Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pengendara Plat K Memang Jago Membahayakan Pengendara Lain Lantaran Hobi Banget Mendahului dari Sisi Kiri Jalan

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
30 April 2024
A A
Plat K, Plat Nomor dengan Pengendara Paling Menyebalkan (Unsplash)

Plat K, Plat Nomor dengan Pengendara Paling Menyebalkan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kunjungan ke Pati, wilayah plat K, yang memancing emosi

Sederet emosi itu kemudian mereda setelah kemarin saya bertandang ke wilayah Pati. Bersama suami, kami berkunjung ke daerah sarangnya plat K. Tentu saya sudah ancang-ancang hati jiwa dan raga, “Pokoknya, sabar, Pakne kalau disalip dari kiri,” kata saya mirip pemain ketoprak lawasan.

Saya masih ingat betul beberapa tahun lalu saya ke Pati dengan sepeda motor. Jalan memang tidak 100% mulus, tapi saya bisa dengan mulus lewat. Lain dengan motor, mobil tidak bisa selip-selip leluasa. Apalagi setelah dengan mobil saya merasa wilayah Pantura Kudus-Pati itu sempitnya tiada tara.

ADVERTISEMENT

Belum lagi saya biasa dengan jalur Pantura Demak-Semarang yang 2 arah. Sudah begitu Semarang, Batang, Pekalongan jalannya lebar-lebar. Masuk Pantura Kudus Pati sungguh saya mengelus dada. Selain sempit, tidak ada separator.

Maka, benar-benar suatu “keberuntungan” kalau Anda bisa mendahului dari sisi kanan. Lha wong dari lawan arah isinya truk sama tronton. Masih ada bus yang ngeblong dan benar-benar memancing emosi emosi saya. Gimana nggak emosi, ini urusan nyawa.

Suami saya ikutan emosi

Suami saya berasal dari daerah di sekitar Kudus. Selama di perjalanan, dia berusaha kuat menaati peringatan saya. Namun, pada akhirnya, dia emosi juga. Lama-lama, dia berubah dari pengendara plat H, jadi semi AA, lalu dan K. Sudah, dia jadi emosi dan ikut-ikut mendahului dari kiri karena frustasi susah cari momentum salip kanan.

Lawan arah ada tronton, sudah begitu jalanan padat merayap. Saya jadi heran, kok bisa, para pengendara di Pantura Demak-Semarang jadi lincah menyalip dari kiri. Dari heran, lalu jadi maklum para pengendara plat K jadi jagoan mencari celah dari sisi kiri. Mereka benar-benar haqqul yakin ini yang disalip tidak akan mendadak mepet kiri. Padahal bahu jalan juga beneran nggak lebar-lebar banget. Belum lagi, lubang-lubang dan kadang berair.

Mendahului dari kiri itu berbahaya. Sangat tidak aman bagi yang menyalip maupun semua yang disalip. Tapi ya begitu adanya, pengendara yang ugal-ugalan ini beneran bikin emosi. Yah, semua plat pasti punya pengendara yang menyebalkan. Akhirnya kita sendiri yang kudu hati-hati. Eh, sudah hati-hati, masih juga “jadi korban”.

Penulis: Anisa Fitrianingtyas

Baca Juga:

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Plat Nomor AB Sudah Layak Masuk Daftar Plat Nomor dengan Kelakuan yang Meresahkan Bersama Plat B, AD, AA, dan K

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2024 oleh

Tags: demakpanturapatipengendara plat kplat aaplat hplat kSemarang
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

kuliner semarang MOJOK

7 Rekomendasi Kuliner Semarang ala Food Vlogger Ria SW

9 Juli 2020
6 Kuliner Hidden Gem di Semarang yang Wajib Dicoba Terminal Mojok

6 Kuliner Hidden Gem di Semarang yang Wajib Dicoba

7 Juli 2023
Suasana Trans Jateng Trayek Stasiun Tawang-Terminal Bawen Sore Hari, Sebenar-benarnya Neraka di Bumi

Suasana Trans Jateng Trayek Stasiun Tawang-Terminal Bawen Sore Hari, Sebenar-benarnya Neraka di Bumi

1 November 2023
Keluh Kesah Orang Pantura Saat Pertama Kali Tinggal di Magelang

Keluh Kesah Orang Pantura Saat Pertama Kali Tinggal di Magelang

5 Maret 2023
4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Kota Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup  Mojok.co jogja

Meski Banyak Orang Mencerca Kota Lumpia, Saya Memilih Menetap di Semarang ketimbang Jogja, Kota yang Pernah Saya Tinggali Belasan Tahun

9 Juli 2024
Semarang Layak Diperhitungkan Jadi Kota Tujuan Belajar, Tak Kalah dari Jogja tembalang, banyumanik

Semarang Layak Diperhitungkan Jadi Kota Tujuan Belajar, Tak Kalah dari Jogja

30 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya Mojok.co

Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.