Informasi
ADVERTISEMENT

Merasakan Keseruan Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”

Merasakan Keseruan Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin” Saat Tahun Baru Mojok.co kampung ramah anak

Karaoke di kedai Uncle Muthu

Di Kampung Durian Runtuh mungkin tidak ada kafe estetik, tapi di sana ada kedainya Uncle Muthu. Kedai ini menjadi tempat nongkrong paling favorit warga setempat. Tidak hanya sebagai tempat nongkrong, selama saya mengikuti serial “Upin dan Ipin”, kedai ini menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara. 

Di salah satu episode “Upin dan Ipin”, lomba karaoke sempat diselenggarakan di kedai Uncle Muthu. Tentu saja perlombaan ini disambut baik oleh warga setempat. Apalagi pemenangnya bisa makan gratis di kedai selama satu bulan penuh. Di lain kesempatan, kedai Uncle Muthu pernah menjadi tempat nobar Piala Dunia 2010. 

Nah, tidak menutup kemungkinan pada perayaan tahun baru kali digelar di kedainya Uncle Muthu. Bisa karaoke, bisa menonton bersama, atau sekadar bakar-bakar jagung sambil ngobrol dan nyanyi-nyanyi. Tentu saja Abang Iz yang jago main gitar akan menjadi pengiring. 

Maraton Kampung Durian Runtuh

Kampung Durian Runtuh pernah mengadakan agenda lari marathon. Acaranya sangat seru dan warga kampung antusias berpartisipasi. Menurut saya, marathon bisa menjadi agenda warga menyambut tahun baru. Aneh? Menurut saya nggak juga ah. Maraton bisa digelar di pagi harinya alias tanggal 1 Januari. Penyelenggaraan marathon bisa menjadi simbol menyambut tahun baru dengan lebih sehat dan rajin berolahraga.  

Nah, di atas 4 agenda tahun baru yang mungkin digelar di Kampung Durian Runtuh. Saya jamin kegiatan-kegiatan itu akan meriah dan bisa mempererat persaudaraan antar warga. Semoga nuansa guyub rukun Kampung Durian Runtuh, walau hanya kampung imajinatif, bisa dicontoh oleh kampung-kampung lain di dunia nyata ya. Apalagi 2024 ini bakal tahun yang panas dan rawan perselisihan karena ada pemilihan umum besar-besaran. 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2024 oleh .

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.