Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Point Coffee Membuat Kursi-kursi Indomaret Semakin Eksklusif

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
7 Agustus 2024
A A
Point Coffee Membuat Kursi-kursi Indomaret Semakin Eksklusif Mojok.co

Point Coffee Membuat Kursi-kursi Indomaret Semakin Eksklusif (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Duduk-duduk di Indomaret semakin repot karena kehadiran Point Coffee. 

Saya termasuk orang yang bersyukur dengan adanya kursi di depan Indomaret. Hanya dengan modal duit Rp5.000 untuk beli jajanan di Indomaret, saya bisa duduk-duduk sambil mengusir stress dalam kepala. Betul kata orang, psikolog terlalu mahal untuk gaji saya yang pas-pasan. 

Saya rasa kursi-kursi Indomaret memang diperuntukan bagi orang-orang seperti saya. Melihat lalu-lalang kendaraan di jalan, pengunjung yang keluar-masuk toko, dan kasir dalam toko bisa meredam sejenak pikiran-pikiran di dalam kepala. Setidaknya saya jadi menyadari, setiap orang di muka bumi ini berjuang dan punya masalah masing-masing. 

Sayangnya, nyamannya merenung di kursi Indomaret ini terancam oleh keberadaan Point Coffee. Waralaba kopi yang masih saudara bisnis dari Indomaret ini memang tengah gencar-gencarnya melebarkan sayap. Menengok medsos Mekari , di akhir 2023 lalu setidaknya ada 1.200 outlet di 120 kota di Indonesia. 

Kehadiran Point Coffee bikin pengunjung nggak bebas duduk

Salah seorang kawan saya bercerita, dirinya tidak diizinkan duduk-duduk di salah satu gerai Indomaret. Padahal dia sudah membeli jajanan dan minuman yang dijual di Indomaret. Kata teman saya, dia diusir karena kursi di sana diperuntukkan pembeli Point Coffee. 

Saya pribadi belum pernah mengalaminya, tapi mendengar cerita itu, saya langsung khawatir suatu saat akan diusir juga. Sebab, sebelum kawan saya cerita, sebenarnya saya sudah pernah mendengar cerita pengunjung diusir dari kursi-kursi Indomaret. Namun, pada saat itu, saya nggak tau penyebabnya. 

Kemarin, saya membuat janji bertemu dengan teman saya di Jalan Klampis Surabaya. Karena cukup lama dan cuaca Surabaya sangat panas, saya memilih untuk ngadem di Indomaret. Awalnya saya cukup senang karena kursi di sana disusun begitu rapi. Bahkan, dikasih pagar pembatas di samping pintu masuk. Di saat bersamaan saya juga heran, tempat serapi dan sebersih itu kok nggak ada orang yang duduk. 

Setelah saya masuk ke dalam, saya dapati ada gerai Point Coffee di salah satu sudut ruangan. Seketika saya ingat cerita teman saya. Kursi-kursi di depan tadi mungkin sudah menjadi ladang bisnis Point Coffee, sehingga tak semua orang boleh duduk. 

Baca Juga:

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

Menu yang jauh dari jangkauan dompet saya

Mengingat cerita kawan saya diusir, saya berniat membeli Poin Coffee agar bisa duduk-duduk bebas di sana. Toh waktu menunggu kawan saya cukup lama. Niat tinggal niat. Ketika membaca menu Point Coffee seketika dompet saya menjerit. 

Minuman di Point Coffee sebenarnya beragam, tapi kebanyakan harganya di atas Rp20.000, bahkan ada yang Rp30.000. Jelas harga-harga itu nggak cocok untuk dompet saya. 

Dari website Point Coffee, rata-rata harganya di atas Rp20.000, bahkan ada yang Rp30.000. Harga tersebut jauh berbeda dengan franchise lain yang berani saya beli. Misal, belikopi yang hanya Rp10.000 atau Rp12.000. Tapi, tak usah jauh-jauh ke belikopi, biasanya di Indomaret saya hanya beli Fruit Tea varian lemon yang harganya cuma Rp6.000. Itu sudah cukup untuk bisa duduk di kursi Indomaret.

Akhirnya, waktu itu saya memang membeli Fruit Tea saja. Saya memutuskan untuk mencari ruko yang sedang tutup untuk menunggu teman saya. Rasanya juga tak jauh berbeda dengan Indomaret.

Ya, pengalaman inilah yang membuat saya berpikir bahwa kursi Indomaret sudah tak bisa lagi penghilang stress. Sebaliknya, penguras dompet. Ini bukan berarti saya pelit pada diri saya sendiri ya. Tapi, selain mental perlu sehat, saya juga harus lebih hemat jika ekonomi tak ingin cepat sekarat. Jika keuangan sekarat, ya sama saja mental ikutan nggak sehat. Betul tidak?

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA  4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2024 oleh

Tags: indomaretkopi indomaretkursi Indomaretpoint coffee
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket Terminal Mojok

5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket

25 Januari 2023
Rahasia Indomaret Kalah Pamor Dibandingkan Toko Kelontong

Rahasia Indomaret Kalah Pamor Dibandingkan Toko Kelontong

1 Mei 2023
Urutan Teh Kemasan Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi. Harus Bijak Dikonsumsi!

Urutan Teh Kemasan Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi. Harus Bijak Dikonsumsi!

9 Februari 2024
4 Rekomendasi Pomade di Indomaret, Bikin Rambut Makin Kece

Petugas Kasir Indomaret, Jangan Tawarkan Produk saat Antrean Lagi Ramai, dong

10 Januari 2023
6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram

6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram

19 November 2023
5 Kasta Snack Kentang Indomaret yang Rasanya Nggak Mengecewakan Mojok.co

5 Kasta Snack Kentang Indomaret yang Rasanya Nggak Mengecewakan

6 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”
  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.