Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja

Andri Saleh oleh Andri Saleh
9 April 2022
A A
Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja Terminal Mojok bukber

Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjelang pertengahan Ramadan, pasti selalu ada yang namanya kegiatan buka bersama alias bukber. Entah itu bukber dengan teman sekolah, teman kuliah, rekan kerja, maupun dengan mantan. Mantan teman SD, maksudnya. Para PNS juga nggak mau ketinggalan untuk urusan bukber ini. Mereka menggelar kegiatan bukber dengan para pejabat di kantor instansi pemerintah.

Akan tetapi, para abdi negara itu harus menahan hasrat untuk menggelar kegiatan bukber tahun ini. Pasalnya, tempo hari Presiden Jokowi secara resmi melarang gelaran kegiatan buka bersama di kalangan pejabat negara, PNS, hingga TNI dan Polri. Larangan itu mengacu pada Surat Edaran Sekretariat Kabinet Nomor R-0055/Seskab/DKK/3/2022 pada tanggal 24 Maret yang lalu.

Kalau boleh jujur, saya justru menyambut gembira dengan adanya larangan buka bersama bagi PNS ini. Maaf, bukannya saya antibukber-bukber club, tapi selama ini kegiatan buka bersama para PNS lebih terkesan formalitas dan lebih banyak tetek bengek seremonialnya. Alih-alih mempererat tali persaudaraan dan tali-tali lainnya, yang ada malah terkesan membosankan. Kalau kamu pengin tahu seperti apa bukber para PNS itu, kurang lebih beginilah urutan kegiatannya.

Pertama, ada kata sambutan. Kalau ini jelas wajib ada untuk semua kegiatan instansi pemerintah. Jangankan untuk kegiatan bukber, untuk acara pemakaman saja—selama ada pejabat yang hadir—pasti ada kata sambutannya.

Yang bikin kesal biasanya durasi kata sambutan yang mengalahkan durasi khotbah salat tarawih. Belum lagi kalau pejabat yang hadir lebih dari satu, pasti kata sambutannya bergantian. Ini yang bikin lama dan membosankan. Iya, sih, hitung-hitung nunggu beduk magrib, tapi ya nggak sambil mendengarkan kata sambutan juga kali.

Diawali dengan kata sambutan (Shutterstock.com)

Kedua, ada ceramah dari ustaz langganan kantor. Seperti biasa, sambil menunggu azan magrib berkumandang, para PNS akan diberikan siraman rohani dari ustaz-ustaz yang sudah langganan mengisi kegiatan di kantor instansi pemerintah.

Tema yang disampaikan biasanya itu-itu saja. Misalnya tentang amanah memegang jabatan, rasa syukur sebagai PNS, manajemen waktu di tempat kerja, kerja adalah ibadah, dan tema-tema lain yang berkaitan dengan dunia kerja dan organisasi. Pokoknya wes sudah hafal materinya karena sama dengan materi Ramadan tahun lalu.

Ketiga, makan nasi kotak. Menjelang berbuka, biasanya para PNS itu diberi nasi kotak. Percaya atau nggak, saya sudah hafal isi nasi kotak itu meskipun kotaknya belum dibuka. Ini saking seringnya para PNS diberi nasi kotak di setiap kegiatan, ya.

Baca Juga:

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

Ternyata Bulan Puasa dan Lebaran Tidak Lagi Sama Setelah Orang Tersayang Tiada, Tradisi Banyak Berubah dan Jadi Nggak Spesial

Isi nasi kotaknya biasanya ada nasi (ya jelas lah), ayam goreng atau rendang, sayur capcai atau kentang goreng mustafa, dan Aqua gelas. Buahnya kalau nggak pisang, ya jeruk. Oh iya, di dalam nasi kotak juga ada sedotan plastik, tisu, tusuk gigi, dan ini yang paling penting: sendok plastik yang plenyan-plenyon itu.

Nasi kotak wajib ada (Shutterstock.com)

Keempat, tema obrolan tentang pekerjaan. Rasanya nggak afdal kalau kegiatan buka bersama nggak ada acara ngobrolnya. Biasanya, ngobrolnya itu sambil makan nasi kotak tadi. Apa saja sih yang diobrolkan?

Kalau buka bersama alumni biasanya kan ngobrol tentang pekerjaan, kesuksesan, dan pamer kekayaan, nah kalau PNS tema obrolannya nggak kalah membagongkan: pekerjaan. Bayangkan, sudah seharian berkutat dengan pekerjaan, ketika sedang buka bersama pun masih bahas soal pekerjaan. Apa nggak bikin muntah?

Kelima, foto bersama. Sama halnya dengan kata sambutan, sesi foto bersama itu wajib dilakukan. Buat apalagi kalau bukan pamer di media sosial? Nggak lupa pakai caption Islami bertema Ramadan.

Jangan lupa foto-foto (Shutterstock.com)

Untuk komposisi foto bersama, posisi pejabat biasanya di tengah berdampingan dengan ustaz langganan kantor tadi. Sisanya, yang posisinya dipinggir-pinggir atau yang jongkok-jongkok itu, cuma pelengkap.

Nah, begitulah urutan kegiatan bukber PNS di instansi pemerintah. Dan itu selalu berulang dari tahun ke tahun. Gimana? Membosankan, kan? Kalau masih nggak percaya, coba sekali-kali ikutan deh. Eh, tapi harus daftar CPNS dulu, ya?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sambut Bulan Ramadan, Tradisi PNS Adalah 5 Hal Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2022 oleh

Tags: Buka Bersamapns
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial (Unsplash)

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

3 November 2025

Ciri Khusus Warteg yang Rasanya Jarang Bikin Kecewa

16 Oktober 2021
seleksi cpns

Pintar Aja Nggak Cukup, Lolos Seleksi CPNS tuh yang Paling Penting Hoki!

26 Maret 2020
Cikarang dan Status PNS yang Nggak Menarik untuk Buruh Pabrik (Unsplash)

Di Cikarang, Status PNS Tidak Terlihat Menarik. Status Karyawan Tetap Pabrik Adalah Impian yang Lebih Menjanjikan

6 Oktober 2023
CPNS 2023 Segera Dibuka, Berikut Cara Beradaptasi Menjadi PNS (Dani Kurniawan via Shutterstock.com)

CPNS 2023 Segera Dibuka, Berikut Cara Beradaptasi Menjadi PNS

2 Agustus 2023
5 Stereotip PNS yang Sungguh Salah Kaprah terminal mojok.co

5 Stereotip PNS yang Sungguh Salah Kaprah

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.