Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pemimpin Jember Berganti, Jalan Rusak Tetap Abadi

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
22 Juni 2025
A A
Pemimpin Jember Berganti, Jalan Rusak Tetap Abadi

Pemimpin Jember Berganti, Jalan Rusak Tetap Abadi (Charlotte Harrison via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu, tepatnya Kamis 19 Juni 2025, genap sudah 100 hari Gus Fawait menjabat sebagai Bupati Kabupaten Jember. Namun tampaknya atensi untuk permasalahan paling sentimentil bagi warga tetap saja diabaikan. Masalah jalan berlubang dan rusak seakan menjadi monumen abadi yang tiap ganti bupati tetap selalu saja muncul.

Bahkan saya melihat ada lho jalan di Jember yang rusaknya sampai tujuh turunan, dan predikat itu layak disematkan pada Jalan Raya Puger–Rambipuji. Bukan tanpa alasan predikat itu diberikan, sebagai pengendara yang sering melintas di sana saya kadang heran. Pemerintah ini apa niat main-main nyawa pada masyarakatnya atau bagaimana sih. Jalur yang lubangnya di mana-mana kayak tidak ada tindakan serius untuk dilakukan perbaikan.

Padahal jalur ini jadi hilir mudik aktivitas PT. Semen Imasco Asiatic yang bermarkas di Desa Puger Wetan. Namun alih-alih memiliki kontur jalan yang baik, kondisinya malah justru sebaliknya, jalan rusak dengan lubang menganga. Sebab kendaraan tonase besar pengangkut semen jadi muasal perbaikan jalan di sana tidak pernah berumur panjang. Tidak terhitung sudah berapa insiden kecelakaan di jalur ini akibat kondisi infrastruktur jalan yang diabaikan.

Sejauh pengalaman saya melintasi di Jalan Raya Puger–Rambipuji, ada tiga hal yang menurut saya menjadi penyebab jalan itu tidak pernah awet kualitasnya, meski sudah berkali-kali diperbaiki.

Tonase truk yang melebihi ambang maksimal muatan

PT Semen Imasco Asiatic di Jember memang menjadi salah satu penyumbang pemasukan daerah yang cukup besar. Namun jangan salah, mereka juga turut menyumbang angka kerusakan jalan di akses jalan yang dilalui truk tonase besar. Truk ini, baik dump truk pengangkut bahan baku semen, atau truk tronton yang sudah mengangkut semen kemasan untuk dikirim ke berbagai daerah. Keduanya tampak kompak untuk merusak aspal jalanan yang dilalui ketika setiap pengiriman dilakukan karena muatannya sering melebihi ambang batas maksimal muatan

Padahal pada 2025 ini Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Pemprov Jawa Timur kabarnya akan mengalokasikan anggaran guna perbaikan jalan poros di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan anggaran sebesar Rp52 miliar. Namun ternyata anggaran tersebut tidak hanya cukup untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Sebab terbatasnya anggaran, Pemprov Jawa Timur kini hanya bisa melakukan perbaikan ringan dengan berupa penambalan jalan.

Jalan Puger-Rambipuji Jember yang, yah, begitulah

Memiliki pabrik semen dengan kapasitas yang besar, membuat banyak kendaraan tonase besar melintas di Jalan Raya Puger–Rambipuji. Tentu itu bukanlah hal yang baik bagi jalan tersebut, sebab ya, akibatnya jelas, jalannya akan rusak dalam jangka panjang.

Sebenarnya ada jalan alternatif di Desa Mojosari. Tapi jalan tersebut ditutup, karena warga sekitar menolak jalan di daerahnya dilewati truk tronton. Hal itu semakin menambah beban di Jalan Raya Puger–Rambipuji untuk dilalui kendaraan tonase besar.

Baca Juga:

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Masalahnya lagi, karena jadi satu-satunya akses, kerusakan jalan makin menjadi. Sudahlah jalannya rusak, makin rusak karena ditimpa kendaraan bertonase besar. Apalagi di musim penghujan, makin-makin parah kerusakannya.

Idealnya sih ya, Pemkab Jember harus segera cari solusi untuk mengatasi hal ini. Idealnya lho ya. Tapi, realitas terkadang menyangkal hal-hal yang ideal.

Kerusakan jalan hanya ditambal ala Kadarnya

Saya selalu heran tiap melintasi Jalan Raya Puger–Rambipuji, sebab, perbaikannya tak pernah maksimal. Benar, ini mungkin karena efisiensi anggaran, tapi sistem tambal pada jalan yang kelewat rusak itu sama saja menggarami laut. Sebab, tak butuh waktu yang lama, jalannya akan kembali hancur, dan malah makin tak nyaman untuk dilewati. Inilah yang banyak menjadi keluhan di masyarakat, mulai dari wilayah Puger, Balung hingga Rambipuji.

Lihat saja perbaikan yang sudah dilakukan pada Januari 2025 lalu. Meski anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 52 miliar, tetap saja masih muncul keluhan mengenai kondisi jalan ini. Paling sering dan banyak yang memberikan masukan salah satunya ialah beda ketinggian di jalur perbaikan. Padahal perbaikan jalan yang ada di Jalur Puger–Rambipuji perlu dipikirkan secara matang. Apalagi di Jember banyak akademisi, masak iya tidak dilibatkan untuk menemukan solusi baiknya gimana tambal sulam jalan itu bisa berumur panjang.

Gus Fawait memang baru merayakan 100 hari kerja. Umur yang kelewat pendek untuk sebuah kepemimpinan, tapi waktu yang lumayan panjang untuk menganalisis apa yang Jember perlukan. Jalan Raya Puger-Rambipuji memang bukan satu-satunya masalah. Tapi, tak berarti ia patut diabaikan atau ditunda penyelesaiannya. Sebab, selama ini, hanya bupati yang berganti, tapi kondisi Puger-Rambipuji ya selalu begini.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Penderitaan Orang Jember Selatan yang seperti Menjadi “Anak Tiri” Kabupaten Jember karena Perbedaan Bahasa dan Budaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2025 oleh

Tags: jalan rusakjember
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Mie Gacoan Jangan Buka di Bondowoso Kalau Nggak Mau Rugi (Unsplash)

Alasan Bondowoso Sebaiknya Nggak Usah Buru-Buru Punya Restoran Besar Kayak Mie Gacoan

14 Februari 2025
Jalan Nias Sumber Alam Jember Bikin Saya Betah, Daerah Kos Terbaik bagi Mahasiswa UNEJ

Jalan Nias Sumber Alam Jember Bikin Saya Betah, Daerah Kos Terbaik bagi Mahasiswa UNEJ

1 Juli 2024
3 Peninggalan Jepang di Jember yang Jarang Diketahui terminal mojok.co

3 Peninggalan Jepang di Jember yang Jarang Diketahui

23 Januari 2022
Jember di Mata Orang Bangkalan Madura: Bikin Minder dan Ingin Pindah Domisili Mojok.co

Orang Jember Terlalu Madura untuk Disebut Jawa, dan Terlalu Jawa untuk Disebut Madura

16 Januari 2024
Jalan Sayang Jatinangor, Jalan yang Nggak Sayang Nyawa Pengendara yang Melintas

Jalan Sayang Jatinangor, Jalan yang Nggak Sayang Nyawa Pengendara yang Melintas

2 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.