Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
6 Juni 2025
A A
Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara! (Altran Zoom via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Hiburannya setara

Purwakarta bukan daerah yang sepelosok itu untuk kemudian dibilang nggak sanggup bersaing dengan Purwokerto. Meskipun sama-sama berstatus administratif kabupaten, Purwakarta bukan wilayah yang sepenuhnya rural.

Purwakarta punya banyak pesona di bidang FnB dan hiburan. Soal kuliner, biasanya warganet menyebut suatu daerah sudah maju dengan parameter keberadaan Starbucks dan Richeese, ditambah dengan Indomaret dengan jumlah tertentu. Jangan khawatir, kabupaten ini punya itu semua.

Tempat wisata pun banyak, baik yang alam maupun buatan. Ada Gunung Parang dan Gunung Bongkok yang jadi favorit pendaki, Cikao Parks dan The Colorville untuk wisata keluarga, dan yang baru-baru ini kembali jadi wisata favorit baru: Waduk Jatiluhur.

Dari hiburan-hiburan yang tersedia ini, Purwakarta siap menyaingi Purwokerto yang punya Baturraden, Gunung Slamet, dan The Village.

Pendidikan jadi faktor penentu di Purwakarta

Purwakarta sebenarnya bisa saja menyamai atau bahkan menyalip popularitas Purwokerto dari beberapa hal yang sudah saya sebutkan tadi. Hanya saja soal institusi pendidikan, Purwakarta masih “kalah”.

Salah satu alasan Purwokerto dipilih untuk proyek integrated city adalah keberadaan beberapa kampus besar di sana. Ada Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai PTN serta Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai PTS. Kampus-kampus berukuran besar ini tentunya “membawa” banyak mahasiswa.

Sementara itu, kampus yang ada di Purwakarta masih berukuran mikro yang mungkin mahasiswanya berasal dari Purwakarta atau kota-kota di sekitarnya saja. Keberadaan mahasiswa dari luar daerah berkontribusi besar untuk membangun sekaligus mempopulerkan suatu kota.

Dengan segudang potensi ini, amatlah wajar jika Purwakarta bisa sama terkenalnya dengan Purwokerto, tidak lagi jadi pelengkap atau daerah yang dikenal karena selip lidah saja. Tapi, semua tergantung pengelolanya, mau memanfaatkan potensi, atau puas-puas saja cuman begini.

Baca Juga:

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA “Purwokerto Macet” Dua Kata yang Dulu Mungkin Terdengar Lucu, tapi Tidak dengan Saat Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2025 oleh

Tags: pilihan redaksiPurwakartapurwokertoUMR PurwakartaUMR Purwokerto
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Harusnya yang Jadi Mensos si Gundul Saja

Si Gundul Harusnya Jadi Mensos Saja

5 Oktober 2021
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat daripada Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak dalam Menjawab Kebutuhan Warga

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Menang Cepat dari Shinkansen Jepang, tapi Kalah Telak Soal Menjawab Kebutuhan Warga

17 Maret 2024

Kim Seon Ho: Karakter Selalu Multitalenta, tapi Mbuh Soal Cinta

18 September 2021
3 Pengusaha yang Nggak Kalah Cuan dari Mail tapi Jarang Terekspos dalam Serial Upin Ipin

3 Pengusaha yang Nggak Kalah Cuan dari Mail, tapi Jarang Terekspos dalam Serial Upin Ipin

8 Mei 2024
Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

11 Oktober 2023
Kesaksian Suporter Malam Mencekam di Kanjuruhan dan Saya yang Gagal Menjadi Manusia Terminal Mojok

Kesaksian Suporter: Malam Mencekam di Kanjuruhan dan Saya yang Gagal Menjadi Manusia

3 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.