Bocil Mabar

Betapa Merananya Punya Rumah Tanpa Pagar, Jadi Markas Bocil Mabar

26 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Warkop STK, penyelamat kaum duit pas-pasan yang ingin healing di Surabaya

Warkop STK, penyelamat kaum duit pas-pasan yang ingin healing di Surabaya

22 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.