Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Real Madrid Tidak Butuh dan Tidak Perlu Cristiano Ronaldo Lagi

Fajar Hikmatiar oleh Fajar Hikmatiar
16 Maret 2021
A A
ballon d'or cristiano ronaldo real madrid mojok

cristiano ronaldo real madrid mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Jika ada yang bertanya apa yang dibutuhkan Real Madrid saat ini, jelas jawabannya adalah pemain depan baru yang mempunyai insting mencetak gol yang tinggi. Tapi, kalau ditanya siapa pemain depan yang cocok dengan kriteria itu, saya rasa jawabannya bukanlah sosok Cristiano Ronaldo.

Saat ini fans Madrid sepertinya sedang terbelah ketika menanggapi isu balikannya Cristiano Ronaldo dengan Madrid. Setelah Juve dikabarkan akan melepas Ronaldo, beberapa klub elit Eropa langsung dikait-kaitkan dengan mas-mas kekar asal Portugal tersebut. Tak terkecuali dengan klub lamanya, Real Madrid.

Mereka yang bilang setuju akan kepulangan Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa Ronaldo belum habis dan masih menjadi salah satu pilihan terbaik. Selain itu, mereka juga beranggapan, sebagai salah satu legenda terbesar di Bernabeu, Ronaldo haruslah mengakhiri karier sepak bolanya di sana agar mendapat penghargaan yang layak.

Namun, saya sendiri beranggapan bahwa Madrid sebaiknya tidak usah membawa pulang Ronaldo ke Bernabeu. Toh, Raul Gonzalez—Sang Pangeran Bernabeu—saja walaupun tidak pensiun di Madrid tetap mendapat acara perpisahan di Santiago Bernabeu pada 2013 silam. Namun di balik itu semua, ada alasan lain yang masuk akal dan saya akan paparkan dibawah ini kenapa Ronaldo tidak usah kembali ke Madrid di musim panas mendatang.

#1 Bisa jadi hanya akal-akalan

Kalau saya tidak salah, isu kepulangan Cristiano Ronaldo ini pertama kali dihembuskan oleh media asal Spanyol yang diklaim dekat dengan internal manajemen Madrid, terutama Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Ini menjadi indikasi manajemen Madrid sengaja menghembuskan rumor tersebut untuk menutupi saga transfer besar yang akan mereka lakukan di musim panas mendatang. Digadang-gadang, Madrid berupaya untuk mendatangkan salah satu (atau mungkin keduanya?) pemain yang sedang menikmati ketenaran, Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Permainan politik seperti ini disinyalir agar harga pasar kedua pemain tersebut tidak melonjak di musim panas nanti dan Madrid bisa mendapatkannya dengan harga seminimal mungkin.

#2 Ronaldo hanya akan jadi solusi jangka pendek

Ronaldo lahir pada Februari 1985, yang mana tahun ini dia telah berusia 36 tahun. Usia tersebut bukanlah usia yang produktif lagi untuk seorang pesepakbola. Walaupun nyatanya, Ronaldo adalah seorang “robot” yang masih memiki stamina prima dan kemampuan yang masih mumpuni.

Baca Juga:

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

Real Madrid Tanpa Trofi (Lagi), Saatnya Buang Vini

Walaupun begitu, saya rasa kebersamaan El Real dan Ronaldo di periode kedua nanti kemungkinan tidak akan bertahan lebih dari tiga tahun. Sebagaimana dikatakan, bahwa seusai gelaran Piala Dunia 2022 nanti, Ronaldo akan mundur dari Timnas Portugal. Itu berarti waktunya menjadi seorang pesepakbola pun tidak akan lama lagi.

#3 Madrid butuh regenerasi

Dari argumen kedua tadi, ketika Ronaldo hanya menjadi solusi jangka pendek, itu hanya akan memperlambat proses regenerasi skuat Madrid saat ini. Para pemain muda yang sedang dikembangkan (walaupun progresnya agak lambat) akan kekurangan menit bermain karena Madrid kembali bergantung pada Ronaldo.

Sebetulnya saya menyadari bahwa argumen ini akan mudah dipatahkan dengan alasan bahwa Ronaldo tidak perlu sering dimainkan dan tugasnya hanya untuk menjadi mentor pemain muda. Tapi kalau begitu, bukankah akan lebih baik jika Ronaldo direkrut untuk masuk jajaran pelatih saja?

#4 Sebuah kesia-siaan

Saya sadar, sejak Ronaldo pergi tiga musim lalu Madrid telah berubah begitu drastis. Dari segi permainan, produktifitas gol, perencanaan skuat, dan lainnya. Selama itu pula, Madrid telah berusaha melepaskan ketergantungannya pada Ronaldo. Jadi kalau mau balik, yang kemarin-kemarin tuh buat apa?

Lagipula, Madrid kini sedang membangun skuat baru yang berisi pemain-pemain muda. Ya walaupun kadang tetap bergantung pada skuat hattrick UCL seperti trio MCK (Modric, Casemiro, Kroos), tapi cukup berani dengan mengalihkan fokus dengan berinvestasi pada pemain muda.

Kembalinya Ronaldo nantinya hanya akan mengulang kembali apa yang telah Madrid lalui.

#5 Mending beli Mbappe atau Halaand

Sederhananya begini, Mbappe dan Haaland, walaupun belum banyak teruji, tapi mempunyai prospek yang meyakinkan. Dari segi statistik sudah memperlihatkan masa depan yang cerah, ditambah lagi usianya yang masih belia. Meskipun akan menguras kas, tapi setidaknya akan jadi investasi yang menguntungkan bukan?

Apalagi rumor keduanya merapat cukup kencang. Mbappe bisa jadi idola baru di Madrid. Bisa jadi penerus takhta pemakai nomor tujuh warisan Hazard dan Mariano Cristiano Ronaldo yang menjadi idolanya. Jaminan gaji tinggi dan meraih trofi apa pun yang bisa dicapai bila Mbappe mau bergabung dengan Madrid.

Begitu pun juga dengan Haaland, meskipun agak sulit baginya menggeser Karim Benzema, tapi dengan usianya yang baru menginjak awal 20-an bisa menjadi prospek yang menjanjikan untuk setidaknya 10 tahun kedepan.

Begitulah kiranya argumen saya. Walaupun demikian, saya, sebagai fans Madrid, tetap menghargai Ronaldo sebagai legenda besar di Madrid dengan segala macam prestasinya tim maupun individunya. Tapi agaknya, kali ini, dengan segala hormat, saya rasa Mas Ronaldo tidak perlu kembali ke Madrid.

BACA JUGA 4 Alasan Real Madrid Harus Membeli Kylian Mbappe dan tulisan Fajar Hikmatiar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2021 oleh

Tags: cristiano ronaldoreal madrid
Fajar Hikmatiar

Fajar Hikmatiar

Cuma mas-mas biasa yang hobi banget nonton bola.

ArtikelTerkait

Jangan Kaget kalau Mbappe Akhirnya Bertahan di PSG real madrid

Mbappe dan Uang Banyak yang Tak Lagi Bermakna

19 Mei 2022
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

16 Februari 2024
Leonardo PSG FIFA PES gim sepak bola Lionel Messi Mojok

Belum Bikin Gol dan Assist, Ada Apa dengan Lionel Messi?

17 September 2021
zidane

Menanggapi Tulisan ‘Real Madrid itu Butuh Ronaldo, Bukan Zinedine Zidane’: Real Madrid Bukan Hanya Sekadar Kehilangan Cristiano

25 Juli 2019
Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

6 November 2025

Semisal yang Digeser Cristiano Ronaldo Adalah Arak, Lapen, Ciu, dan Bekonang

18 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.