Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengalaman Berurusan dengan Pak RT Overproud Jabatan dan Multipresence

Riyanto oleh Riyanto
20 September 2020
A A
Pengalaman Berurusan dengan Pak RT Overproud Jabatan dan Multipresence terminal mojok.co

Pengalaman Berurusan dengan Pak RT Overproud Jabatan dan Multipresence terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bapak saya adalah kandidat ketua RT selama beberapa periode, namun tidak pernah jadi. Bukan karena tim sukses bapak saya nggak becus, tapi memang bapak saya nggak mau jadi pak RT. Banyak yang udah ngusulin bapak saya, tetapi mengingat tugas ketua RT itu ribet sementara bapak saya sudah kerepotan ngurusin urusan rumah, beliau ogah. 

Oleh karena bapak saya selalu menolak jadi ketua RT, masyarakat dengan kampretnya mengajukan saya. Bayangkan saja, saya yang berambut gondrong, hobi bikin kopi, dan lumayan pemberontak gini, diusulkan jadi ketua RT. Bagaimana nasib masyarakat satu RT nantinya? Makanya, dengan kerendahan hati, saya mengikuti jalan bapak saya dengan menolak usulan itu.

Berbeda dengan saya dan bapak yang ogah jadi ketua RT, saya malah pernah berurusan dengan pak RT yang sangat bangga akan jabatannya. Beliau sering muncul tiba-tiba secara mengagetkan. Hal ini lumayan meninggalkan trauma bagi saya dan beberapa teman.

Kebetulan di Jogja, saya memang ketemu jenis ketua RT yang satu ini di tempat kerjaan. Beliau selalu membangga-banggakan bahwa dirinya adalah pak RT. Beliau selalu menepuk dada sambil berkata, “Saya ini pak RT!” Seolah-olah semua urusan kelar begitu semua orang tahu bahwa dia ketua RT.

Suatu ketika di musim penghujan, kedai kopi tempat saya kerja sedang ramai-ramainya. Kebetulan lokasi kedai kopinya memang berbatasan dengan jurang yang di dasarnya adalah Kali Code. Nah, ketika hujan mendera, secara ajaib sosok laki-laki berbadan tambun dan hanya memakai celana kolor muncul dari bawah jurang. Ngeri kali…. 

Sore-sore, hujan deras, muncul bapak-bapak tambun dari bawah, dan hanya koloran. Bayangin. Auto kagetlah mbak-mbak gemes yang lagi ngopi di wilayah outdoor. Sosok Bapak itu teriak-teriak minta bertemu manajer, tapi berhubung manajer sedang nggak ada, ya sudah teman saya yang datang. Dia bawa payung menemui si Bapak. Niatnya sih mau mayungin karena si Bapak udah kehujanan. Teman saya ternyata malah berdebat dan nggak jadi ngasih payungnya.

Si Bapak yang kata temen saya kulitnya rada-rada oily, komplain air hujan dari area kedai kopi bisa bikin longsor tanah di area jurang dan membahayakan penduduk. Berkali-kali beliau bilang, “Saya ini pak RT!” 

Ya, maksudnya kita semua sudah tahu bahwa beliau itu ketua RT, toh sudah beliau klaim beberapa kali tentang hal itu. Nggak usah disebutkan terus kayaknya nggak masalah deh. Lagian itu bapaknya cuma pak RT, belum pak RW, belum pak lurah, belum pak camat, belum presiden. Presiden sekalipun nggak akan bilang ke masyarakatnya bahwa dia Presiden. Baru jadi ketua tingkat mikro aja bangga bener dah.

Baca Juga:

Punya Tetangga Bengkel Motor Nikmat Sekaligus Menyedihkan

Suka Duka Bertetangga dengan Warung Kopi

Beliau protes gegara air hujan yang nggak bisa kami kendalikan, ya gimana caranya ngasih solusi? Tujuan beliau baik agar lingkungan terjaga dan nggak terjadi longsor, tapi masa harus dengan cara menakjubkan begitu? 

Saya sampai bingung gimana caranya beliau tiba-tiba nongol dari bawah area outdoor kedai kopi kami. Mungkinkah manjatin dedaunan? Padahal lebih enak kalau beliau datangnya dari depan aja selayaknya tamu-tamu lain.

Sejak kejadian itu, dibuatlah saluran air hujan dari genteng yang langsung ke jurang dan nggak terlalu mengikis tanah bagian tepinya. Jadi saran beliau kami realisasikan dengan baik meski tetap saja tanah di bawah sana berpotensi longsor karena kondisi kontur tanahnya yang ringkih.

Kemunculan pak RT di sore hari saat hujan itu bikin saya dan pegawai-pegawai kedai kopi lainnya selalu waswas apabila hujan tiba. Khawatir beliau mendadak muncul dengan hanya berpakaian kolor dan datang dari bawah jurang. Untungya kemunculannya di kala hujan hanya terjadi satu kali itu. Tetapi, kemunculannya di lain waktu juga tak kalah bikin terkejut.

Entah mata saya dan pegawai lainnya siwer atau gimana. Kami seolah sering melihat sosok menyerupai beliau di beberapa kesempatan. Malam-malam saat closing-an, kayak ada pak RT yang mondar-mandir di seberang jalan. Tukang yang ngambil sampah setiap hari juga gonta-ganti dan salah satunya mirip pak RT. Pagi-pagi pas persiapan buka kedai kopi, sering ada bapak-bapak lewat dorong gerobak yang entah isinya apa dan sosoknya mirip sama pak RT. Kami jadi penasaran, kalau sosok-sosok misterius itu memang beliau, kok kayak sibuk banget ya.

Ya ngurusin sampah, patroli malam, bahkan pagi-pagi dorong gerobak yang entah isinya apa. Yang menjadi misteri, sosok itu nggak pernah secara jelas kelihatan. Sekadar lewat dan yang lihat di satu peristiwa pasti hanya satu dua anak.

Anehnya lagi, saat kedai kopi ramai pengunjung dan lumayan gaduh di malam hari, ada bapak-bapak gondrong mengerikan yang datang dan menegur. Dia mengatakan bahwa dirinya adalah utusan pak RT. Hah, sekarang beliau punya utusan juga. Kalau beliau memang sosok yang sering terlihat tadi, seharusnya beliau ada di sekitar kedai kopi dan langsung menegur kami semua dong. Ini malah mengutus anak buahnya.

Semua kejadian itu bikin sosok pak RT bagaikan urban legend yang sangat ditakuti. Bahkan kalau ada yang mau berbuat macam-macam, misalnya minum anggur merah sebelum kedai kopi tutup, pasti ada aja yang nyeletuk, “Awas, pak RT datang!” Semua orang langsung bergidik ngeri.

Asli, pak RT yang satu ini sungguh misterius dan bisa muncul secara mendadak di segala tempat. Bahkan jangan-jangan saat nulis ini, ada beliau di belakang saya. Wuanjeeenggg, ngeri amat.

BACA JUGA 4 Alasan Orang Dateng ke Kedai Kopi tapi Nggak Pesen dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2020 oleh

Tags: bertetanggabudaya masyarakat
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

10 Kebiasaan Hidup Bertetangga yang Dianggap Wajar Terminal mojok

10 Kebiasaan Hidup Bertetangga yang Dianggap Wajar

18 Februari 2021
Macam-macam Pribadi Manusia Saat Tradisi Gugur Gunung atau Kerja Bakti di Desa terminal mojok.co

Macam-macam Pribadi Manusia Saat Tradisi Gugur Gunung atau Kerja Bakti di Desa

6 Desember 2020
Tempat Duduk Saat Tahlilan Bisa Digunakan untuk Memetakan Status Sosial Seseorang terminal mojok.co

Tempat Duduk Saat Tahlilan Bisa Digunakan untuk Memetakan Status Sosial Seseorang

28 Februari 2021
tolong

Ungkapan Maaf, Tolong, dan Terima Kasih yang Mulai Ditinggalkan dari Peradaban Kita

20 Juli 2019
Punya Tetangga Bengkel Motor Nikmat Sekaligus Menyedihkan

Punya Tetangga Bengkel Motor Nikmat Sekaligus Menyedihkan

13 Februari 2024
tukang masak

Pesta, Peran Penting Tukang Masak dan Kebaikan yang Kalian Peroleh

13 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.