Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Review Hotel Clickbait di TikTok Itu Jahat, Kalian Ini Cari Apa, Sih?

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
30 September 2025
A A
Review Hotel Clickbait di TikTok Itu Jahat, Kalian Ini Cari Apa, Sih?

Review Hotel Clickbait di TikTok Itu Jahat, Kalian Ini Cari Apa, Sih?

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang belakangan mulai rajin keluyuran tipis-tipis, saya semakin sering bersinggungan dengan konten-konten review hotel di media sosial. Tiap kali buka TikTok atau Reels, pasti ada saja yang muncul di beranda: “Staycation murah meriah di Jogja, cuma 100 ribu per malam!”

Sebagai rakyat biasa dengan rekening pas-pasan, tentu saja saya penasaran. Masak iya di Jogja masih ada hotel proper yang tarifnya cuma satu lembar Soekarno-Hatta? Akhirnya saya klik, tonton, percaya. Begitu pola jebakannya. Setelah menonton, kita jadi paham kalau sudah tertipu clickbait demi hook konten, rela memelintir harga biar penonton terjebak.

Bualan “100 Ribu” yang nyatanya dibagi empat orang

Paling sering, tipuan review hotel ini modelnya begini: caption-nya “murah banget cuma 100 ribu”, tapi kalau ditonton sampai habis, baru ketahuan kalau itu tarif per orang. Bukan per kamar.

Misalnya harga kamarnya 400 ribu, tapi reviewer bilang, “Gila, cuma 100 ribu, lho, semalam!” Ternyata syaratnya: harus bawa 3 temen, tidur dempet-dempetan di kasur. Kalau solo traveling? Ya tetep bayar 400 ribu.

Kenapa nggak bilang dari awal kalau itu harga per kepala? Apa susahnya? Apa susahnya jujur? Yang bahaya adalah ketika hanya menonton sesaat, atau hanya melihat footage sampul, kemudian ujug-ujug bikin anggaran liburan hemat, sampai rela cuti, eh pas nyari hotelnya malah zonk.

Saya sering mbatin: Kenapa sih, hal beginian aja harus bohong? Memangnya kalau jujur harga totalnya, penonton nggak mau klik? Kok segitunya demi views.

Semua demi engagement

Pada akhirnya, semua trik tipu-tipu review hotel itu ujungnya sama: engagement. Kata sakti yang bikin banyak reviewer rela memelintir fakta. Engagement ini bisa berupa view, like, share, sampai komentar misuh dari penonton yang merasa tertipu. Ironisnya, makin banyak orang misuh, makin ramai kontennya, seakan makin bahagia si kreator. Aneh memang.

Lantas, kenapa mereka begitu ngotot ngejar engagement? Sebagai gambaran, engagement adalah mata uang utama di media sosial. Dari engagement itulah peluang endorse datang. Brand melihat angka, bukan isi hati penonton. Selama videonya rame, dianggap berhasil. Maka, tak heran kalau ada yang rela clickbait judul, memotong informasi penting, bahkan memanipulasi harga kamar hotel.

Baca Juga:

3 Rekomendasi Hotel Murah Dekat Bandara YIA, Cuma Rp200 Ribuan per Malam

7 Rekomendasi Hotel Murah di Dekat Tugu Jogja

Masalahnya, yang dikorbankan bukan hanya kepercayaan penonton, tapi juga reputasi industri. Bayangkan saja, gara-gara satu dua orang yang lebay bikin konten, akhirnya muncul anggapan kalau semua reviewer hotel itu nggak bisa dipercaya. Padahal, ada juga reviewer jujur yang niat berbagi pengalaman. Tapi, mereka sering kalah saing karena algoritma lebih sayang sama konten bombastis.

Saya sebenarnya nggak anti review hotel. Malah sering menikmati video room tour: kamar estetik, staycation di tengah sawah, atau hotel dengan infinity pool yang menggoda. Konten semacam itu menyenangkan untuk ditonton, sekaligus bisa jadi referensi. Tapi ya tolonglah, kawan-kawan reviewer: jujur dikit napa.

Kalau harga murah cuma berlaku untuk sekamar beramai-ramai, ya bilang. Kalau promo hanya jalan di hari kerja, ya sebutkan. Jangan bikin orang kaget pas booking karena ternyata tidak sesuai ekspektasi.

Review hotel clickbait itu boleh, asal…

Clickbait itu boleh, asal masih dalam batas wajar. Kalau sekadar untuk hook biar orang tertarik nonton, sah-sah saja. Tapi begitu sudah masuk wilayah menipu—memelintir fakta soal harga atau fasilitas—itu lain cerita. Konten seperti itu bukan sekadar bikin kecewa, tapi juga merugikan orang lain.

Apalagi di tengah kondisi orang sudah cukup pusing dengan masalah sehari-hari (pemerintah Senegal maksudnya, tentu saja). Jangan ditambah beban dengan konten palsu yang bikin kesal.

Yah, mari bersepakat: reviewer hotel yang bohong soal harga jelas nggak sekadar “nakal,” tapi jahat. Karena ujungnya hanya memikirkan engagement pribadi, tanpa peduli kalau orang lain ketipu. Pada akhirnya, kredibilitas itu jauh lebih mahal daripada sekadar like dan view.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 10 Hotel dan Restoran di Jogja dengan Nama Unik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2025 oleh

Tags: Hotel Murah di Jogjahotel murah di tiktokreview hotelreview hotel di tiktokreviewer hotel
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

7 hotel murah tak jauh dari Tuju Jogja kemiskinan di Jogja

7 Rekomendasi Hotel Murah di Dekat Tugu Jogja

7 April 2022
3 Rekomendasi Hotel Murah Dekat Bandara YIA, Cuma Rp200 Ribuan per Malam

3 Rekomendasi Hotel Murah Dekat Bandara YIA, Cuma Rp200 Ribuan per Malam

29 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.