Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Rowo Jombor Klaten yang Semakin Meresahkan dan Membahayakan Pengunjung yang Ingin Menikmati Wahana Air

Arum oleh Arum
18 Januari 2024
A A
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Aspek keamanan yang terasa sangat kurang

Meski terbilang murah dan sederhana, saya merasa pengelola Bendungan Rowo Jombor Klaten belum memperhatikan aspek keamanan secara serius. Mau bagaimana, wisata air itu tetap mengandung risiko. 

Sejak pertama kali menjelajahi aspal yang mengitari rawa untuk mencari tempat parkir, saya cukup terheran-heran. Pasalnya, saya masih mendapati banyak dari penumpang perahu tradisional bahkan speedboat yang tidak mengenakan life jacket. 

Mengapa bisa begitu? Mungkinkah mereka tak mendengar kejadian yang terjadi di Kedungombo telah merenggut 9 nyawa pada pertengahan 2021 silam? Tragedi itu terjadi karena muatan melebihi kapasitas sehingga perahu terbalik, ditambah penumpang yang tak mengenakan pelampung.

Singkat cerita, di hari berikutnya, saya mengobrol dengan sebagian orang dari rombongan yang datang bersama saya ke Bendungan Rowo Jombor Klaten kemarin. Pada kesempatan itu, saya juga menyinggung soal tidak adanya baju pelampung yang membuat saya enggan naik perahu. Kami pun saling bertukar pendapat. 

Tampaknya kami memiliki pandangan yang berbeda ketika saya mengemukakan pendapat tentang pentingnya baju pelampung sebagai standar keselamatan. Intinya, mereka yang naik perahu tanpa menghiraukan peralatan keselamatan pun menyadari bahwa pelampung itu penting, tapi tidak sampai mengurungkan niat seperti saya. 

Kudu sadar risiko

Membudayakan pelampung sebagai standar keselamatan ketika beraktivitas di atas air masih sulit tercapai jika setiap individu tidak berusaha menyadari risiko. Bahkan, tanpa memandang seseorang mampu atau tidaknya berenang. Hal ini karena bisa berenang pun masih ada risiko mengalami kaki kram di dalam air dan terseret arus. 

Sekelas tim SAR yang pasti sudah pandai berenang saja masih pakai pelampung saat bertugas, bukan? Begitu juga dengan pengemudi perahu yang tidak mewajibkan penumpang memakai baju pelampung. Apabila sudah sedia pelampung namun penumpang menolak karena alasan kenyamanan pun sebagai pengemudi harus tegas dengan tidak mengizinkan penumpang naik. 

Sudah sepantasnya pemilik usaha memiliki manajemen risiko serta senantiasa menjalankan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di setiap operasionalnya. Ini semua demi keselamatan bersama, bukan. 

Baca Juga:

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

Cukuplah tragedi Kedungombo sebagai pelajaran. Sebuah pengingat yang sangat mahal harganya bagi Bendungan Rowo Jombor Klaten. Akhirnya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi, mau tidak mau, aturan yang telah ada tetap harus ditegakkan dan diawasi oleh pemilik regulasi dan pengelola pariwisata sebagai tonggak pertama. 

Tidak bisa hanya mengandalkan masyarakat sampai kesadarannya meningkat sendiri. Jika begitu, mungkin saja sudah terlambat. Semoga semua pihak, termasuk wisatawan, dapat selalu mengindahkan aturan keselamatan. Saya berharap dengan gencarnya promosi pariwisata pada kawasan berisiko selalu dibarengi dengan kesiapan pada standar keamanannya. Jadi, ke depannya, pengunjung tidak perlu merasa khawatir ketika pelesir ke Bendungan Rowo Jombor Klaten.

Penulis: Arum FR

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2024 oleh

Tags: Bendungan Rowo JomborBendungan Rowo Jombor Klatenjawa tengahklatenrekomendasi tempat wisataRowo Jomborwisata di klaten
Arum

Arum

ArtikelTerkait

Benteng Van der Wijck Gombong Kini Sebatas Wahana Murahan (Unsplash)

Benteng Van der Wijck Gombong, Warisan Sejarah yang Terjebak Jadi Wahana Murahan

20 September 2025
Water Gong di Klaten: Sungai Impian para Ikan terminal mojok.co

Water Gong di Klaten: Sungai Impian para Ikan

16 November 2021
Sidowarno Klaten, Desa Wisata Pewaris Wayang Kulit Kerbau

Sidowarno Klaten, Desa Wisata Pewaris Wayang Kulit Kerbau  

2 Agustus 2024
3 Penginapan di Solo yang Menawarkan Suasana Homey di Tengah Kota

3 Penginapan di Solo yang Menawarkan Suasana Homey di Tengah Kota

3 Juli 2023
Jalan Bangkong Semarang, Jalan Rahasia UNNES dan UNDIP (Unsplash)

Jalan Bangkong Semarang, Jalan Rahasia UNNES ke UNDIP. Sudah Rawan Ambles, Angker Lagi tapi Anehnya Nggak Bikin Kapok

1 Maret 2024
Semarang Kota Hantu (Unsplash.com)

Semarang Kota Hantu: Potensi Aura Mistis dan Sisi Misterius Kota Semarang

5 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.