Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Richeese Factory Bisa Jadi Pilihan di Tengah Fenomena Boikot Produk Israel. Sayang, Menu dan Pelayanannya Bintang Satu

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
18 Juni 2024
A A
Richeese Factory Bisa Jadi Pilihan di Tengah Fenomena Boikot Produk Israel. Sayang, Menu dan Pelayanannya Bintang Satu Mojok.co

Richeese Factory Bisa Jadi Pilihan di Tengah Fenomena Boikot Produk Israel. Sayang, Menu dan Pelayanannya Bintang Satu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dear pengelola Richeese Factory, ini saat yang tepat berbenah diri. 

Beberapa waktu lalu salah satu Terminal Mojok membahas panduan memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Masyarakat memboikot untuk menunjukkan keberpihakan dan empati mereka terhadap banyak warga Palestina yang menjadi korban. Beberapa merek franchise kuliner yang kena boikot ada McDonald’s, Pizza Hut, KFC, Burger King, Domino’s Pizza, dan Starbucks.

Warga kemudian mencari alternatif merek franchise. Salah satu pilihannya jatuh pada Richeese Factory. Franchise restoran siap saji asal Indonesia ini menjual menu utama ayam goreng dan keju. Dilihat dari pilihan menunya, Richeese Factory bisa jadi alternatif McDonald’s dan KFC yang gerainya tersebar di berbagai daerah. 

Jujur saja, sebagai seseorang yang cukup sering makan ayam goreng krispi, saya lega ada Richeese Factory. Selain tidak terafiliasi dengan Israel, rasa ayam gorengnya enak. Kalau boleh menilai dalam bentuk bintang, saya akan sematkan bintang 5 alias paling tinggi. Hanya saja, setelah mampir beberapa kali, saya merasa pelayanan dan menu resto cepat saji asal Bandung ini seperitnya masih bisa dimaksimalkan. Untuk pelayanan dan menunya, saya memberikan bintang 1 saja.  

Menu Richeese Factory bikin saya bingung

Bagi saya, menu Richeese Factory itu membingungkan. Desainnya kurang oke sehingga saya kesulitan menangkap informasi yang disampaikan. Ujung-ujungnya, saya bingung mau pesan apa. 

Misalnya nih, di Richeese Factory ada menu Fire Chicken. Lalu nyempil di salah satu pilihan levelnya. Lalu nyempil lagi pilihan minumannya. Belum selesai, masih ada tambahan menu combo lainnya di menu itu. Saya yang membacanya jadi kebingungan. 

Belum lagi, pilihan menu ayamnya yang mirip-mirip. Sebagai pembeli saya perlu membaca satu-satu sambuk berpikir. Prose memilih menu ini kadang membuat orang-orang di belakang saya menunggu cukup lama. Jadi nggak enak sama pelanggan lain. 

Persoalan desain menu memang terdengar sepele, tapi ini krusial. Waktu memilih menu bisa berpengaruh pada panjangnya antrean. Kalau pelanggan lain terlalu lama menunggu bisa berpengaruh ke tingkat kepuasan. Skenario terburuk, besok-besok pelanggan jadi nggak balik lagi. 

Baca Juga:

Cacat logika menuduh fans timnas Argentina sama dengan mendukung zionis

Iran, Amerika, dan Israel: Tiga Visi Dunia yang Bertabrakan

Pilihan side dish dan minuman perlu diperbanyak

Terkait rasa, saya puas dengan makanan dan minuman yang disajikan Richeese Factory. Saya hanya menyayangkan soal pilihan side dish yang menurut saya terlalu sedikit. Walau tampak sepele, saya rasa keberagaman side dish bisa menjadi poin plus. 

Masih ingatkan bagaimana masyarakat suka membanding-bandingkan es krim vanila dari dua merek franchise restoran cepat saji ternama? Bukan, saya nggak sedang meminta Richeese Factory menyediakan ice cream enak. Saya hanya sedang menunjukkan side dish bisa menjadi poin plus suatu restoran. Syukur-syukur bisa menarik pembeli untuk datang lagi. 

Selain side dish, saya merasa pilihan minuman di resto yang berdiri sejak 2011 ini juga kurang banyak. Semuanya manis-manis, tidak ada pilihan yang lebih ramah di lidah pemudi jompo seperti saya.

Pelayanan bisa lebih dimaksimalkan

Saya merasa pelayanan Richeese Factory kurang efisien. Saya sudah pernah beberapa kali ke dua cabang Richeese Factory. Satu gerai berada di Malang, satu lagi di Surabaya. 

Nah, saya merasakan ada perbedaan pelayanan antara cabang di Malang dan Surabaya. Di cabang Malang, saya memesan menu burger. Selama pesanan saya dibuat, saya dibekali  sebuah alarm wireless. Alarm itu akan berbunyi ketika pesanan saya sudah siap. 

Akan tetapi, pengalaman jajan di Richeese Factory cabang Surabaya sungguh berbeda. Saya memesan dan perlu menunggu karena makanan tersebut sedang dibuat. Saya tidak dibekali  alarm wireless seperti di cabang Malang. 

Kalau kalian berpikir akan dipanggil, itu salah besar. Saya diminta mengestimasi sendiri waktu untuk mengambil pesanan tersebut. Benar-benar merepotkan bolak-balik ke meja pemesanan hanya demi memeriksa pesanan sudah siap atau belum. Seingat saya, pada waktu itu saya memesan side dish. Saya kurang ingat kalau pesanan makanan utama, bisa jadi standarnya berbeda. 

Saya menulis ini karena merasa Richeese Factory seharusnya bisa lebih memaksimalkan momentum boikot produk Israel. Selain momentum, Richeese Factory sebenarnya punya kekuatan lain yakni merek asli Indonesia. Memanfaatkan dua identitas itu, bayangkan berapa banyak kesempatan yang bisa dimaksimalkan. Kedepannya, saya harap Richeese Factory terus berbenah diri. 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sarapan Mie Ayam Adalah Kebiasaan Orang Jakarta yang Paling Aneh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2024 oleh

Tags: boikot israelisraelrestoran cepat sajiricheese factory
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

5 Makian Kasar tapi Enak Didengar untuk Benjamin Netanyahu (Pixabay)

5 Makian Paling Kasar dan Paling Enak Didengar untuk Si Biadab Benjamin Netanyahu

15 Juni 2024
Kata Siapa Makan di A&W Mahal Nih, Rekomendasi Menu A&W dengan Harga Murah dan Rasa Enak Terminal Mojok

Kata Siapa Makan di A&W Mahal? Nih, Rekomendasi Menu A&W dengan Harga Murah dan Rasa Enak

28 Juli 2022
dark mode

Merayakan Era Dark Mode dengan Richeese Black: Seberapa ‘Dark’ Kamu?

11 Oktober 2019
konflik palestina dan israel mojok

4 Alasan Mengapa Konflik Palestina dan Israel Bukanlah Semata Konflik Agama

23 Juli 2020
Pedoman Singkat Memahami Penjajahan Israel untuk Golongan Netral dan Pemuja Zionis Goblok Sok Edgy

Pedoman Singkat Memahami Penjajahan Israel untuk Golongan Netral dan Pemuja Zionis Goblok Sok Edgy

9 November 2023
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Sepak Bola Indonesia Sebaiknya Memang Dibekukan Saja!

27 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.