Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Saya Ditipu Makelar Motor: Bilangnya Vespa Tua, Ternyata Bajaj Deluxe

Budi oleh Budi
18 Juni 2023
A A
Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama

Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mesin nggak sehat

Entah mantra apa yang dibaca, yang pasti saya goblok sudah memutuskan membeli motor tua tersebut walau cuman sekali doang melihat dan mencoba unit Vespa berwarna biru kusam. Anehnya pas di lokasi, motor ini bisa langsung nyala tanpa kesulitan berarti. Sekali sela langsung hidup. Pun, urusan kaki-kakinya dalam kondisi optimal, kata dia.

Tahu setelah sampai rumah gimana?

Yups, ekpektasi saya terhempaskan. Dan saya menyesal. Apalagi naik Vespa tua ternyata tak semenyenangkan seperti yang beredar di beberapa film yang tampak begitu asik, mudah dan bisa memadu kasih di atas “tawon tua” sambil menunjukkan wajah sumringah. Alih-alih jadi sekece Gregory Peck yang bisa santai menikmati perjalanan, naik Vespa perlu fokus lebih. Bukan saja fokus ke jalanan, bukan. Melainkan kudu fokus menjaga putaran mesin biar mesin nggak tiba-tiba mati, apalagi mesin tuanya nggak sehat-sehat amat.

Menaiki Vespa tak mudah dan tak pernah mudah, untukmenghidupkan mesinnya saja butuh tekat kuat dan hati yang lapang serta kesabaran lebih dari tipisnya tisu toilet. Sial bagi saya, motor yang “dicaloin” teman saya ini, bisa dibilang sangat, bahkan amat busuk. Ekspektasi saya hilang, terhempaskan.

Masalah pertama muncul ketika pagi hari. Satu hari setelah Vespa tua sampai rumah kemarin sore, mesin susah hidup. Sudah diengkol beberapa kali, kali, dan kali tatap saja nirhasil. Meski sudah mencoba berulang-ulang mesin tetap anteng, tak mengeluarkan suara khasnya, tengtengtengggg.

Tahu berapa sendal jepit yang jadi korban saat itu? Satu? Bukan, bukan. Terhitung ada tiga sendal yang berakhir dengan bolong di tengah saat mencoba mengengkol Vespa tua. Ditambah sama luka baret plus lebam di telapak kaki gara-gara engkolan motor ini. Padahal kapasitas mesinnya cuman 150 cc dan kompresi ruang bakar nggak tinggi loh.

Ternyata Bajaj, baj…

Dan akhir dari semua cerita Vespa tua, ternyata yang saya beli bukan Vespa, melainkan sebiji Bajaj tahun 1978 atau biasa dikenal Bajaj Deluxe 1978. “Bentuk memang mirip, plek ketiplek dengan Vespa tua, tapi kode mesin dan perintilan jeroan mesin sangat-sangat beda. Ini adalah Bajaj buatan India,” kata pemilik bengkel di samping Pasar Kliwon pas saya bawa servis. Dari sisi mesin dan kualitas jelas di bawah Vespa apalagi kalau ngomongin sisi historisitas dan prestige-nya.

Memang Bajaj Deluxe sama-sama memakai ban berdiameter 10 inci, bodi full besi dengan desain sama persis dengan Vespa Super. Dan mesin juga 150 cc tapi soal performa nggak bisa diandalkan. Getaran mesin begitu terasa, tenaganya juga ngempos. Kopling dan selahannya juga lebih keras.

Baca Juga:

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

Padahal, sebelumnya, teman saya bilang bahwa Bajaj ada salah satu tipe Vespa.

Sampai akhirnya saya tahu tipe Vespa tua yang lumrah ada bernama Super, Sprint, PX, Exclusive, Excel, dan nggak ada tipe yang namanya Bajaj. Emang tukang ngibul teman saya ini.

Bodohnya lagi saya nggak teliti dulu untuk mencocokan nomor rangka, nomor mesin dengan surat-suratnya. Dan ternyata nomor rangka sudah hilang, keropos nggak berbekas. Tak cuman nomor rangka yang hilang, tapi Bajaj Deluxe berwarna biru kusam akhirnya juga hilang kena tilang karena dikira motor curian. Sial!

Penulis: Budi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mengenal Tipe Vespa Matic yang Harganya Overpriced

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2023 oleh

Tags: bajaj deluxe 1978makelarpenipuanvespa
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Kena Modus Penipuan Bank di Hari Libur Nasional. Apes Bener! terminal mojok.co

Kena Modus Penipuan Bank di Hari Libur Nasional. Apes Bener!

3 November 2020
Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

23 April 2024
pinjaman online

Dua Sisi Pinjaman Online: Antara Pencairan Mudah dan Data Pribadi yang Dikorbankan

28 Juli 2019
Mengungkap Makelar Proyek yang Jadi Cikal Bakal Berdirinya Kesultanan Mataram terminal mojok.co

Mengungkap Makelar Proyek yang Jadi Cikal Bakal Berdirinya Kesultanan Mataram

18 Desember 2020
Kejanggalan-kejanggalan GrabToko yang Mengarah pada Penipuan Online dan Harusnya Disadari Konsumen Terminal Mojok

Kejanggalan Grab Toko yang Mengarah pada Penipuan Online dan Harusnya Disadari Konsumen

11 Januari 2021
Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

Penipu via Telepon Kalau Sudah Ketahuan kok Lebih Nyolot Dibanding yang Ditipu, sih?

27 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.