Informasi
ADVERTISEMENT

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung di Pantai Baru Bantul: Terganggu Keberadaan Kapal Nelayan dan Tatanan Pantai yang Terlalu Curam

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung di Pantai Baru Bantul: Terganggu Keberadaan Kapal Nelayan dan Tatanan Pantai yang Terlalu Curam

Tatanan Pantai Baru terlalu curam

Selain itu, tatanan Pantai Baru Bantul yang curam juga menjadi kendala bagi wisatawan yang ingin beraktivitas di pinggir pantai. Bedanya selama saya berkunjung di pantai-pantai Gunungkidul atau pantai lainnya di Bantul (baca: Parangtritis), tatanan pantainya merata ideal, tidak terlalu curam seperti apa yang ada di Pantai Baru Bantul. Itulah mengapa, sebagian besar pantai di Yogyakarta kerap digunakan sebagai tempat untuk meningkatkan bonding atau sekadar bermain bareng antar anggota dalam suatu organisasi tertentu. Aktivitas seperti bermain sepak bola, voli, estafet balon, dan lainnya menjadi sulit dilakukan di Pantai Baru karena tatanan pantainya yang curam.

Jadi, saya kira wajar, jika saat itu di area pantai minim pengunjung yang bermain. Soalnya tatanan pantainya kurang ideal untuk sekadar dimanfaatkan lahan bermain.

Dengan melakukan beberapa perbaikan dan penataan yang tepat, Pantai Baru Bantul dapat menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi oleh wisatawan. Sayang jika potensi yang ada terabaikan hanya karena perkara infrastruktur.

Penulis: Aditya Firmansyah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pantai Parangtritis Semakin Bising hingga Berisiko untuk Anak, Pantai Pandansari Jadi Alternatif: Tenang, Indah, dan Punya Mercusuar Tertua di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2024 oleh .

Aditya Firmansyah

Seorang guru sekolah dasar. Selebihnya menghadapi hidup dengan olesan FreshCare.

Exit mobile version