Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Persimpangan Jalan di Solo yang Meresahkan Pengendara, Waspadalah kalau Lewat Sini

Fajar Novianto Alfitroh oleh Fajar Novianto Alfitroh
13 Oktober 2023
A A
5 Persimpangan Jalan di Solo yang Meresahkan Pengendara, Waspadalah kalau Lewat Sini

5 Persimpangan Jalan di Solo yang Meresahkan Pengendara, Waspadalah kalau Lewat Sini (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Solo, ada beberapa persimpangan jalan yang perlu diwaspadai pengguna jalan. Beberapa persimpangan ini rawan kecelakaan!

Di balik perkembangan kotanya yang begitu pesat, lalu lintas di Solo makin hari makin padat merayap. Beberapa titik kemacetan bisa kita jumpai misalnya di sekitaran Masjid Syekh Zayed di Jalan Ahmad Yani, bekas SPBU Gilingan, dll. Di sana, pagi, siang, sore, hingga malam dipadati kendaraan.

Kalau macet tapi semua pengendara disiplin berlalu lintas sih nggak masalah. Lha ini sudah macet, banyak pengendara yang nekat melanggar lalu lintas pula. Misalnya saja melawan arah (seperti yang terjadi di Jalan Radjiman), hingga kendaraan nekat naik ke atas trotoar demi menghindari kemacetan. Gimana nggak stres kalau sudah begini?

Selain kemacetan yang rasanya tak pernah terurai, ada beberapa titik jalan yang rawan kecelakaan. Apalagi jalanan di Solo cenderung sempit nggak selebar jalanan yang ada di Jogja dan Semarang. Ketiadaan ring road seperti di Jogja membuat kendaraan berat terpaksa masuk ke kota. Saya pribadi merasa waswas tiap kali melewati persimpangan jalan di Solo karena harus berhadapan dengan kendaraan besar dan juga pengendara yang nakal.

Setidaknya saya mencatat ada beberapa persimpangan jalan di Solo yang meresahkan pengendara. Kalau kalian melewati persimpangan ini, saya sarankan untuk ekstra waspada.

#1 Pertigaan Kleco (pintu masuk Kota Solo bagian barat)

Persimpangan jalan di Solo yang meresahkan pengendara salah satunya adalah pertigaan Kleco. Terletak di tapal batas Kota Solo dan Sukoharjo serta dilewati anak Sungai Bengawan Solo, pertigaan ini sangat penting bagi wisatawan dari luar kota yang ingin mengunjungi Kota Solo. Di sekitarnya pun terdapat beberapa ikon penting seperti Pasar Kleco, Patung Batik, dan gedung Alila Hotel Solo yang sangat cantik jika dilihat dari kejauhan.

Akan tetapi di balik pemandangannya yang indah, saya punya pengalaman kurang menyenangkan sewaktu melewati pertigaan ini. Kebetulan pertigaan Kleco ini menjadi satu-satunya pintu masuk dari arah Jogja dan Semarang yang bisa dilalui berbagai jenis kendaraan, tak terkecuali kendaraan besar. Pernah suatu hari saya menyaksikan seorang bapak yang hampir terlindas truk tronton akibat memaksa masuk di antara mobil dan truk tronton sesaat setelah lampu hijau menyala. Untungnya si bapak bisa menjaga keseimbangan motornya, kalau sampai oleng dan jatuh mungkin saja wassalam.

#2 Pertigaan Kerten (timur Solo Square)

Persimpangan jalan di Solo selanjutnya yang tak kalah meresahkan adalah pertigaan Kerten. Pertigaan ini letaknya nggak jauh-jauh amat dari pertigaan Kleco. Sama seperti pertigaan Kleco, pertigaan Kerten juga dilalui kendaraan berat, namun yang dilewati hanya jalanan arah timur ke barat.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Pertigaan Kerten memisahkan ruas jalan paling penting di Kota Solo, yakni Jalan Ahmad Yani dan Jalan Slamet Riyadi. Di sekitaran pertigaan ini terdapat bangunan penting seperti Solo Square Mall, RS Panti Waluyo, dan flyover. Maka nggak usah heran kalau lalu lintas di pertigaan ini cukup ramai.

Saking ramainya dilalui kendaraan, persimpangan jalan ini memiliki track record kecelakaan yang tak sedikit. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi di sini, mulai dari pengendara yang menabrak pembatas jalan sampai tabrakan antarkendaraan. Pengendara yang lewat sini juga masih saja melanggar lalu lintas. Apa nggak tambah bahaya?

#3 Persimpangan Jalan Letjen Sutoyo dan Sumpah Pemuda (Pondok Pesantren Al Ikhsan)

Berikutnya ada persimpangan Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Sumpah Pemuda. Letaknya berada di ring road utara Solo yang mana jalan tersebut utamanya digunakan untuk kendaraan berat yang melewati jalanan Kota Solo, sehingga jalan ini benar-benar ramai dan penuh risiko.

Persimpangan jalan di Solo ini letaknya berada di tanjakan yang mana sering terjadi kecelakaan. Kualitas aspalnya pun mengecewakan. Jalanannya nggak rata, sehingga membuat para pengendara motor terjatuh. Bagi saya, persimpangan ini malah seperti jalur tengkorak, pokoknya harus ekstra waspada kalau lewat sini.

#4 Perempatan Mojosongo (depan SDN Mojosongo 1)

Terletak di pusat keramaian Solo utara, persimpangan jalan ini masih menjadi bagian dari ring road Solo yang rawan kecelakaan. Letaknya agak curam dan dilalui banyak kendaraan berat. Harus siapkan mental yang kuat kalau lewat perempatan Mojosongo ini.

Jalanannya yang sempit dan dipadati bangunan yang rapat membuat klakson telolet dari truk atau bus menggema nyaring di telinga. Kalau naik motor lewat sini dan kebetulan berpapasan dengan truk tronton, jangan lupa untuk selalu waspada dan banyak berdoa.

#5 Perempatan Fajar Indah

Persimpangan jalan di Solo yang meresahkan pengendara selanjutnya adalah perempatan Fajar Indah. Selain berisiko terjadi kecelakaan, hal yang bikin parno di sini adalah kehadiran pos polisi. Di sini kerap terjadi penilangan terhadap pengguna jalan yang melanggar lalu lintas. Pertama kali saya kena tilang ya di sini, hehehe, tapi itu salah saya sih karena naik motor tanpa helm.

Selain itu, persimpangan jalan ini juga menjadi rute kendaraan berat dari arah barat Solo menuju arah timur. Pokoknya kalau lewat sini harus ekstra hati-hati, deh, biar nggak celaka.

Intinya, sebelum melewati kelima persimpangan jalan di Solo yang terkenal berbahaya di atas, kita harus menaati rambu lalu lintas. Jangan lupa juga selalu berdoa sebelum bepergian supaya terhindar dari bahaya.

Penulis: Fajar Novianto Alfitroh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Simpang Tujuh Joglo: Persimpangan Paling Ruwet di Solo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2023 oleh

Tags: jalanmacetPersimpangan Jalansolo
Fajar Novianto Alfitroh

Fajar Novianto Alfitroh

Seorang mahasiswa di Jogja yang sedang mencoba mengakrabkan diri dengan ritme kotanya yang tenang. Di sela tumpukan buku dan tugas yang tak ada habisnya.

ArtikelTerkait

Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
4 Perbedaan Mencolok Angkringan di Pekalongan, Jogja, dan Solo

4 Perbedaan Mencolok Angkringan di Pekalongan, Jogja, dan Solo

26 Agustus 2022
Solo Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan Mojok.co

Solo Memang Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan

18 Desember 2023
Sate Kere Solo, Makanan Orang Miskin yang Kini Digandrungi Semua Kalangan Mojok.co

Sate Kere Solo, Makanan Orang Miskin yang Kini Digandrungi Semua Kalangan

29 Juni 2024
Daftar Jalan Satu Arah di Solo, Penting Diketahui agar Tidak Ditilang Polisi Mojok.co

Daftar Jalan Satu Arah di Solo, Penting Diketahui agar Tidak Ditilang Polisi

27 Oktober 2023
Ruwetnya Jakarta bagi Warga Pemalang yang Sudah Lama Tinggal di Solo dan Jogja

Ruwetnya Jakarta bagi Warga Pemalang yang Sudah Lama Tinggal di Solo dan Jogja

21 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.